@__LOVE_AG4EVER Menetapkan seseorang sebagai tersangka bukan berarti setiap kebijakan yang diambil otomatis merupakan tindak pidana. Diskresi dalam pemerintahan memiliki dasar hukum dan harus dinilai berdasarkan fakta, bukan asumsi.
HUKUM KITA TAJAM KE SIAPA, TUMPUL KE SIAPA?
Ada kasus dengan barang bukti yang jelas ➡️ tetap santai.
Ada yang belum terbukti menerima aliran dana ➡️ langsung diseret.
Publik bukan bodoh. Rakyat bisa melihat, membandingkan, dan menilai sendiri. Kalau perlakuan hukum berbeda, wajar jika muncul pertanyaan: di mana keadilan?
" FAKTA VS OPINI "
Gus Yaqut
Diserang isu, Prestasi gak bisa dihapus .
✅Kemenag dibawah Gus Yaqut raih banyak Penghargaan Nasional.
✅Reformasi birokrasi, layanan Publik hingga digitalisasi meningkat.
✅Indeks Kepuasaan Jamaah Haji meningkat bahkan masuk katagori sangat memuaskan.
Indonesia baru2 ini mendirikan (dan ikut memimpin) organisasi #KerjasamaAI global bersama China, Rusia, Brazil dll u/ tata kelola, pengembangan teknologi & penerapan AI (Akal Imitasi) dunia. 1 lompatan strategis menjemput masa depan! https://t.co/P2ffWAcctA
@budimandjatmiko Kolaborasi lintas negara melalui #KerjasamaAI membuka ruang berbagi pengetahuan dan mempercepat pengembangan teknologi yang bermanfaat
Coba berhenti sejenak dan lihat persoalannya dengan jernih. Rumah Gus Yaqut digeledah, tetapi yang ditemukan hanya dokumen dan barang elektronik. Tidak ada uang miliaran, emas, mobil mewah, atau tanah. Lalu mengapa ketika nama Gus Yaqut disebut, publik justru disuguhi angka penyitaan aset yang fantastis?
@__LOVE_AG4EVER Kalau memang yang ditemukan saat penggeledahan hanya dokumen dan barang elektronik, publik tentu berhak mengetahui konteks angka penyitaan aset yang diberitakan.
@budimandjatmiko Realita kadang jauh lebih mengejutkan daripada dongeng. Dari sebuah foto sederhana lahirlah kisah yang dikenang jutaan pecinta sepak bola.
Miris PK Nikita Mirzani diTolak😭
Kalau ada yang patut dicatat dari kasus ini, salah satunya adalah publik jadi lebih kritis terhadap praktik rebranding skincare dengan selisih harga yang sangat tinggi. Konon ada Skincare asal China seharga Rp 14.000 diganti kemasan jadi harga Rp 250.000, nah masyarakat jadi "Melek" karena Nikita Mirzani.
Kini PK Nikita Mirzani ditolak dan ia bahkan dijerat UU TPPU. Publik tentu berhak bertanya, apakah seluruh proses ini sudah benar-benar memenuhi rasa keadilan?
Terlepas suka atau tidak pada Nikita Mirzani, banyak orang merasa kasus ini memunculkan kesadaran publik soal transparansi bisnis skincare. Ketika PK ditolak dan jerat UU TPPU ikut dikenakan, wajar jika muncul pertanyaan: apakah penegakan hukum sudah berjalan secara proporsional dan menghadirkan rasa keadilan?
Apakah ada kekuatan yang menggulang & ingin melenyapkan Nikita Mirzani ..??
@__LOVE_AG4EVER Mari hormati proses hukum yang sedang berjalan sambil tetap berharap setiap keputusan benar-benar mencerminkan keadilan, objektivitas, dan kepentingan masyarakat
QUE VIVA, ESPAÑA! Tim bola Spanyol ini seperti keris: meliuk2 di tengah dan tajam di ujung... Inilah 3 alasan kenapa sepak bola Spanyol berbeda => https://t.co/ix78jGXgdE
@budimandjatmiko Permainan Spanyol enak ditonton sekaligus efektif. Rapi saat menyerang, kokoh saat bertahan. Prediksi saya, La Roja akan membawa pulang trofi Piala Dunia 2026.