🚨 ÚLTIMA HORA: Decenas de cristianos fueron masacrados en Etiopía la semana pasada por islamistas.
Decenas de miles de cristianos han sido asesinados por islamistas en toda África, y al mundo parece no importarle.
Current visuals of waves after a powerful magnitude 7.7 earthquake show the sea receding along the coastline of Atinggola Subdistrict in North Gorontalo Regency, Gorontalo, Indonesia.
BMKG issued a tsunami warning earlier today.
Gempa M7,7 Guncang Wilayah Gorontalo, Warga Berhamburan Keluar Gedung ‼
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Laut Sulawesi pada Senin pagi (8/6/2026) pukul 06.37 WIB.
Guncangan kuat dirasakan di sejumlah daerah, termasuk Gorontalo, sehingga membuat warga berhamburan keluar dan berkumpul di area terbuka sebagai langkah antisipasi.
Video yang beredar di media sosial memperlihatkan warga Gorontalo berkumpul di luar gedung sesaat setelah gempa terjadi.
Berdasarkan informasi awal dari BMKG, episentrum gempa berada di koordinat 5,69 LU dan 125,05 BT atau sekitar 236 kilometer barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, dengan kedalaman 105 kilometer.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah, yakni Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur.
Masyarakat di wilayah pesisir diminta tetap tenang serta mengikuti informasi resmi dan arahan dari otoritas terkait.
Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa tersebut. Otoritas terkait masih terus melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan.
🎥Panda Kristie Butarbutar
#elshintaviral
Semua harus dibuka.
Kita berterima kasih kepada pembuat film “pesta babi” karena dari film itulah kita tahun siapa saja oligarki yang mendapatkan tanah di Papua.
Yang penting dibuka juga adalah pejabat dan mantan pejabat yg memberikan tanah tersebut ke mereka.
Momen penuh emosional ketika Como memastikan diri akan tampil di kompetisi Liga Champions musim depan.
Sebuah pencapaian bersejarah yang menandai perkembangan klub setelah perjuangan panjang mereka dalam beberapa musim terakhir. 🙌🇮🇹
🎥@footballontnt
Indonesian authorities have shut down several screenings of a new documentary on alleged human rights abuses in Papua, including Indigenous land seizures. Rights groups and international media still face restricted access to the region.
Al Jazeera’s @JesWashington reports.
SELAMATKAN ORANG UTAN DARI KEPUNAHAN
Orangutan Kurus Kering Ini Adalah Korban Nyata dari Hilangnya Kesejahteraan Satwa” Sebuah video yang memperlihatkan seekor orangutan betina bersama anaknya dalam kondisi kurus kering telah menjadi viral di media sosial, memicu keprihatinan mendalam publik terhadap nasib satwa liar di Indonesia.
Rekaman yang beredar luas ini menunjukkan orangutan tersebut berjalan lemah, diduga di kawasan Kutai Timur, Kalimantan Timur, dengan tubuh yang sangat kurus mengindikasikan kekurangan gizi parah. Kondisi memprihatinkan ini secara gamblang menyoroti krisis kesejahteraan satwa yang semakin mendesak, di mana orangutan terpaksa mencari makan di luar habitat alaminya yang telah rusak.
Fenomena orangutan kurus kering ini bukan sekadar kasus individu, melainkan cerminan nyata dari dampak deforestasi dan perusakan habitat yang masif. Pembukaan lahan untuk perkebunan kelapa sawit, pertambangan, dan pembangunan infrastruktur telah secara drastis mengurangi hutan hujan tropis, yang merupakan rumah dan sumber makanan utama bagi orangutan. Akibatnya, satwa-satwa ini kehilangan akses terhadap pakan alami dan terpaksa berinteraksi dengan manusia, seringkali berakhir dalam kondisi kelaparan atau konflik.
Organisasi seperti WWF Indonesia telah mendesak semua pihak untuk lebih serius memperhatikan isu ini, mengingat orangutan adalah spesies yang dilindungi dan memiliki peran vital dalam ekosistem hutan. Krisis yang dialami orangutan kurus kering ini menggarisbawahi urgensi tindakan konservasi yang lebih efektif dan berkelanjutan. Upaya evakuasi dan rehabilitasi, meskipun penting, hanyalah solusi jangka pendek.
Solusi fundamental memerlukan komitmen kolektif dari pemerintah, industri, dan masyarakat untuk menghentikan perusakan hutan, menegakkan hukum lingkungan, serta memulihkan habitat yang rusak.
Tanpa langkah-langkah konkret ini, ancaman kepunahan terhadap orangutan akan semakin nyata, dan kita akan terus menyaksikan lebih banyak korban dari hilangnya kesejahteraan satwa yang tak tergantikan ini.