Jika ingin memuja-memuji, layaknya etika memang harus dengan gestur yg rendah diri. Pun jika memanjatkan permintaan, perlunya gestur diri yg tegap, steril, dan ternormalisir.
Mungkin begitulah kiranya. Kurang lebihnya, walLãhu a'lamu bish showãb wal ma'ãb..
#JumatBerkah
Dalam ibadah Sholat, terdapat gerakan tegak dan gerakan merunduk.
Yg terkandung pada gerakan merunduk, adalah bacaan "pujian" (kepada Allah); sedangkan pada gerakan tegak, yg terkandung adalah bacaan "Do'a".
#JumatBerkah#JumuahMubarokah
Tidak perlu nunggu Indonesia melaju final atau pun kompetisi tinggi.
Mau olah raganya apa, laganya apa, kompetisinya apa. Bagiku, nama "INDONESIA" sendiri itu tidak pantas dijadikan taruhan.
Hai Pemkab, yuk mulai sering2 apresiasi kepada talenta lokal!
Seperti Pratama Arhan yg telah banggain negeri. Misal dengan 'contoh' kecil seperti ini.
Mengharap juga dukungan dari seluruh elemen masyarakat Indonesia, untuk menggugah semangat mereka.
cc: @AriefRohman_838@PSSI
Dalam percakapan, ketika seseorang loading saat mendengarkan, seringnya menyahut dengan kata "HAA?/ HMMM?/ APA?" dulu untuk mengulang kalimat.
Kebanyakan, orang yang saya temui adalah orang yang akulturasi bicaranya kurang jelas.
Apakah sama?
@scorpyheru @AriefRohman_838@PSSI Bagi saya, tdk harus menunggu berperingkat tinggi/ juara dulu sih bang.
Utk mendukung talenta yg berkompetensi, selain pemberian dlm bentuk nilai, bentuk kecil spt "ucapan apresiasi" juga tak kalah berharganya, sbg pupuk semangat berprosesnya hingga membuahkan hasil yg lebih baik
@Rifah_04@AriefRohman_838@PSSI Enggak sih.., Saya hanya menyalurkan aspirasi, sebagai masukan kepada bupati saya.
Kalau memerhatikan redaksi, di situ saya juga menyertakan kalimat "misal dengan 'contoh' seperti ini."
@_Krisnant @AriefRohman_838@PSSI Saya mendukung penuh tentang copyright, meskipun tidak mengetahui sepenuhnya.
Kalau tujuan saya sih cuma menyindir politisi elite, menyalurkan aspirasi, dan just for fun, mas. Tidak ada tujuan komersial. Kira2 tetap kena copyright nggak mas?
@a_wdevil @AriefRohman_838@PSSI Betul. Menurutku, selain dukungan fasilitas -sebagai pengembangan dari potensi & bakat- para talenta pun (sebenarnya) juga membutuhkan "apresiasi" sebagai booster psikis dan mentalnya.