Selalu ada konsekuensi logis dari perilaku yang aku lakukan. Apapun itu. Kalau baik ya baik kalau buruk ya buruk, seperti air dan minyak. Pasti terpisah.
Aku tak harus menurut dan berempati pada emosimu. Selesaikan mendungmu sendiri. Jangan menarik orang lain dengan sengaja hanya untuk memvalidasi segala bentuk emosimu.
Mungkin cinta sedang tak terlihat menarik untuk kaum pas-pasan yang di curangi pejabat publik setiap hari. Upah harian ini tak sanggup membeli cinta yang terlampau mahal dan rumit.
Mau berhasrat sebesar apapun si pria solo itu tetap di batasi kematian. Di pikirannya dia mau hidup berapa abad ya? Ah, usiapun tak sanggup menampung hasrat rakus dia sendiri.