Jadi tau sefrustasii apa Nabi Luth a.s. ngadepin kaumnya, ternyataa emang nyebelin banget ngett, diedukasi ngga mau, diperingati ngga mempann, malah nyiptain dalil sendiri. 😭😭
Mumpung tengah malam, aku mau sedikit bercerita.
Sebenarnya, aku tahu banyak informasi tentang apa yang akhir-akhir ini terjadi di area segitiga emas Asia Tenggara yang melintasi sungai Mekong; terkait jaringan kelompok penipu yang tersebar di beberapa negara.
Setiap hari, aku memantau perkembangan terbaru dari huru-hara dan dampak dari beberapa negara yang melakukan pemberantasan, penertiban, dan pembersihan sindikat penipu yang utamanya dioperasikan oleh kelompok kriminal dari sebuah negara yang pasti kita sudah sama-sama tahu.
Huru-hara pembersihan ini mulai kencang dilakukan karena ada satu kepala besar bos penipuan yang ditangkap interpol.
Jujurly, mengerikan.
Mungkin jika sudah waktunya, aku akan publikasikan semuanya.
Tapi, untuk saat ini, aku keep terlebih dahulu.
Jika kalian penasaran, sebenarnya kalian bisa langsung simak info yang beredar dari media-media negara yang masuk dalam kawasan segitiga emas Asia Tenggara.
Gila, dapet info A1 dari abang SPBU
katanya mati lampu se-Sumatera ini taktik licik "mereka" gara-gara Dexlite sepi peminat karena harganya nyentuh 26 ribu. makanya sengaja dibikin mati total dan otomatis perusahaan, hotel, sampe UMKM kepaksa nyalain genset biar stok Dexlite mereka laku lagi.
menurut lo gimana?
Our flying car fleet has successfully completed test flights at XPENG Guangzhou base. This milestone follows batch trial production, demonstrating advanced manufacturing consistency and synchronized flight-control capability.
Mayoritas yahudi yang ada di Israel saat ini, adalah Yahudi Khazarian ini, yaitu mereka yg mengaku yahudi namun 90% tidak ada DNA yahudi, mereka berasal dari Rusia barat, Ukraina, Belarus dan Polandia.
Anda tahu nama asli dari Benjamin Netanyahu adalah Benjamin Mileikowsky?
Golda Meir nama aslinya Golda Mabovitch
Shimon Peres nama aslinya Szymon Perski
Ariel Sharon nama aslinya Ariel Scheinerman
dan masih banyak lagi, nama-nama itu sangat eropa timur sehingga mereka mengubah namanya untuk membangun identitas yg lebih Ibrani ketika mereka mengungsi dari Eropa ke Palestina.
Mertua bilang “nggak apa-apa.”
Tetangga bilang “dulu anak saya dikasih juga, sehat-sehat aja.”
Tapi sebagai dokter anak, saya harus jujur:
Ada 9 makanan yang kelihatan aman — tapi berbahaya untuk bayi di bawah 1 tahun.
🧵 Thread penting untuk semua orang tua & calon orang tua:
(Silahkan simpan dulu, bila belum sempat baca)
Jadi di jakbar-tangsel lagi marak isu teror pocong capt. Kenapa gue bilang isu? Karena gue belum nemuin yg beneran sampe ketangkep.
Kalau gue baca2, kronologis kejadiannya kurang lebih kek gini: ada orang mau rampok rumah tapi pura2 jadi pocong. Modusnya adalah ketok2 rumah orang. Si pocong bawa sajam dan ada tim mereka yg backup di belakang. Kalau dibukain pintu, pocongnya akan nyerang atau menakut2i dan kemudian di rampok.
Susss ga siiiih? Lo ngerasa Janggal ga dengan kejadian ini? Kalau lo niat rampok, yaudah jadi rampok aja sekalian. Jebol pintu masuk dan sekap orang2nya. Gausah jadi pocong. Lagian ya, kalau lu ketauan warga terus dikejar apa ga susah?
Jiwa detektif gue sih nangkepnya ini permainan psikologis aja. Tujuannya apa? Ya terror tadi, menakut2i warga agar mungkin ga keluar malam dll karena ada agenda tertentu yg sedang dilakukan. Agendanya apa? Kalian yg di lapangan pasti lebih tau lah.
Terus pocong itu ada beneran ga? Gue rasa ga ada. Itu cuma sekali doang buat dijadikan konten dan dishare kemana mana.
Menurut lo gimana capt? Aneh ga sih orang mo rampok harus dandan pocong dulu?
Bagaimana jika konsepnya Rezeki ternyata adalah,
- rezeki memang sudah diatur (ditempatkan, disediakan) untuk diri kita di berbagai tempat dan peluang.
- namun, balik lagi ke kita mau berusaha ngambilnya atau enggak, memantaskan diri atau enggak.
Jadi mungkin saja, Allah sudah menuliskan bahwa rezeki kita aslinya punya harta 10 miliar sampai meninggal, atau bisa kuliah ke luar negeri.
