@abu_waras Petani Indonesia itu banyak, beri mereka pupuk murah, harga stabil, berantas tengkulak tengkulak yang permainkan harga. Pasti petani senang nanam tanaman pangan, bisa swasembada
PENYAKIT SERIUS YANG DIMULAI DENGAN GEJALA SEDERHANA
1. penyakit ginjal – mata bengkak di pagi hari
2. kanker paru-paru – perubahan suara yang terus-menerus
3. penyakit parkinson – tulisan tangan menjadi lebih kecil
4. diabetes – selalu merasa haus
5. ketidakseimbangan tiroid – rambut rontok dari alis
6. penyakit hati – perut kembung setelah makan
7. kanker kolon – tinja yang lebih tipis
8. penyakit jantung – sesak napas saat menaiki tangga
9. penyakit alzheimer – sering salah menaruh barang
10. kanker pankreas – nyeri perut yang tidak dapat dijelaskan
11. kelelahan terus-menerus – bisa menandakan anemia
12. penurunan berat badan mendadak – bisa menunjukkan ketidakseimbangan metabolisme
Alih-alih memberikan tangannya untuk dijabat dan dikecup bolak-balik seperti halnya petinggi agama, ustadz salafi ini (malah) memberikan nasihat yang indah untuk kita simak.
Barakallahu fiik @ustadzsyafiq Basalamah
Ada rutinitas ‘aneh’ menjelang Ramadhan, Syawal (Idul Fitri), dan atau Idul Adha. Dimana umat Islam di Indonesia bahkan di dunia memasuki fase berulang yang penuh ketidakpastian. Grup WhatsApp ramai, Facebook dan media sosial pun ikut gaduh penuh perdebatan. Yaitu, perdebatan klasik berulang: jadi puasanya kapan? Lebarannya hari apa?
Bahkan di era AI saat ini, umat masih harus menunggu malam hari H-1. Menunggu kepastian dari sidang isbat, rukyat, atau pengumuman yang kadang berbeda satu sama lainnya.
Padahal dunia modern saat ini justru dibangun di atas kepastian. Masyarakat global membutuhkan kalender yang akurat. Maskapai penerbangan tak bisa berkata, “Kita lihat hilal dulu baru tentukan jadwal.” Bursa saham tak bisa menunggu rukyat. Dunia pendidikan, industri, dan birokrasi berjalan dengan sistem waktu yang terukur, konsisten, dan ilmiah.
Di tengah realitas itu, gagasan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) dari Muhammadiyah muncul sebagai tawaran solusi. Sebuah ikhtiar menyatukan penanggalan umat Islam secara global berbasis perhitungan astronomi yang akurat. Namun seperti banyak gagasan pembaruan dalam sejarah, KHGT tentu tidak datang tanpa pro-kontra. Menariknya, kita bisa melihat di masa lampu pertarungan pro-kontra semacam ini, déjà vu.
Artikel ini telah tayang di https://t.co/XH2nvFvr1s dengan judul: Pro-Kontra KHGT: Semua Akan Muhammadiyah pada Waktunya.
#Muhammadiyah #KHGT