DAY 2 - BELAJAR SAHAM
“MA (moving average), baca orderbook & tradebook, support resist”
Seperti biasa, ini akan aku buat thread karena akan aku bahas per sub-bab 💖
MOVING AVERAGE (MA)
Kalimat ini tuh sering banget biasanya ditulis anak” saham, nah MA tuh dibagi jadi macem��� ada MA 5,10,20,50,100,200.
Arti dari MA tuh harga rata” nah klo angkanya itu indikasi dari harganya. Jadi klo ada yg bilang MA 5 = harga rata” selama 5 hari kmrn ini, MA 50= harga rata” selama 50 hari saham, dan seterusnya.
Terus, fungsi MA ini buat apa? Simplenya MA ini dipakai buat menunjukkan trend ini dia mau uptrend (saham harganya naik) atau downtrend (saham cenderung harganya turun). Sebagai contoh yg aku bilang di bab sebelumnya. Kalau metode investasi kan ada 3 yaitu : scalping, swing sama invest.
Nah kalau scalping itu acuannya pake ma 5/ma 10
Swing pake ma 20-ma100
Nah klo invest minimal pake ma 200
Cara bacanya gmna ??
Aku coba kasih contoh pake saham BBNI dan bacanya pake aplikasi “naik”
Biasanya, kalau mau cari saham yg uptrend itu pastikan harga saham tersebut diatas harga MA.
Karena aku mau scalping, aku liatnya harga ma5. Harga MA 5 Bbni ini kan 4298, sedangkan harga sahamnya 4390. Dimana harga saham lebih tinggi dari MA 5 berarti bagus untuk scalping (hipotesis 1)
Kalau harga saham kurang dari MA 5 biasanya aku skip dulu 🙏🏻
17 HAL YANG HARUS KAMU LEPASIN
(Mumpung masih awal raya, yuk beresin)
1. Baju yang sudah gak perna dipakai setahun
2. Makeup& skincare kadarluarsa
3. Sepatu yang bikin kaki sakit
4. Alat dapur doble atau gak perna dipakai
5. Foto atau screnshot gak penting
6. Barang rusak yang disimpan "buat diperbaiki"
7. Pakaian dalam, sobek, bolong atau rusak
8. Tupperware tanpa tutup atau sebaliknya
9. Tas belanja yang terlalu banyak
10. Parfum yang kamu udah gak Suk dengan baunya
11. Casan lama yang gak cocok lagi dengan gawaimu
12. Kaca mata lama yang udah gak kepakai
13. Perasaan benci yang Menyiksa jiwa ragamu
14. Perasaan bersalah yang masih terus kamu bawa
15. Pertemanan yang selalu Membawa energi negatif
16. Pacar yang tidak menghargai dan mendukung
17. Pemimpin pembohong yang dzolim
Guys gw mau cerita tentang sesuatu yang jarang dibahas secara serius.
BJ Habibie menjabat presiden cuma 17 bulan.
Dan banyak orang mengenang dia cuma sebagai ilmuwan pesawat terbang yang romantis sama Ainun.
Padahal dia melakukan sesuatu yang secara ekonomi hampir tidak masuk akal.
Waktu Habibie naik jadi presiden Mei 1998 kondisi Indonesia sudah dalam kondisi kritis total.
Rupiah di angka Rp16.800 per dolar.
Seperempat rakyat Indonesia di bawah garis kemiskinan.
Bank-bank kolaps.
Orang antri panjang untuk tarik uang karena takut banknya tutup besok.
Perusahaan-perusahaan bangkrut karena utang dolarnya tiba-tiba membengkak seiring rupiah jatuh.
Dan dunia internasional tidak percaya sama Indonesia sama sekali.
Dalam 17 bulan Habibie balik rupiah dari Rp16.800 ke Rp7.000-an.
Hampir setengahnya.
Dalam waktu kurang dari dua tahun.
Gimana caranya?
Pertama dia beresin perbankan duluan.
Karena dia paham tidak ada kepercayaan ekonomi yang bisa dibangun kalau sistemnya sakit.
Bank-bank yang masih bisa diselamatkan direstrukturisasi.
Yang sudah terlalu parah ditutup.
Dan dari proses ini lahir Bank Mandiri gabungan empat bank pemerintah bermasalah yang sekarang jadi salah satu bank terbesar Indonesia.
BCA juga diselamatkan di era ini sebelum akhirnya dibeli konsorsium yang di dalamnya ada Grup Djarum.
Kedua dia pisahkan Bank Indonesia dari pemerintah. Ini krusial.
Karena selama BI masih bisa disetir presiden investor asing tidak akan percaya bahwa kebijakan moneter Indonesia itu serius dan independen.
Habibie undangkan itu tahun 1999.
Untuk pertama kali dalam sejarah Indonesia bank sentral benar-benar independen secara hukum.
Ketiga dia negosiasi dengan IMF dan dapat pinjaman 43 miliar dolar.
Tapi yang menarik dia tidak sepenuhnya nurut sama IMF.
IMF minta subsidi BBM dan listrik dicabut. Habibie menolak tegas.
