@waltonkate mungkin bisa coba kopi dari salah satu desa tertinggi di toraja utara, pulu pulu namanya (1800-2100 masl). saya coffee processor disana, generasi keempat yang memutuskan pulang kampung dan bekerja bersama keluarga serta 16 petani disana.
“You are the reason this is so beautiful. I thank you for the rest of my life because this is probably the best group I will ever coach in my future. I have no doubt you will be remembered forever.” - @cesc4official full time speech 🥹💙
Film dokumenter punya 3 urusan: UU Pers, UU Penyiaran, dan UU Perfilman.
Surat Tanda Lulus Sensor (STLS) hanya perlu jika diputar di bioskop umum.
Singkat cerita: Ini bukan urusan TNI.
Sekaligus mengingatkan bahwa sebentar lagi buku kumpulan esaiku yang berjudul “Ma’galigo ri Leiden” akan diterbitkan oleh @PenerbitbaNANA 😁 Di sini kuceritakan mengapa La Galigo jadi pusat dunia-ku selama tinggal di Leiden!
Tunggu informasi selanjutnya di @patjarmerah_id ✨🫶🏻
Butuh dua maestro bek untuk bersama-sama menjegal kecepatan Ronaldo.
Pernah lihat foto ikonik Maldini dan Cannavaro melakukan tekel ke R9? Nah ini videonya
Yang disampaikan Kak @ikanatassa itu saran dari pembayar pajak ke pelayan publik. Cukup terima sarannya dan berikan press release lengkap terkait topik yang dibahas agar tidak ada lagi miss informasi.
Sesederhana itu komunikasi yang bisa terjadi, tapi seorang Wakil Menteri memilih untuk gelud sama rakyatnya sendiri.
Sedikit saran, coba segalak ini sama Pak Prabowo dalam melawan kebijakan yang tak sejalan, tak menguntungkan, dan bahkan merugikan rakyat.
Jangan semua “iya-iya”dan “siap pak, siap pak” doang.
Ke rakyat galak, ke bos sendiri siapa yang tahu?
Pejabat publik seharusnya sadar bahwa diksi dan nada adalah bagian dari akuntabilitas, bukan sesuatu yang bisa dianggap “biasa saja”.
Di ruang privat, “kau-kau” mungkin lumrah, tapi di ruang publik, itu terbaca sebagai ekspresi posisi kuasa.
Komunikasi publik bukan hanya soal isi pesan, tapi juga etika dan sensitivitas.
Ketika kritik dijawab dengan defensif, yang tertangkap publik adalah kesan: “siapa kamu berani mengkritik saya?”
Semoga ke depan para pejabat lebih bisa memaknai kritik bukan sebagai ancaman, tapi sebagai kontrol demokratis.
jadi ceritanya adalah begini:
kemarin manajer toko WA, udah manggil kandidst barista buat interview
enggak ada yang konfirmasi sama sekali dari para barista yang diundang interview
jadi sekarang Wombats buka lowongan lagi. 🙌
@LNWGK@OktavianAji hahahaha terima kasih mas nawang berkenan menanggapi dia mas.
ngawur banget kok kamu ji, bahkan wombats belum pesan pastry pun kita sudah harus siap kapan saja.
@putrichita di condong catur mbak. silakan mampir mbak kalau luang, nanti mohon info saya dulu kalau mau main ke dapur kami, supaya kami bisa nemuin. di goole map: cornel toraja coffee.