Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, O.S.C., yang juga Uskup Bandung buka suara terkait pegawai @BNI yg maling uang umat Katolik Paroki Aek Nabara - Sumut. Sebentar lagi sampai ke telinga Kardinal Ignatius Suharyo & Paus Leo IV. Mohon @bumn_idn@BNI segera kembalikan uang tersebut🙏
⚠️TRIGGER WARNING⚠️
Trauma karena dihajar senior , seorang MABA memilih berhenti kuliah.
si paling Senior gondrong Vokasi D3 Teknik Mesin tersebut sudah dilaporkan ke pihak kampus namun tak ada respon, akhirnya Korban Mengadu ke Netizen.
Selama ini, jalur viral kerap dianggap sebagai cara paling efektif dan paling cepat untuk mencari keadilan.
Ketika prosedur formal terasa lambat, berbelit, atau bahkan tak memberi kepastian, masyarakat memilih membawa persoalan ke ruang publik, karena tekanan opini massa sering kali lebih ampuh menggerakkan respons daripada laporan yang tertahan di meja birokrasi.
Fenomena ini menjadi cermin bahwa kepercayaan publik terhadap mekanisme penyelesaian resmi sedang diuji, ketika keadilan terasa sulit dijangkau lewat jalur yang semestinya, maka suara ramai di ruang digital berubah menjadi "pengadilan pertama" sebelum institusi bergerak.
Namun idealnya, keadilan tidak perlu menunggu viral untuk ditegakkan, karena hukum seharusnya bekerja atas dasar kebenaran, bukan atas dasar seberapa ramai suatu kasus diperbincangkan.
@Anak__Ogi@DivHumas_Polri Untuk membantu tugas polisi, ini screenshot wajah makhluk pemalas berkaki dua. Tolong segera ditindak dgn terukur. Patut dicurigai kl dia akan melawan dan membahayakan petugas saat akan diamankan. Layak dibolongi ke-2 kakinya, dan juga dahinya.
Wajahnya jelas min @DivHumas_Polri 😡
Aksi nekat oknum diduga melakukan int!midasi terhadap warung Aceh di Jl. Medan-Binjai, Simpang Paya Geli, Mencirim, Minggu (12/4/2026).
Permintaan uang sebesar Rp250 ribu yang disebut untuk iuran beberapa bulan ditolak pemilik usaha. Penolakan tersebut memicu keributan hingga oknum mencoba melakukan pemb4k4ran menggunakan botol berisi b3nsin.
Beruntung, warga sekitar sigap dan berhasil menggagalkan aksi tersebut sebelum terjadi kebakaran lebih besar.
Kejadian ini menambah keresahan masyarakat. Diharapkan pihak berwajib segera menindak tegas agar tidak terulang kembali.
ikut investasi kagak, beli lahan kagak, mikirin resiko bisnis juga kagak
bisanya cuma demo, ini lagi rame di kota gue
jukir liar bawa-bawa tameng "warga lokal" padahal banyakan ormas lagi protes di Gacoan
sabtu, 11 april 2026
> Gacoan mau upgrade ke e-parking
> operasional diserahkan ke vendor
> alasannya biar lebih rapi dan profesional
kenapa langsung ditolak
> takut pendapatan harian turun
> takut nggak direkrut vendor baru
> maunya tetap kelola sendiri, tanpa vendor dari luar
mediasi
> Gacoan udah coba duduk bareng
> jamin nggak ada PHK
> tetep nggak ada kata sepakat
sabtu siang
> puluhan massa turun ke lokasi parkiran
> akses masuk pengunjung diblokade fisik
> Polres Pekalongan Kota + Kodim diterjunkan (tapi diem doang wkwk)
sekarang
> jukir bilang bakal terus kawal sampe tuntutan dipenuhi
> Gacoan bilang pintu mediasi masih terbuka
> status: deadlock
yang bayar pajak, ikut regulasi, dan mau upgrade sistem, malah yang disandera.
disini tukang parkir tuh kek buanyak banget, dan nggak jarang gue suka ribut karena bukan parkir lagi tapi malak doang
ditempat kalian banyak tukang parkir nggak?
Mediasi buntu, jukir liar duduki gacoan Pekalongan.
Mediasi yg dilakukan manajemen Gacoan Pekalongan di jln. Imam Bonjol dengan jukir liar berakhir buntu. Jukir liar tetap menolak adanya sistem parkir yg dikelola vendor.
Negara takut preman, parcok cuma jadi pajangan disitu.
Cekcok jukir liar dengan pengendara karena tidak mau terima dikasih goceng tapi diminta karcis parkir kaga ada.
Kejadian di kawasan belakang balok Kota Bukittinggi.