Namun, karena kita enggan berusaha, sekolah/kuliah males2an, ada peluang mager ambil, dsb, ya akhirnya hidupnya gitu2 aja. Gak sampe kemana2.
Makannya kan dijelaskan bahwa Allah sudah menjadikan bumi mudah bagimu, berjalanlah ke segala penjurunya, makan sebagian dari rezeki-nya.. Serta seringkali ditanya, Tidakkah kamu berpikir? Wahai kaum yang berakal?
Namun kalo kita mager, ga mau mikir, mau gimana? kayak tau ada rambutan di teras rumah tapi males metiknya.
Malah nanti pas di hisab, malah ditanya, "udah dikasih badan yang sehat, waktu yang luang, kenapa dimubazirkan?"
Aku mau bikin kelas gratis tentang Claude
Kepikiran buat bahas:
• Kenapa Claude happening, bedanya sama LLM lain apa?
• Claude Chat vs Cowork vs Claude Code
• Effective Claude prompting techniques
• Claude Cowork use case & Automations for professionals
• Claude MCP and Integrations with 3rd Party (PPT, Sheet, etc)
• Bikin Web Apps dan Deploy secara gratis pake Claude Code
Siapa aja yang mau join? Coba Follow + Retweet + Reply di bawah ya 👇🏻
“Para bapak, sudahi prinsip: mendidik anak laki-laki itu mudah. Turun tangan, didik anak laki-lakimu”
Semalam 16 mahasiswa FH UI disidang sampai jam tiga pagi, sidang terbuka, disaksikan secara live oleh ribuan orang.
Kejadian ini tidak tiba-tiba. Ini akumulasi. Terlalu lama society menelan mentah-mentah prinsip: “mendidik anak laki-laki itu mudah.”
TIDAK.
Justru karena dianggap mudah, banyak hal yang tidak diajarkan. Lihat saja pola yang sering diremehkan:
Berawal dari obrolan santai yang melecehkan, jadi kebiasaan, jadi cara pandang, lalu jadi perilaku nyata (liat gambar piramida perkosaan)
Tidak semua langsung jadi pelaku kekerasan seksual. Tapi hampir semua berangkat dari titik yang sama: normalisasi.
Society sibuk mendidik anak perempuan: jaga diri, jaga batas, jaga perilaku. Tapi kendor pada anak laki-laki.
“Namanya juga laki-laki.”
“Cuma bercanda.”
“Nanti juga ngerti sendiri.”
"Boys will be boys"
Tidak.
Karakter tidak tumbuh sendiri. Ia dibentuk. Dilatih. Ditegaskan.
Orang tua, perhatikan obrolan anak laki-lakimu. Kalau sudah mulai ada convo yang melecehkan: Tegur. Luruskan. Jangan ditertawakan atau dianggap enteng. Karena di situlah fondasi dibangun.
Terutama para bapak. Anak laki-laki belajar bukan dari teori, tapi dari contoh.
Bagaimana kamu bicara tentang perempuan. Bagaimana kamu memperlakukan pasanganmu. Bagaimana kamu menempatkan perempuan sebagai manusia, bukan objek. Semua itu direkam.
Dan akan mereka ulang.
Ketika seorang bapak menganggap mendidik anak laki-laki itu mudah, dia sedang memilih untuk menjerumuskan anak dengan tidak hadir secara penuh, tidak waspada, hingga di satu titik si anak bisa jadi pelaku ataupun korban.
Anak kemudian dibesarkan oleh algoritma, oleh teman, oleh budaya yang seringkali permisif terhadap pelecehan dan standar moral yang yang tidak sehat.
Kalau kita tidak serius mendidik anak laki-laki hari ini, jangan kaget dengan realitas besok. Karena pelaku tidak lahir tiba-tiba. Mereka dibentuk pelan-pelan, dari hal-hal yang selama ini dianggap “sepele.”
Just incase ada yang komen: "emang siapa yang bilang mendidik anak laki-laki itu mudah? Saya dididik dengan sangat keras"
Oh well, cara pandang itu sudah mengakar sejak lama di masyarakat.
🇫🇷 DELF/DALF: seumur hidup
🇯🇵 JLPT: seumur hidup
🇮🇹 CILS/CELI: seumur hidup
🇧🇷 Celpe-Bras: seumur hidup
🇪🇸 DELE: seumur hidup
🇬🇧 TOEFL/IELTS: cuma dua tahun 🤡
TOEFL/IELTS ini terlalu kapitalis + mahal, sertifikat kemampuan berbahasa itu hendaknya diperlakukan seperti ijazah akademik (berlaku seumur hidup), bukan malah seperti kontrak pengakuan dengan batasan waktu. 😭
I woke up for Fajr and made du’a every single day.
Yet I was still struggling financially.
Until I learned what to do in the 20 minutes after Fajr.
My riza tripled in 6 weeks.
THREAD