Kadang yang terlihat “rapi” itu dikira instan 😊
Padahal di baliknya ada proses, praktek, dan pemahaman yg dibangun pelan-pelan.
Fermentasi yg saya bagikan ini bukan sekadar rangkuman, ini hasil uji coba langsung di lapangan, diamati prosesnya, dicium aromanya, dan dilihat perubahannya dari waktu ke waktu.
AI memang saya gunakan, tapi hanya sebagai alat bantu utk merapikan dan menyederhanakan informasi.
Bukan sebagai pengganti pengalaman.
Karena pada akhirnya, yg bekerja bukan AI, tapi mikroba, waktu, dan konsistensi kita dlm merawatnya.
Silakan dipelajari, diuji, bahkan dikritisi dgn cara yg sehat 😊
Karena ilmu itu berkembang, bukan utk dijatuhkan.
~RAyAD~
DEKOMPOSISI JERAMI
VS
JERAMI DISemprot HERBISIDA
🔴 JERAMI + HERBISIDA
(cepat bersih, tapi tidak membangun tanah)
Mematikan tanaman, bukan mengurai bahan organik
Jerami tetap tinggi C/N & lignin
Berpotensi terjadi immobilisasi nitrogen
Dekomposisi berjalan lebih lambat & tdk optimal
Dalam jangka panjang :
struktur tanah bisa menurun
aktivitas mikroba kurang optimal
ketergantungan input meningkat
🟢 DEKOMPOSISI BIOLOGIS
(proses hidup yg membangun kesuburan)
Mikroba aktif mengurai jerami
C/N ratio menurun → lebih stabil
Terbentuk humus & bahan organik aktif
Struktur tanah membaik (remah & gembur)
Dampak jangka panjang:
simpan air lebih baik
mikroba lebih hidup
efisiensi pupuk meningkat
Herbisida = mempercepat kematian tanaman
Dekomposisi = mempercepat kehidupan tanah
Tanah bukan hanya media tanam.
Tanah adalah sistem hidup.
Yg kita lakukan hari ini…
menentukan kesuburan bertahun² ke depan.
✍️ RAyAD
DAUN KERING BUKAN SAMPAH, TAPI SUMBER KESUBURAN.
Sering dianggap sepele, bahkan dibakar.
Padahal daun kering adalah bahan organik kaya karbon yg bisa diubah jadi pupuk alami berkualitas.
Dengan pengelolaan yg tepat :
Tanah jadi lebih subur
Struktur tanah membaik
Mikroorganisme berkembang
Ketergantungan pupuk kimia bisa dikurangi.
Kuncinya sederhana :
Seimbangkan bahan coklat & hijau
Jaga kelembaban (tidak becek, tdk kering)
Beri aktivator biar proses lebih cepat
Rutin dibalik agar tetap hidup.
Karena sejatinya…
alam tdk pernah menciptakan limbah, hanya siklus yg blm kita pahami sepenuhnya.
Mulai dari hal kecil, dari halaman sendiri…kita sudah ikut menjaga tanah utk masa depan.
Semoga Bermanfaat...💚🤍
~RAyAD~
I Love Monday...❤️
MOL Nanas Bukan Sekadar Ramuan, Tapi Cara Menghidupkan Tanah.
Kadang kita terlalu fokus memberi makan tanaman,padahal yg lebih penting adalah menghidupkan tanahnya.
MOL nanas hadir bukan sebagai pupuk utama,tapi sebagai penggerak kehidupan, membantu mikroorganisme bekerja,mengurai bahan organik,dan membuat unsur hara lebih mudah diserap tanaman.
Hasilnya....?
Akar lebih aktif, tanah lebih gembur,
dan tanaman tumbuh lebih sehat secara alami.
Tapi ingat ya…
Ini bukan solusi instan
Bukan pengganti pupuk utama
Dan tidak selalu semakin lama fermentasi semakin bagus.
Semua kembali ke keseimbangan alam.
Dari kebun kecil, kita belajar satu hal
tanah yg hidup akan menumbuhkan tanaman yang kuat.