Alasannya sederhana di tengah krisis yang sudah sepedas ini, kalau subsidi dicabut sekarang yang hancur adalah daya beli rakyat paling bawah. Dan tanpa daya beli ekonomi tidak akan pulih dari akar rumput.
Itu keputusan yang butuh nyali. Karena menolak syarat IMF waktu itu bukan hal yang gampang secara politik.
Keempat dia stabilkan politik.
Karena investor asing tidak akan masuk ke negara yang kondisi politiknya kacau. Habibie bebasan pers. Izinkan pemilu 1999. Lahirkan undang-undang partai politik yang mengakhiri monopoli Golkar selama 32 tahun.
Dan kelima dia selamatkan sektor swasta strategis. Astra hampir kolaps waktu itu karena beban utang dolar yang membengkak. Sinar Mas juga sama. Habibie intervensi lewat BPPN dan program restrukturisasi utang. Perusahaan-perusahaan itu berhasil diselamatkan dan sekarang masih jadi pemain besar di ekonomi Indonesia.
Dan utang IMF yang dia ambil itu lunas lebih cepat dari jadwal. Dilunasi di era SBY tahun 2006.
Gw cerita ini bukan untuk nostalgia.
Tapi karena sekarang rupiah lagi di Rp17.000-an. Defisit APBN hampir jebol. Harga minyak naik karena perang Iran. Dan banyak orang bingung mau pegang apa.
Habibie membuktikan bahwa kondisi yang kelihatannya tidak mungkin diperbaiki bisa diperbaiki. Tapi dengan syarat keputusannya diambil berdasarkan data dan logika. Bukan gengsi. Bukan pencitraan. Bukan ketakutan dikritik.
Dan yang paling penting dia tahu mana yang harus diselesaikan duluan sebelum yang lain.
Guys Feri Amsari baru saja bilang sesuatu yang perlu lebih banyak orang Indonesia dengar soal Board of Peace.
Dan ini bukan soal perasaan pro Palestina atau pro Amerika.
Ini soal hukum yang sangat konkret.
Indonesia join Board of Peace tanpa persetujuan DPR.
Pasal 11 Undang-Undang Dasar sudah sangat jelas. Presiden mau buat perjanjian soal perang, perdamaian, atau perjanjian internasional apapun harus minta persetujuan DPR dulu sebelum pergi.
Dan setelah pulang — harus diratifikasi DPR dalam bentuk undang-undang.
Dua-duanya tidak dilakukan.
DPR mengaku masih reses.
Sementara Presiden sudah tanda tangan.
Sudah komitmen kirim 8.000 prajurit TNI ke Gaza. Dan belum ada penjelasan yang jelas soal apa manfaatnya bagi Indonesia.
Feri bilang ini bukan pertama kali.
Hari pertama kabinet dilantik saja Seskab Teddy dilantik tanpa berhenti dari TNI aktif.
Padahal undang-undang TNI tidak mencantumkan sekretaris kabinet sebagai jabatan sipil yang boleh diisi TNI aktif.
Hari pertama sudah langgar undang-undang.
Jadi ini bukan anomali.
Ini pola.
Dan soal 8.000 prajurit yang mau dikirim ini yang paling gw catat dari Feri.
Palestina sendiri sudah bilang jangan kirim pasukan. Tapi Indonesia tetap jalan. Untuk apa? Feri khawatir prajurit kita dijadikan pasukan darat tameng kepentingan Amerika dan Israel sementara perangnya sendiri sudah pakai drone dan teknologi. Yang kena duluan justru manusia di lapangan.
Dan biayanya pakai uang siapa? Nyawanya milik siapa?
Soal argumen ekonomi yang sering dipakai untuk membela keputusan join BOP bahwa kita bisa dapat tarif 0 persen dari Amerika Feri kasih konteks yang menarik.
Mahkamah Agung Amerika sendiri sudah putuskan bahwa Trump tidak boleh tentukan tarif dagang tanpa persetujuan Senat. Artinya tarif yang dijanjikan itu fondasinya sudah digugurkan pengadilan tertinggi Amerika. Dan Trump tetap jalan seenaknya.
Jadi kita berikan konstitusi kita untuk perjanjian dengan orang yang pengadilannya sendiri bilang dia tidak berwenang buat perjanjian itu.
Feri simpulkan dengan satu kalimat yang gw rasa paling jujur.
Ini adalah hari yang gelap untuk konstitusi bangsa ini.
Bukan karena Indonesia tidak boleh punya kepentingan ekonomi. Bukan karena bergaul dengan Amerika itu salah. Tapi karena ketika Presiden sendiri tidak patuh pada konstitusinya dan tidak ada yang bisa mengawasi karena DPR koalisinya satu suara yang hilang bukan cuma prosedur.
Yang hilang adalah jaminan bahwa keputusan sebesar ini yang menyangkut nyawa prajurit dan posisi Indonesia di dunia diambil dengan akuntabilitas yang seharusnya.
BREAKING: Russia sends 13 tons medical aid to Iran, making it the first country to send aid to Iran since the war began.
The shipment was sent on orders from President Vladimir Putin.