Salut buat DIY (Daerah Istimewa Yogyakarta)...!
Terus tumbuhkan rasa kebangsaan bangsa INDONESIA, dengan bahasa INDONESIA, bendera INDONESIA dan lagu kebangsaan INDONESIA RAYA.
Bravo, Sri Sultan Hamengkubowono X 🇮🇩
@humas_jogja@kominfodiy
Ikuti perbincangan bersama @vick_blues dalam Live Duo Talks kali ini, yang akan dipandu oleh @jpaays
Hari: Rabu 17 Juni 2020
Jam: 20.00 WIB
di IG Hahae Community.
Mari Basudara samua, dukung katong dengan bergabung dan ikut memberi komen saat Live Duo Talks katong berlangsung!
Turut Berduka Cita atas berpulangnya Musisi Legendaris yang selama ini menjadi panutan bagi katong anak-anak Maluku dalam bermusik, Om Benny Likumahuwa. Semoga Keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan penghiburan dalam masa sulit ini.
Minal Aidin Wal Faidzin. Selamat Merayakan Hari Kemenangan untuk Basudara samua yang merayakan. Biarlah cinta kasih, kesehatan, perdamaian dan kemakmuran selalu menaungi katong samua. Mohon maaf lahir dan batin.
Biarlah peringatan Kenaikan Yesus Kristus ini mengingatkan setiap kita untuk selalu menaikkan level iman, pengharapan dan kasih kita terhadap Tuhan, sesama manusia dan diri sendiri. Tete Manis mrmberkati basudara samua!
Mari basudara....
Mari singkirkan setiap perbedaan diantara katong.
Mari bangkitkan semangat untuk saling mendukung satu deng yang lain.
Mari berkarya dengan tujuan meninggalkan warisan bagi katong pung anak cucu di masa depan.
Katong seng pernah lupa waktu-waktu dimana bung Glenn beberapa kali melibatkan Hahae sebagai komunitas dalam beberapa project musiknya.
Walau bung Glenn su seng ada lai, namun karyanya dan semangatnya akan selalu ada di katong pung hati.
Hari ini adalah tepat 40 hari bung Glenn pergi meninggalkan katong samua.
Katong seng pernah lupa apa yang bung Glenn sudah lakukan untuk selalu mendukung karya anak-anak Maluku.
Mari basudara, katong lanjutkan semangat perjuangan Kapitan Pattimura yang pantang menyerah memperjuangkan Maluku.
Mari berjuang dengan cara melakukan yang terbaik lewat talenta yang sudah Tuhan percayakan par katong masing-masing
Hingga masa kini tradisi perayaan Hari Pattimura di Maluku, dirayakan dengan cara orang-orang tertentu harus mengambil api di Gunung Saniri.
Mereka akan menari Cakalele bersama sampai masuk di lapangan Merdeka Ambon, dekat Patung Pattimura.
Diceritakan bahwa saat itu rakyat dengan beberapa kapitan di Gunung Saniri sepakat mengangkat Thomas Matulessy atau yang digelari kapitan Pattimura sebagai pemimpin penyerbuan itu.