~RAyAD~
Semoga Bermanfaat...🤍💚
#MOLNanas #PertanianOrganik #HidupkanTanah #BelajarDariAlam #RAyAD
Singkatan2 versi pertanian:
- Metan = media tanam
- Simat = sinar matahari
- GH = greenhouse
- Pukim = pupuk kimia
- POC = pupuk organik cair
- Kohe = kotoran hewan
- Kutilang = kurus tinggi langsing
- Alsintan = alat & mesin pertanian
- HPT = hama & penyakit tanaman
- Demplot = demonstrasi plot
- HST = hari setelah tanam
- HSS = hari setelah semai
- NPK = nitrogen phosphor kalium
- PHT = pengendalian hama terpadu
- FM = farmer meeting
- MT = musim tanam
Ada tambahan?
Kenapa jarak tanam itu penting?
Banyak yg masih mengira, makin rapat makin banyak panennya. Padahal, jarak tanam yg salah justru bikin hasil panen gak maksimal.
Ini alasannya:
- Tanaman punya cukup ruang untuk tumbuh optimal
- Cahaya matahari merata → fotosintesis maksimal
- Sirkulasi udara lancar → lebih sedikit hama & penyakit
- Akar tidak berebut nutrisi & air
- Hasil panen lebih banyak, berkualitas, dan seragam
Berikut rekomendasi jarak tanam, beberapa komoditas tanaman rumahan:
Menanam di rumah itu bukan sekadar tren, tapi langkah kecil menuju kemandirian pangan.
Banyak tanaman dapur yg sebenarnya bisa tumbuh baik di pot.
Namun, hasilnya tdk hanya ditentukan oleh jenis tanaman,
melainkan juga oleh cahaya, media tanam, dan cara perawatannya.
Di lingkungan perkotaan, kita juga perlu lebih sadar...
apa yg kita tanam, sebaiknya tdk hanya tumbuh subur,tapi juga aman untuk dikonsumsi.
Mulai dari yg sederhana,
rawat dgn benar,dan pahami lingkungannya.
Karena bertanam bukan hanya soal panen,tapi juga soal kesadaran.
Semoga Bermanfaat...🤍💚
Jlf /POC jadam
Pupuk Cair berbahan Gulma
Berikut model pembuatan liquid
fertilizer atau pupuk cair dari
gulma/rumput liar/hijau-hijauan
versi Jadam Organic Farming.
Bahan & Cara:
1. Biomassa hijau-hijauan lunak apa
saja max 75% dari kapasitas drum.
Saya pernah kemitraan dengan perusahaan benih jagung, dan caranya jg seperti ini. Sunat tongkol tetua betina.
Jagung itu tanaman monoecious (satu tanaman punya bunga jantan dan betina sekaligus. Jadi biasanya cara ini dipake untuk mendapatkan benih murni jagung hibrida. Rasio tanamnya 4 baris jagung betani: 1-2 baris jagung jantan.
Tetua jantan dibiarkan mengeluarkan polen, tasselnya dibirkan tumbuh lebat. Tetua betina dipotong tassel dan rambutnya. Setelah dipotong, tongkol langsung ditutup dengan plastik/kertas.
Singkatnya: betina = pabrik benih. Jantan = pemasok polen. Itulah alasan kenapa rambutnya dipotong dan ditutup botol. Supaya tongkolnya full terisi dan murni.
Darah tinggi tuh bukan awalnya gara-gara kebanyakan garam atau faktor umur doang…
Sebenernya lebih sering mulai dari peradangan di tubuh, resistensi insulin, sama kadar nitric oxide yang rendah.
Nah, ini 10 cara buat nurunin tekanan darah secara alami:
Budidaya Kacang Tanah.
Kunci Panen Berisi, Bukan Sekadar Rimbun.
Pernah gak sih tanaman kacang tanah terlihat subur, hijau, rimbun… tapi saat panen justru banyak polong kosong atau isinya sedikit...?
Masalahnya sering bukan di pupuk, tapi di proses pembentukan polong yang kurang optimal, terutama saat “jarum kacang” masuk ke tanah.
