Esai yg satu ini menawarkan cara lain memaknai Persib; penulisnya menawarkan langkah strategis supaya energi afektif dari tribun bisa digunakan untuk solidaritas antar warga.
Menurutnya, bobotoh perlu beranjak dari objek yg dikelola kapital menjadi subjek yg mandiri.
Pasca Persib juara kemarin, ini artikel yg paling tajam dan strategis yg saya baca. Satu nafas dgn esai "Persib sebagai Belati".