orang indo bukan, kenal juga nggak, masih aja dapet komentar homophobic DAN ableist begini. masih mau ngomong "dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung"?
Di penghujung 2023, viral momen Prabowo menyindir obrolan soal etika dari rival politiknya (Anies Baswedan) dengan lontaran kasar "Ndasmu etik!" di sebuah forum internal partai.
Parahnya, pihak jubir justru mengklaim kalau ucapan itu cuma lelucon biasa.
Ini fatal banget. Etika itu fondasi dasar bernegara. Ketika seorang pemimpin tertinggi terang-terangan merendahkan konsep etika dan menjadikannya bahan tertawaan, itu udah tanda-tanda sih seolah:
"Ngapain mikirin etika dan moralitas kalau lo punya kekuasaan?"
Dan mengingat gaya komunikasi Prabowo yang meledak-ledak dan kadang ambigu, elit di sekitarnya seperti Wamen Fahri Hamzah sampai harus pasang badan dengan meminta publik, "Jangan diambil personal".
https://t.co/gearUVQLKG
Pakar hukum tata negara Feri Amsari langsung nge-ulti balik narasi ini, "Aneh jadinya kalau kita diminta mengerti Presiden, bukan Presiden yang mengerti kita".
https://t.co/psD4y0f6YG
โEMANG GUE PIKIRIN!!โ
Sebuah pernyataan paling dongo yg pernah gw dengar dari seorang pemimpin. Gila. Kayak percuma pada demo, kritik, percuma.. kaga dipikirin. ๐
Saya setuju dengan upaya penyediaan layanan bimbingan dan rehabilitasi yang profesional. Tugas kita bersama adalah merangkul, mengedukasi, dan memulihkan secara komprehensif, bukan mengucilkan. Namun, secara medis yang dipulihkan adalah gangguan psikologis dan penyimpangan perilaku seksualnya bukan mengubah orientasi.
Maaf izin tidak setuju kali ini dengan video sejawat tersebut.
โBarangsiapa menasehati saudaranya dengan sembunyi-sembunyi, berarti ia telah menasehati dan mengindahkannya. Barangsiapa menasehati dengan terang-terangan, berarti ia telah mempermalukan dan memburukkannya.โ
Mempermalukan orang lain di depan umum, termasuk dengan membagikan di media sosial, memiliki dampak negatif yang signifikan pada kesehatan psikologis dan fisik korban. ๐๐ป๐ถ ๐๐ฒ๐ฟ๐บ๐ฎ๐๐๐ธ ๐ฏ๐ฒ๐ป๐๐๐ธ ๐ฝ๐๐ฏ๐น๐ถ๐ฐ ๐ต๐๐บ๐ถ๐น๐ถ๐ฎ๐๐ถ๐ผ๐ป ๐ฎ๐๐ฎ๐ ๐ผ๐ป๐น๐ถ๐ป๐ฒ ๐๐ต๐ฎ๐บ๐ถ๐ป๐ด.
Studi meta-analisis sistematis yang menganalisis 33 studi dengan total 40.468 partisipan menemukan bahwa ๐ผ๐ฟ๐ฎ๐ป๐ด ๐๐ฎ๐ป๐ด ๐บ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐น๐ฎ๐บ๐ถ ๐ฝ๐๐ฏ๐น๐ถ๐ฐ ๐ต๐๐บ๐ถ๐น๐ถ๐ฎ๐๐ถ๐ผ๐ป ๐ต๐ฎ๐บ๐ฝ๐ถ๐ฟ ๐ฑ๐๐ฎ ๐ธ๐ฎ๐น๐ถ ๐น๐ถ๐ฝ๐ฎ๐ ๐น๐ฒ๐ฏ๐ถ๐ต ๐ฏ๐ฒ๐ฟ๐ถ๐๐ถ๐ธ๐ผ ๐บ๐ฒ๐ป๐ด๐ฎ๐น๐ฎ๐บ๐ถ ๐บ๐ฎ๐๐ฎ๐น๐ฎ๐ต ๐ธ๐ฒ๐๐ฒ๐ต๐ฎ๐๐ฎ๐ป ๐บ๐ฒ๐ป๐๐ฎ๐น.
Pada konteks media sosial berupa online shaming, dampaknya sering lebih parah karena audiens sangat besar, konten permanen, dan sulit dihapus.
Sumber:
Li (2024). Prevalence of experiencing public humiliation and its effects on victimsโ mental health: A systematic review and meta-analysis.