1. Syarat Tumbuh & Persiapan Lahan.
Kacang tanah tumbuh optimal di :
Tanah gembur, tidak padat
pH ideal 5,5–6,5
Drainase baik (tidak becek)
Pengolahan tanah :
Cangkul/dibajak sedalam ±20–30 cm
Campurkan pupuk organik (kompos/pupuk kandang matang)
Bentuk bedengan agar aerasi dan drainase optimal
2. Pemilihan Benih & Penanaman
Gunakan benih berkualitas (daya tumbuh tinggi)
Jarak tanam umum : 30 x 15 cm atau menyesuaikan varietas
Tanam 1–2 biji per lubang
3. Pemupukan & Perawatan
Awal tanam : pupuk dasar (organik + sedikit NPK seimbang)
Fase vegetatif : cukup nitrogen secukupnya
Fase generatif : fokus ke fosfor (P) & kalium (K)
Perawatan penting :
Penyiangan gulma
Pengairan cukup (jangan sampai tanah keras/kering berlebihan)
4. Fase Kritis : Pembentukan Polong
Nah ini yang sering jadi penentu hasil
Setelah bunga dibuahi, akan muncul “jarum kacang” (ginofor) yang tumbuh ke bawah menuju tanah untuk membentuk polong.
Kalau tanah keras atau posisi terlalu jauh dari tanah :
Jarum gagal masuk
Polong sedikit
Banyak yang kopong
5. Teknik Pressing (Trik Petani Senior)
Pernah nggak sih tanaman kacang tanah kelihatan subur, tapi hasilnya zonk...? Bisa jadi karena jarumnya telat masuk ke tanah.
Nah, ada teknik sederhana tapi efektif : Pressing
Caranya :
Tunggu tanaman mencapai tinggi ±30 cm
Tekan batang perlahan ke arah tanah (jangan sampai patah)
Timbun tipis dengan tanah
Kenapa ini penting...? Dengan posisi tanaman lebih dekat ke tanah:
Jarum kacang lebih cepat masuk ke tanah
Peluang terbentuknya polong meningkat
Hasil panen jadi lebih banyak dan berisi.
Catatan Penting
Lakukan saat tanah dalam kondisi lembap (tidak kering keras)
Jangan terlalu keras menekan batang
Bisa dikombinasikan dengan pembumbunan.
6. Panen
Umur panen : ±90–100 hari (tergantung varietas)
Ciri siap panen :
Daun mulai menguning
Polong terisi penuh dan keras
Dalam budidaya kacang tanah, hasil bukan ditentukan dari seberapa rimbun tanaman di atas… tapi seberapa optimal proses pembentukan polong di dalam tanah.
Kadang yang sederhana seperti struktur tanah dan posisi batang, justru jadi pembeda antara panen biasa dan panen melimpah.
Sudah pernah coba teknik pressing di lahanmu....?
Yuk share pengalamanmu di kolom komentar.
Semoga Bermanfaat...🤍💚
Mengulang pelajaran lagi dan yg blom tahu semoga bisa dapat manfaat. Berbagi bukan menggurui..🙏
JMS (Jadam Microorganisms
Solution) adlh Sebuah cara untuk
membudidayakan/kultur mikroba yang beranekaragam, sbgai bentuk
duplikasi awal kesuburan tanah
hutan/gunung ke lahan kita.
JMS dipopulerkan oleh Presiden Jadam Organic Farming, Youngsang Cho.
Tanah hutan/gunung (jamur daun/leafmold) sebagai starter (strain) dan kentang kukus sebagai makanannya mikroba.
Fungsi yang hendak dicapai dengan
dibuatnya JMS adalah
Menetralisir salinitas/kadar garam
yg berlebih dlm tanah
Menetralisir residu/kontaminasi
lainnya akibat pemberian pupuk kimia & pestisida sintetik yg mengendap di dlm tanah.
Mencegah dominasi smua mikroba patogen/germ yg berada dlm tanah.
Merangsang keluar akar baru hngga mampu memunculkan tunas daun hingga bunga.
Bahan:
1. Kentang kukus
2. Tanah hutan/gunung (leaf mold)
3. Garam kasar/krosok/krokos
4. Air lunak/soft water (Air hujan, air
AC, Destilasi/penyulingan, air RO, mata
air & air sumur)
Komposisi poin 1-3 adalah 2:1:1.
