@JajangRidwan19 peraturan paling dasar dalam berinternet
Don't believe everything you see on internet
always double check, triple check, etc
-Senior Netizen-
@MichaelAseppp@JBaihaqi@daoistrandeng@gastronusa ini yg bikin tanaman padi lebih populer, karena pemakaian nya lebih versatile
beras dimasak jadi nasi, dan nasi dipakai jadi nasgor, naspad, naskun, dll,
dimasak jadi bubur juga bisa,
dibikin tepung beras bisa jadi variasi makanan/jajanan juga bisa,
nasi sisa diolah jadi krupuk
@akuhanyaaku24 showing authority
mr qiuqiu ini tipikal pejabat merasa dia punya kuasa,
lupa kalo yg dihadapan dia itu generasi yg berbeda dgn generasi dia ๐คฃ
@JokoHQ 3x pilpres, 15 tahun, dikasih waktu melihat kepemimpinan dia,
eh malah akhirnya didukung ๐คฃ
bahkan sekelas pak Jokowi aja bisa salah menilai kapasitas seorang Prabowo
@txtdrstoryWA faktor jarak antar sekolah terlalu padat jg,
di Sleman sisi utara, dalam satu ruas jalan lurus sepanjang 2km aja ada 4 SD
3 SD siswa ngga full, yg 1 cuma menerima 3 siswa tahun ini
belum lagi kalo ditarik ke daerah Pakem, yg sekolah2 banyak menumpuk dalam radius 1km
@OjolFreeelance@LambeSahamjja Ya kan ngga jadi 6jt lagi
Itu nominal jika mengelola 3000porsi
Kalo banyak yg cabut dr penerima MBG, misalnya cuma sisa 1000porsi, ya dapat cuma 2jt
Ditambah lagi, alokasi anggaran ke SPPG jg akan berkurang sesuai jumlah porsi yg diproduksi
@kcckkans@Rifkyprass sering kok kukasih ke anakku alternatif karbo
anakku ngga banyak karbo, kalopun karbo ngga melulu harus nasi
ada mie, ada frenchfries, ada potato wedges
@tekarok007 yaudah gini deh,
coba kasih uang cash aja ke ortu murid, masing2 15rb
trus ortu dibebaskan membeli menu makanan yg dijajakan Superindo vs SPPG di sekolah
para ortu kira2 akan beli yg mana?
@ardi_tama1@sicupuh dgn pegang DKI 1, setidaknya posisi cawapres 2029 terbuka lebar
makanya parpol lain kemaren gerah sama posisi abu2 PDIP periode ini
mereka khawatir slot RI2 partai mereka semakin terkesampingkan
@ardi_tama1@sicupuh makanya aku menilai, 2024 kemaren PDIP lepas jateng dan all out di DKI ya karena ini, exposure media pemimpin DKI vs pemimpin Jateng beda
terlihat Anies hampir tiap hari masuk berita nasional, sementara Ganjar cuma sesekali dalam seminggu