Nah ini nih, masalah pernyataan para ahli dari pihak Pemerintah & DPR disidang MK.
Karena terlalu pengen bermain aman, mereka seolah olah ga konsisten & cenderung muter muter. Sampe dalem hati, kadang suka gedek,
"Apaan sih..."
Nurani & akal sehat ga bisa berbohong. Tapi balik lagi, terkadang tindakan bisa lebih kuat dari kata kata.
Mungkin ini karena saya bukan lawyers atau advokat yang terbiasa menghadapi pola persidangan MK.
Hanya guru & warga Kabupaten biasa, yang selalu percaya bahwa selalu ada secercah harapan untuk keadilan & hal hal baik...
Kita tunggu putusan yang seadil adilnya ya ✊
Purbaya: “pak presiden tahu kalau BGN ngaco, tapi di biarin dulu, dites tes baru di sikat semua”
KESEL BANGET DENGER INI
Prabowo tahu Dadan CS korupsi 1 milyar/ hari terus di biarin, belum lagi korupsi ompreng, motor listrik yang 1 triliun
Dan untuk GAJI GURU duitnya gak ada
Kemacetan di kawasan perkotaan tidak selalu bisa diselesaikan hanya dengan menambah jalan. Kolaborasi antara pemerintah dan pengelola kawasan juga menjadi bagian penting dalam menciptakan konektivitas yang lebih baik bagi masyarakat.
Mobil iklan keliling sedang menyusuri jalan-jalan di London untuk mendukung dr. Ghassan Abu Sittah di tengah perselisihan hukumnya yang sedang berlangsung dengan General Medical Council (GMC)—badan regulator independen yang mengatur praktik dokter di Inggris Raya (UK).
Dr. Abu Sittah adalah seorang Lektor Kepala sekaligus Ahli Bedah Plastik dan Rekonstruksi berkebangsaan Inggris-Palestina yang memiliki dedikasi mendalam terhadap upaya kemanusiaan.
Bertugas sebagai dokter bedah perang di zona konflik di Yaman, Irak, Suriah, dan Lebanon, ia juga telah memberikan kontribusi yang luas selama genosida di Jalur Gaza.
Setelah kembali dari Gaza, ia mendirikan Ghassan Abu Sittah Children's Fund (GASCF) pada awal bulan Januari 2024. Yayasan medis tersebut diinisiasi olehnya dan sekelompok profesional multidisiplin lainnya untuk menyediakan perawatan medis dan rekonstruktif komprehensif bagi anak-anak yang terluka akibat perang.
Sejak saat itu, ia terus menjadi sasaran para pelobi Zionis "Israel" karena upaya kemanusiaan, advokasi, dan aktivismenya yang terus ia lakukan untuk rakyat Palestina.
@eyeonpalestine2@sahabatalaqsha
Kondisi dari tahun ke tahun Taman di Setia Asih, Tarumajaya yang hari ini dijadikan tempat sampah oleh warga sekitar.
Taman yang dibangun menggunakan Dana CSR BUMN ini pada akhirnya hanya menjadi semak belukar dengan tumpukan sampah hanya dalam waktu 5 tahun.
“Serdadu 'Israel' dengan sengaja menembak anggota tubuh anak-anak Palestina sebagai permainan latihan menembak yang menyesatkan."
Senator Australia David Pocock berbicara di senat mengenai temuan PBB terkait kejahatan "Israel" di Jalur Gaza, mengacu pada laporan tanggal 18 Juni 2026 dari Komisi Penyelidikan Internasional Independen.
Menurut laporan tersebut, serdadu penjajah "Israel" sejauh ini telah menewaskan 20.000 anak Palestina.
Pocock menyerukan sanksi Australia terhadap "Israel" dan tindakan lebih lanjut terhadap situasi di Jalur Gaza, yang menunjukkan meningkatnya kesadaran politik terhadap pelanggaran yang dilakukan penjajah "Israel".
@QudsNen@sahabatalaqsha
Apa yg dalam kemasan, adalah sama dengan apa yg ditampilkan di luar kemasan. Dalam fiqh muamalah, inilah yg dimaksud dengan ‘khitman’ (larangan menyembunyikan, khususnya cacat) dan bebas dari ‘gharar’ (ketidakjelasan objek transaksi).
Video ini dulu viral sekitar Februari 2023
Waktu itu, bu Afni Zulkifli masih menjabat sebagai Tenaga Ahli Kementerian LHK
Menegur orang-orang yang mengancam akan membunuh gajah liar yang lewat di kebun mereka.
Dia bantah:
"Bukan salah gajahnya, tapi salah kelen bikin kebun di habitat gajah"
Sekarang, beliau sudah jadi Bupati Siak.
Semoga beliau tetap konsisten menjaga satwa yang di lindungi di kabupaten Siak.
Tapi lagaknya kayak yang paling ngerti pertahanan, intelijen, geopolitik, antek asing dan "saya tahu yang biayai demo".
Intelnya sendiri kerjanya nyiram air keras ke sipil.
KAMI TIDAK AKAN LUPA SAUDARA AFFAN DILINDAS RANTIS POLISI,
KAMI TIDAK AKAN LUPA RENO & FARHAN YANG HILANG USAI DEMONSTRASI,
KAMI TIDAK AKAN LUPA POLISI BAYAR MAHASISWA 20 JUTA.
Gue bukan ahli perpajakan
Tapi serius gue bertanya
Kenapa ya buku itu jadi objek pajak?
Padahal, buku itu:
Bukan barang mewah
Bukan barang tersier
Bahkan punya fungsi pendidikan..
Contohnya nih, bacaan seperti fiksi dan novel itu melatih kemampuan imajinasi pembaca..
Atau bacaan populer yang justru membangun kebiasaan membaca.
Nah yang menariknya..
Hanya beberapa buku yang bebas pajak:
- buku agama, kitab suci dan buku pelajaran umum menurut PMK 5/2020.
Di luar itu malah dikenakan pajak. Kenapa ada pembedaan seperti ini?
Padahal, kalau negara serius ingin meningkatkan literasi...
Semua jenis buku jangan dipajakin. Kalau harganya lebih murah, makin banyak yang membeli buku.
Penerbit senang, penulis juga untung (apalagi kalau besaran loyaltinya memihak penulis)
Daripada rakyat asyik nonton video pendek,
Apa ga lebih baik rakyat jadi suka baca buku?
FOTO: ANTARA/Indrianto Eko Suwarso
Lo gatau seberapa jahat org yg nyembelih, as you can see dia cuma kebingungan..
Fyi aja tapir bukan hewan yg agresif SAMA SEKALI, bayangin lo lagi bingung tersesat gatau jalan pulang kerumah lo all alone and the next thing you know lo udh mati ditangan orang jahat.