Cara Pembuatan
1. Tuang air lunak dalam drum plastik
50 liter
2. Kentang kukus 100 gram, tanah leafmold & garam krosok masing² 50 gram, bahan-bahan tersebut
dimasukan ke dalam kaos kaki bekas yg bersih, dicelupkan ke dalam air drum sembari diuleni/diremas-remas/dikremet-kremet hingga isinya meleleh ke dalam air tersebut.
3. Apabila sudah selesai lalu tutup
rapat dan drum plastik diletakkan di
area dimana tanaman itu tumbuh.
4. Proses budidaya/kultur mikroba
memakan waktu 1-3 hari, patokan
keberhasilan yakni terdapat
gelembung/busa yang paling banyak di permukaan air.
5. Selanjutnya siram ke tanah/tanaman dengan pengenceran minimal 10X hingga 1000x (Dalam
buku JOF). Kalau pengenceran 100X Misal, ambil air hasil JMS 1 Liter campurkan dgn air bersih 100 liter.
Untuk lahan sawah/parit-parit, saat air irigasi/air pompa masuk untuk
menggenangi lahan/parit-parit
tersebut, bersamaan itu pula air hasil JMS masuk.
Disarankan pembuatan JMS tersebut 4X dalam sebulan (seminggu sekali) dan dilakukan sepanjang waktu.
Perlu diketahui bersama, saat mikroba yg beranekaragam jenis & populasi yg banyak tersebut
masuk ke dlm tanah scra berulang², hasil yg menguntungkan bs kita peroleh yakni terdapat
KESEIMBANGAN/BALANCE dari sudut mikroba-nya.
Catatan: Apabila air hasil
budidaya/kultur JMS melebihi batas
waktu 3 hari, maka air tsb
berubah fungsi menjadi pupuk
cair/liquid fertilizer.
Semoga Bermanfaat...🤍💚
#Jadam
#JMS
Usia panen komoditas tanaman
Buat kamu yg lagi mulai menanam, tau kapan waktu panen jadi pengetahuan penting. Supaya bisa memperkirakan, kapan fase vegetatif, generatif, atau waktunya panen.
Pengetahuan ini jg bisa dijadikan sebagai dasar manajemen budidaya. Kalo mau panen harian bisa cabe atau tomat. Sekali panen ada melon, jagung, padi.
Tujuannya untuk mendapatkan sumber pemasukan secara paralel, ada pemasukan harian, bulanan, hingga ketika panen.
Selamat & semangat pagi....
Pestisida nabati (skala rumahan)
Bahan :
Bawang putih : 100 gram
Cabai (merah/rawit) : 100 gram
Air : 1 liter
Carbut :
Haluskan bawang putih dan cabai.
Campurkan dengan 1 liter air, lalu rendam semalaman (±12 jam).
Saring larutan, ambil airnya saja.
Encerkan kembali dengan air bersih 1 : 3 (1 bagian larutan : 3 bagian air).
Cara aplikasi :
Semprotkan pagi hari (sebelum pukul 08.00–09.00).
Arahkan ke bagian daun, terutama tempat ulat berada.
Untuk hama ulat daun
Catatan penting :
Ulat cenderung tidak tahan panas dan sinar matahari langsung karena tubuhnya lunak.
Pagi hari ulat aktif di permukaan daun mudah terkena semprotan.
Siang hari ulat bersembunyi di bawah daun atau pucuk lebih sulit dikendalikan.
Catatan tambahan :
Bawang putih (allicin) & cabai (capsaicin) bekerja sebagai repellent dan iritan ringan.
Penyemprotan perlu diulang rutin (2–3 hari sekali) untuk hasil maksimal.
Semoga bermanfaat 🙏
10 SURAT, 10 MANFAAT BESAR
1. *AN-NAS* → Menenangkan hati dari was-was dan keraguan.
2. *AL-FALAQ* → Perlindungan dari sihir, 'ain, dan kejahatan makhluk.
3. *AL-IKHLAS* → Sebab dibangunkan rumah di surga.
