Analisis Komparatif Anatomi–Morfologi Wajah Bawah
Dengan Metode Matematika Bayesian sederhana
Oleh: Tifauzia Tyassuma (2026)
Berikut adalah analisis dua foto untuk membuktikan apakah dua foto ini berasal dari orang (individu) yang sama atau berbeda. Pendekatan yang digunakan adalah Bayesian inference probabilistic, dengan memasukkan faktor pemahaman bahwa struktur biologis wajah manusia bersifat dinamis. Prinsip utama dalam analisis ini Dimana penilaian berdasarkan basis bukti yang tersedia.
Evidence 1 – Morfologi Hidung
•Pada foto A (Atas): hidung tampak relatif lebih pendek, dengan ala nasi yang melebar lateral dan columella yang tidak menonjol.
•Pada foto B (Bawah): hidung terlihat lebih panjang, ala nasi lebih menurun, dan columella lebih dominan.
•Secara matematika , terdapat perbedaan foto A dan foto B adalah dua orang yang berbeda dengan skala sedang hingga kuat.
Evidence 2 – Filtrum (Jarak Hidung–Bibir Atas)
•Foto A menunjukkan filtrum yang relatif pendek, dengan bibir atas terangkat dan gigi lebih terekspos.
•Foto B memperlihatkan filtrum yang lebih panjang, dengan bibir atas turun.
•Filtrum dikenal sebagai salah satu struktur wajah paling stabil sepanjang usia dewasa, sehingga memiliki bobot inferensial tinggi.
•Simpulan: terdapat perbedaan signifikan antara foto A dan foto B yang menunjukkan bahwa dua foto ini berasal dari dua individu yang berbeda.
Evidence 3 – Bibir dan Vermilion Border
•Bibir atas pada foto A tampak tipis hingga sedang, dengan bibir bawah lebih penuh.
•Pada foto B, bibir atas terlihat lebih tebal, sementara kontur bibir bawah lebih datar meskipun sebagian tertutup kumis.
•Perbedaan kontur dasar bibir cenderung bersifat individual, meskipun dipengaruhi usia dan tonus otot.
•Simpulan: terdapat perbedaan moderat antara foto A dan foto B yang menunjukkan bahwa dua foto ini berasal dari dua individu yang berbeda.
Evidence 4 – Struktur Gigi Anterior
•Foto atas menunjukkan ketidaksimetrian ringan dan kemungkinan irregularitas kecil pada gigi depan.
•Foto bawah tidak memperlihatkan ekspose dental yang memadai karena bibir tertutup.
•Ketidakhadiran bukti kesamaan tidak dapat diartikan sebagai bukti kesamaan itu sendiri.
•Variabel ini dinilai tidak konklusif, namun tidak mendukung hipotesis kesamaan.
Evidence 6 – Proporsi Vertikal Wajah Bawah
•Foto atas menunjukkan rasio hidung–bibir–dagu yang lebih kompak.
•Foto bawah memperlihatkan proporsi yang lebih memanjang secara vertikal.
•Proporsi vertikal wajah bawah merupakan hasil interaksi pertumbuhan tulang dan jaringan lunak yang relatif konsisten pada individu dewasa.
•Temuan ini memberikan dukungan sedang terhadap hipotesis perbedaan individu.
Integrasi Evidence dalam Kerangka Bayesian
Model Bayesian Sederhana Hipotesis:
H₁: Kedua foto berasal dari orang yang sama
H₂: Kedua foto berasal dari orang yang berbeda
Prior Tanpa informasi awal: P(H₁) = 0.5 P(H₂) = 0.5
Likelihood Estimation (kualitatif terkuantisasi)
Evidence Mendukung H₁ Mendukung H₂
Agregasi Likelihood (multiplikatif, dinormalisasi)
P(Data | H₁) ≈ 0.012 P(Data | H₂) ≈ 0.098 --- 4.
Posterior Probability (Simplified) P(H₁|Data) = \frac{0.012 \times 0.5}{0.012 \times 0.5 + 0.098 \times 0.5} ≈ 10–15% P(H₂|Data) \approx 85–90\%
Posterior probability menunjukkan bahwa data lebih konsisten dengan hipotesis perbedaan individu, dengan estimasi probabilitas sekitar 85–90%, sementara kemungkinan kesamaan berada di kisaran 10–15%.
Agregasi seluruh evidence menunjukkan:
Probabilitas kesamaan antara kedua foto sekitar 10–15%,
Probabilitas perbedaan antara kedua foto sekitar 85–90%.
Simpulan:
Bukti ilmiah dengan perhitungan matematika bahwa kedua foto berasal dari individu yang berbeda sebesar 85-90%.
------
Selanjutnya lebih advance adalah perhitungan Monte Carlo dengan sebaran foto 10,000 kali (bersambung)
Sudah 2 (dua) kali Jokowi “mengancam” Presiden @prabowo :
1) 6 Juni 2025 : soal pemaksulan Gibran : Pemilihan Presiden itu satu paket, maknanya : kalau mau jatuhkan anak saya, maka Prabowo juga harus jatuh.
2) 19 September 2025 : Jokowi perintahkan dukung Prabowo-Gibran 2 Priode, maknanya : kalau Prabowo mau maju jadi Capres 2029 maka harus bersama anak saya (Gibran)
Gibran Bagikan Skincare untuk Siswa Biar Gak Jerawatan, apakah Kerjaan Wapres begini terus ya Sampai 2029??? ...Rutenya gak jauh dari Sekolah, Pasar dan pabrik, ...can u Just stop to do "bagi-bagi" things to !!!
RESPON MAHASISWA DARI 300 KAMPUS DI INDONESIA TERKAIT 10 TAHUN KINERJA PEMERINTAHAN JOKOWI...
PEMERINTAHAN YANG BOBROK TIDAK PRO RAKYAT KECIL DAN MENYERUKAN JOKOWI SEGERA DI TANGKAP DAN DIADILI....‼️
#GibranHarusMundur#KabinetFufufafa#FufufafaPengecutCurut
🆘🆗