abc news, media australia mewawancarai salah satu kepala sekolah di palangka raya, nathaniel.
nathaniel menjelaskan udah empat bulan karhutla berlangsung, dan dua bulan terakhir sangat berat, karena yang mereka lihat hanya langit warna kuning/abu-abu.
dia juga mengatakan bahwa warga saat ini hanya bisa survive demi kehidupan sehari-hari. banyak warga yang berasal dari ekonomi rendah, jadi gak punya protection untuk melewati kebakaran.
nathaniel merekomendasikan kelompok rentan seperti anak-anak dan orang tua bisa dievakuasi, atau pemerintah membuatkan safe house.
kejadian karhutla ini sangat panjang, dan merupakan pengalaman yang mahal (udah banyak korban). dia berharap pemerintah bisa belajar & gak mengulangi kesalahan seperti ini lagi.
mana ini pejabat pemerintah? pernah gak kalian bertanya atau mendengarkan apa yang mereka alami? hidup udah diselimuti asap, tapi masih harus trs survive karena pemerintah gak becus.
⚠️🔥ALERTA…ALERTA…ALERTA🔥⚠️
🆘TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS DIBAKAR🆘
Guys Gajah Sumatra, Harimau Sumatra, Badak Sumatra, Tapir, dan Beruang. MEREKA HIDUP DI HUTAN tersebut…😭😭😭😭
Kebakaran hutan way kambas sudah sampai restorasi.
ngaku anak pengusaha padahal aslinya GEMBEL NUMPANG HIDUP mana ngemper di depan rumah prabowo, oalah pantes
tolong @wardahbeauty ini kan terafiliasi sama kalian segera di tindak lanjut untuk pemutusan kontrak ya, karna tidak sesuai dengan prinsip kalian tentang aksi kemanusiaan
هذه الفضيحة متداولة بشكل كبير في كوريا الجنوبية:
يوتويبر كوري يدعى Kagwang – كاغوانغ ظهر في بثوث عديدة مع امرأة كورية تدعى إنغوي وقام هو ومجموعته بالتنمر عليها واذلالها طوال 3 اشهر، وبعدها اصطحبوها لتايلاند واستمروا في ذلك ويقال انها تعاني من اعاقة
في تايلاند تدخل شخص قال انه محام كوري وطلب من السفارة الكورية في تايلاند حمايتها.
من الاشياء الغريبة التي قام بها كاغوانغ:
نشر بث بعنوان "الخاسر عليه أن ينام مع إنغوي"وكأن النوم بجانبها عقوبة للخاسر
اتمنى حتى اليوتويب يغلق قناته، كل هم كان استغلال للمحتوى والمزعج ان الكثير يتابعون ويضحكون
Manusia si paling beradaptasi-pun tidak bisa beradaptasi dengan udara KALIMANTAN.
Jadi gimana pak? Enak toh menghirup udara yg mengandung PM2.5 & PM10 wok wok...
Segala nyuruh adaptasi, orang utan aja nyerah pak, apalagi manusia.
Jangan balik ke Jakarta dulu pak sebelum dikasih oleh-oleh dari KALIMANTAN (ISPA).😅🕺
“polisi ga turun ke jalanan kok”
“tentara juga ga turun ke jalanan”
“jangan boong2 kalo Indonesia dalam keadaan darurat”
Gede juga nyali lu jadi buzzer di negara tempat lu berteduh ya 🫵🏻
Dunia udah tahu belum kalau di Kalimantan Timur sekarang lagi ada pemadaman listrik bergilir SETIAP HARI? Padahal sungainya dipenuhi kapal pengangkut batu bara kayak gini. 😌
bukan satu pembakaran itu aja. sebelumnya, di tanggal 18 oktober juga ada rumah aktivis bandung dibakar pake bom molotov...
gila kan? secara gak langsung semua orang yang mengkritik emang dibungkam dgn segala cara, hingga membahayakan keluarga di rumah.
Inilah kenapa postingan karhutla tiba-tiba dibungkam Komdigi gila-gilaan beberapa hari terakhir dengan intensitas mengejutkan di TikTok, Threads, dll: pemerintah itu sadar dan panik bahwa potensi demo raksasa daerah itu *besar banget*
Kalimantan, Sumatra, Papua beneran marah
Buat fans Indonesia mending kalian patungan buat korban bencana di Kalimantan, Papua, Aceh, Sumatra, NTT dari pada urunan bayar utang keluarga koruptor Idol K-pop yang terbukti salah.
Gajah di pelupuk mata tak nampak, semut di seberang lautan nampak.
Nggak cuma soal penunggakan gaji, ibunya Aijing A2O LITE juga diduga kuat pernah menjadi sosok penting dalam sindikat kelas edukasi berkedok ilmu semu atau pseudoscience.
Saking seriusnya, isu ini sampai disorot tajam oleh media arus utama nasional di Tiongkok, NetEase Entertainment.
Mereka secara terang-terangan menyebut kalau keterlibatan ibu Aijing dalam kelas pseudoscience ini justru jauh lebih mengerikan dibandingkan dengan kasus penunggakan gaji karyawannya.
Berdasarkan penelusuran jejak digital dan kesaksian para korban yang kini mulai berani speak up, platform bernama 'Ai Neng' tersebut mematok tarif yang sangat fantastis.
Bayangin aja, keluarga-keluarga biasa harus merogoh kocek hingga 38.000 RMB (sekitar Rp 83 juta) hanya untuk mengikuti program pelatihan selama tiga hari.
Parahnya lagi, modul pengajarannya sama sekali nggak berlandaskan sains. Anak-anak diklaim bisa dilatih untuk menebak warna dari belakang kepala, baca tulisan pada kartu yang dibalik hanya dengan sentuhan, hingga punya kemampuan telekinesis seperti memindahkan benda tanpa disentuh fisik.
Materi promosi lawas platform ini membuktikan kalau ibu Aijing ternyata bukan sekadar staf biasa. Ia diposisikan secara sentral sebagai dosen utama sekaligus 'Penganjur Teori Ai Neng'.
Taktik operasional yang mereka jalankan di lapangan juga dinilai sangat manipulatif. Ketika anak-anak sedang didoktrin dengan kelas tersebut, para orang tua sengaja dikumpulkan di ruangan terpisah.
Di sanalah mereka diduga diberikan tekanan psikologis semacam 'pencucian otak' agar mau terus membayar biaya program lanjutan.
Padahal, praktik dengan metode semacam ini sebelumnya sudah pernah diekspos dan dilabeli sebagai hoaks murni oleh media pemerintah Tiongkok.
The *OKB* (newly rich) are just too tacky; there’s absolutely no sign of "old money" here. Chloe Lim’s parents’ income in Indonesia comes entirely from environmental destruction. I hope the SEABlings community will organize a massive boycott of any products associated with Chloe Lim—her parents are the ones responsible for destroying nature and forests in Indonesia.