4. *AL-FATIHAH* → Wasilah kesembuhan dari berbagai penyakit.
5. *AL-WAQI'AH* → Memudahkan urusan dan melapangkan rezeki.
6. *AL-MULK* → Penjaga dari siksa kubur.
7. *AR-RAHMAN* → Mendatangkan syafaat di hari kiamat.
8. *YASIN* → Mempermudah segala urusan.
9. *AL-KAHFI* → Perlindungan dari fitnah Dajjal.
10. *AL-BAQARAH* → Surah yang paling dibenci setan.
Baca Al Baqarah 285-286 sebelum tidur malam:
1. Untuk melancarkan rezeki
2. Dicukupkan urusan dunia dan akhirat
3. Dijauhkan dari penyakit dan keburukan
4. Dihindarkan dari kejahatan manusia dan jin.
KETAHUI SHOLAT SUNNAH YANG PAHALANYA TIDAK MAIN-MAIN
*1. SHOLAT DHUHA*
Akan diampuni dosa-dosanya, dimudahkan rezekinya, dilancarkan urusannya.
*2. SHOLAT TAHAJUD*
Mendapatkan pertolongan dari Allah, diberikan solusi terbaik dari masalah yang dihadapi.
*3. QOBLIYAH SUBUH*
Sholat qobliyah subuh dua rakaat, lebih baik daripada dunia dan seisinya.
*4. QOBLIYAH DAN BA'DIYAH DZUHUR*
Api neraka tidak akan menyentuhnya.
*5. SHOLAT TAUBAT + HAJAT + WITIR*
Jika dilakukan di sepertiga malam, doa-doa akan dikabulkan.
Wallahu a'lam bishawab
Selamat Pagi.....
~JADWAL PEMUPUKAN & SEMPROT TIMUN (VERSI AMAN & EFEKTIF)~
FASE 1 : 0–7 HST (Adaptasi Bibit)
Tujuan : akar kuat & tidak stres
Kocor :
NPK seimbang (16-16-16) → 5–10 gr / 10 L air
2–3 hari sekali (tipis saja)
Semprot :
ZPT / vitamin tanaman (opsional)
Fungisida ringan (pencegahan)
FASE 2 : 7–20 HST (Vegetatif)
Tujuan: kejar daun & batang
Kocor :
NPK 16-16-16 → 10–15 gr / 10 L
Tambah N tinggi (Urea/Nitrea) → sedikit saja (±5 gr)
Interval: 3–4 hari sekali
Semprot (rotasi!) :
Hari 1 : Insektisida kontak
Hari 4 : Insektisida sistemik
Hari 7 : Fungisida
FASE 3 : 20–35 HST (Pembungaan)
Tujuan : bunga banyak & tidak rontok
Kocor :
NPK tinggi P & K (misal 12-12-17 / MKP)
Kurangi nitrogen!
Interval : 3 hari sekali
Semprot :
Tambah kalsium + boron (biar bunga jadi buah)
Fungisida tetap jalan
FASE 4 : 35 HST – Panen (Pembuahan)
Tujuan : buah besar, padat, tidak cacat
Kocor :
NPK tinggi K → 10–15 gr / 10 L
Tambah KNO3 / booster buah
Interval: 2–3 hari sekali
Semprot :
Kalsium rutin
Insektisida rotasi
Fungisida (patek/embun tepung)
CONTOH ROTASI SEMPROT (PENTING BANGET)
Jangan pakai 1 obat terus!
Contoh :
Hari 1 : Abamectin
Hari 4 : Sipermetrin
Hari 7 : Spinosad
Hari 10 : ulang dari awal
Fungisida selang-seling :
Kontak ↔ sistemik
ATURAN WAJIB DIINGAT !!
Jangan pakai gelas tapi pakai gram
Jangan overdosis pupuk N
Jangan campur semua obat jadi satu
Semprot pagi / sore.
Lihat kondisi tanaman, bukan cuma jadwal.
Lebih baik sedikit tapi rutin daripada sekali banyak.
Kunci timun itu :
Seimbang (NPK)
Tepat fase
Rotasi pestisida
Semoga Bermanfaat....🤍💚