Bukan masalah piti, caronyo dak lamak.
Ya udah viralin aja muka gantengnya nih preman.
Dishub mana dishub?
Ngurus izin selalu dipersulit, bahkan ada gereja yang sudah punya izin pun tetap ditolak. Berbanding terbalik dengan asrama ponpes yang ga punya IMB, pas ambruk alih-alih pimpinannya dijadikan tersangka karena memakan korban jiwa, tapi nyatanya malah dibangun ulang pakai APBN.
Sudah sgt biasa bagi umat Kristen selalu berdoa atas berkah yg dikasih Tuhan, doa sebelum makan, doa sebelum berkegiatan, doa sebelum bekerja
Kali ini di kawasan wisata The Nice Playground, Sawangan, Minahasa, Sulut, pengelola intoleran larang pengunjung Kristen berdoa di lokasi
Terkait pembubaran ibadah non-muslim yg masih terjadi.
Setuju kah kalian jika
Menteri Agama
Menteri HAM
Disebut tak berguna?
@Kemenag_RI@NataliusPigai2
Tidak semua umat Muslim mendukung tindakan pembubaran ibadah umat Kristen secara sepihak oleh tokoh agama maupun pemerintah daerah. Sikap diam dari Presiden Prabowo, dapat ditafsirkan kurangnya simpati terhadap kebebasan beribadah bagi semua warga.
Source: IG Salsabila Anugrah
DI TANGERANG NEGARA SEGEL GEREJA.
Mereka membubarkan orang yang sedang berdoa — lalu meminta agar kasusnya jangan dibesar-besarkan demi menjaga nama baik toleransi negeri ini.
Ironi terbesar dalam sejarah munafik.
Jumat Agung, 3 April 2026. Hari yang bagi jutaan umat Kristen di seluruh dunia adalah momen paling sakral dalam iman mereka. Tetapi di Teluknaga, Kabupaten Tangerang, jemaat Gereja POUK Tesalonika tidak bisa menyelesaikan ibadahnya. Satpol PP — aparatur negara yang digaji rakyat — ikut ambil bagian dalam penyegelan itu. Bukan preman. Bukan massa liar. Tapi negara.
Dan setelah itu, para pelaku meminta agar kejadian ini tidak dibesar-besarkan. Karena katanya - Indonesia dikenal toleran.
Inilah puncak kemunafikan itu.
Toleransi di negeri ini sudah lama berfungsi bukan sebagai nilai, melainkan sebagai jimat. Diucapkan terus-menerus untuk membius kaum minoritas agar tetap diam, tetap sabar, tetap percaya. Sementara intoleransi terjadi berulang-ulang, negara hadir bukan sebagai pelindung — tetapi sebagai peserta.
Pemerintah sibuk bicara perdamaian Timur Tengah di panggung internasional. Sementara di dalam negeri sendiri, warga negaranya tidak bisa berdoa dengan tenang di hari paling suci mereka.
Ini bukan kesalahpahaman. Ini bukan insiden kecil. Ini adalah cermin dari sebuah negara yang belum jujur kepada dirinya sendiri.
Jangan tunggu pernyataan "ini hanya kesalahpahaman" yang sudah bisa kita hafalkan sebelum diucapkan. Kita tahu skenarionya. Kita hafal naskahnya. Dan kita muak.
Negara yang benar bukan hanya yang bisa mengucapkan toleransi — tetapi yang berani menegakkannya bahkan ketika itu tidak populer.
Suarakan ini.
Jangan biarkan keheningan kita menjadi persetujuan kita.
Setelah dibubarkan ibadah Jum'at Agung, massa Islam mengajak pemerintah (Satpol PP) merusak tempat yayasan tsb di Tangerang
Satu pesan utk Prabowo:
"An🌙ing❕"
SUDAH DIVIRALKAN, TAPI TETAP DIBIARKAN?
WARGA SIDOARJO TURUN TANGAN TAMBAL JALAN PAKAI UANG PRIBADI!
Resah, kesal, capek nunggu. Banyak jalan berlubang di wilayah Sidoarjo ini sudah berkali-kali diviralkan warga.
Foto, video, keluhan… semua sudah beredar di media sosial. Tapi respon tak kunjung datang. Akhirnya, puluhan warga memilih bergerak sendiri.
Dengan patungan dan merogoh kocek pribadi, mereka membeli material dan menambal aspal yang rusak.
Bukan karena mereka kontraktor. Bukan karena itu tugas mereka. Tapi karena sudah terlalu sering pengendara hampir terjatuh, motor oleng, bahkan mobil rusak akibat lubang yang tak kunjung diperbaiki.
Sc: ini_surabaya