Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL dari Belakang
Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026
Sebuah rangkaian KRL Commuter Line ditabrak dari belakang oleh kereta api jarak jauh, KA Argo Bromo Anggrek, sekitar pukul 21.00 WIB
Innalillahi 🥹
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Khusus Wanita Ringsek
BEKASI – Kecelakaan hebat melibatkan KA Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan menghantam bagian belakang rangkaian KRL yang tengah berada di area stasiun.
Dampak tabrakan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada gerbong belakang KRL yang merupakan area khusus wanita. Dalam rekaman video amatir yang beredar, terlihat bodi kereta ringsek serta kaca-kaca hancur, memicu kepanikan luar biasa di kalangan penumpang yang bergegas menyelamatkan diri.
"Kereta saya ditabrak dari belakang di Stasiun Bekasi Timur. Gerbong wanita hancur semua," ujar salah satu penumpang dalam unggahan video di lokasi kejadian.
Hingga saat ini, petugas dari PT KCI dan keamanan stasiun masih fokus melakukan evakuasi penumpang. Belum ada pernyataan resmi terkait jumlah korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Tim medis sudah disiagakan di peron untuk menangani situasi darurat.
Pihak PT KAI (Persero) tengah melakukan investigasi mendalam untuk memastikan apakah kecelakaan dipicu oleh kegagalan sistem persinyalan pada lokomotif CC 206 13 86 atau adanya faktor kesalahan manusia (human error).
Akibat peristiwa ini, operasional KRL lintas Bekasi/Cikarang lumpuh total. Pengguna jasa transportasi kereta api disarankan beralih ke moda transportasi lain selama proses sterilisasi jalur dilakukan.
Nama Andi Amran Sulaiman
Tempat Lahir:Bone
Tanggal Lahir: 27 April 1968.
Ayah: Andi B. Sulaiman Dahlan Petta Linta, seorang veteran TNI dengan pangkat terakhir bintara (Babinsa).
Ibu: Andi Nurhadi Petta Bau
Berdasarkan data LHKPN :
- Tahun 2014: Saat pertama kali jadi menteri, kekayaannya dilaporkan sekitar Rp330 miliar.
- Tahun 2019: Hartanya tercatat di angka Rp279 miliar.
- Tahun 2025: Melonjak tajam menjadi Rp1,19 triliun
Punya bnayak usaha:
1. Sektor Pertambangan & Industri (Mining)
- PT Tiran Indonesia: Fokus pada penambangan nikel di Konawe Utara.
- PT Tiran Mineral: Bergerak di bidang pertambangan nikel.
- PT Tiran Bombana: Fokus pada tambang emas dan timah hitam.
- PT Konawe Utara Mandiri: Eksplorasi pertambangan di Sulawesi Tenggara.
- PT Global Fero Cemerlang: Unit bisnis yang terkait dengan pengolahan logam atau feronikel.
2. Sektor Retail & Distribusi
- PT Tiran Makassar: Distributor resmi produk Unilever di wilayah Sulawesi.
- CV Empos Tiran: Produsen rodentisida (racun tikus "Tiran") yang menjadi cikal bakal bisnisnya.
- CV Empos: Distributor Semen Tonasa dan bahan bangunan lainnya.
- CV Profita Lestari: Distributor pestisida dan sarana produksi pertanian.
- GulaTa: Merek distribusi Gula Kristal Putih (GKP) untuk wilayah Sulawesi.
3. Sektor Agribisnis & Perkebunan
- PT Tiran Sulawesi: Mengelola perkebunan tebu dan kelapa sawit.
- PT Bahteramas: Pabrik gula yang berlokasi di Konawe Selatan.
- Unit perkebunan di wilayah Gowa, Sulawesi Selatan.Kebun Pattalasang
4. Sektor Energi & Logistik
- PT Amrul Nadin: Mengelola jaringan SPBU percontohan di Maros dan Makassar.
- PT AAS Primatama Logistic: Fokus pada layanan logistik dan rantai pasok.
- PT AAS Transud Indonesia: Unit transportasi udara dan maritim untuk efisiensi distribusi.
- PT Pelayaran Samudera Lamappepening: Layanan transportasi laut untuk pengangkutan komoditas.
5. Properti, Pariwisata & Lainnya
- Hotel Pantai Gapura
- PT Kawasan Industri Tiran: Pengembang kawasan industri terpadu.
- AAS Foundation: Lembaga filantropi yang mengelola kegiatan CSR dan sosial grup.