Ga sampe Rp50k udah bisa island hopping di 3 pulau! Sini gue spill capt ๐โจ
Menjelang long weekend, gue mau spill liburan murah meriah di sekitar Jakarta nih capt.
Masa iya cuma modal 49 ribu doang udah bisa keliling 3 pulau sekaligus dalam sehari?
Pas awal denger gue juga mikir ini too good to be true, tapi gue dah cobain 2x dan beneran worth it capt!
Oiya, ini worth juga kalau lo bawa bocil, aman dan dijamin bocil lo seneng capt! (1/8)
Indonesia was once seen as a darling of investors. But fears of corruption and policy missteps are raising concerns about the countryโs economic future
https://t.co/Himk6JYfLr
Dia dokter spesialis anak. 10 tahun praktek di RS besar. Sehari bisa ketemu 20-30 anak dngan berbagai kondisi
Suatu hari ngopi bareng, ku tanya iseng:
"Lo bisa bedain gak anak yang ortunya suka ikut meledak waktu anaknya tantrum?"
"Bisa. Dengan sangat jelas." sambil dia sruput kopi siang itu
"Dari mana?" tanyaku
"Dari cara anak itu masuk ruangan. Dari cara dia duduk. Dari cara dia respons waktu ku angkat suara sedikit untuk ngetes."
wow bener2 ke scan ya.
Musim yang istimewa telah dilalui bersama. Walaupun singkat, namun kehadiranmu berhasil membawa satu piala. Terima kasih telah menjadi bagian dari #PERSIB ๐
Merci beaucoup, Layvin Kurzawa ๐ซ๐ท๐
#WeArePERSIB
Animasi peta seluruh perjalanan Prabowo:
- 26 kali perjalanan
- 58 kunjungan
- 39 kota
- 29 negara
Sumber: Wikipedia + kunjungan terakhir ke Perancis yang belum ada di sana.
Setelah sukses membawa #PERSIB mendominasi sepak bola Indonesia dalam tiga musim terakhir, Bojan Hodak akan mengosongkan kursi Head Coach dan kini akan menjalani peran baru sebagai Shareholder Group Technical Advisor dan turut membantu melanjutkan warisan kesuksesan untuk masa yang akan datang.
Once a Blue, always guiding the Blue. ๐ต
#WeArePERSIB #PERSIBThreepeatChampions #PANCATAKHTA
For many people, life lately has been more about surviving than living.
Football, is one of the few things that can still bring genuine happiness in difficult times.
A reason to gather
A reason to believe
A reason to feel alive again
Cara Bandung Mewariskan Persib
Persib resmi menjuarai liga untuk ketiga kali secara beruntun sekaligus menjadi gelar liga kelima dalam sejarah Persib. Sebuah pencapaian yang membuat Bandung kembali tenggelam dalam lautan biru.
Namun video yang saya unggah ini sebenarnya bukan hanya tentang pesta juara.
Video ini adalah tangkapan kecil tentang bagaimana, dalam satu hari, kota Bandung sedang bekerja mewariskan kebesaran Persib.
Bagi banyak kota, klub sepakbola hanyalah hiburan akhir pekan. Datang ke stadion, menonton pertandingan, lalu pulang. Namun di Bandung, Persib Bandung tidak pernah sesederhana itu. Persib hidup sebagai identitas, sebagai cerita keluarga, sebagai sesuatu yang diwariskan bahkan sebelum seorang anak benar-benar memahami apa arti sepak bola.
Dan malam ini, warisan itu kembali dirayakan.
Di setiap sudut jalan, terlihat orang tua yang membawa anak-anak mereka ikut merayakan. Ada yang digendong di pundak. Ada yang berdiri diapit ayah-ibunya di atas motor dengan jersey yang agak kebesaran. Ada yang tertidur di pelukan ibunya di tengah suara klakson, flare, petasan, kembang api, dan nyanyian bobotoh yang tidak berhenti sejak sore.
Ada juga orang tua yang sejak siang sudah mengajak anaknya nobar di pinggir jalan, di warung, di layar besar kota, atau datang langsung ke stadion. Membiarkan mereka menikmati atmosfer sejak matahari masih tepat di atas kepala hingga akhirnya tenggelam bersama pesta kemenangan Persib.
Bahkan banyak orang tua yang rela berdiri atau duduk berjam-jam di pinggir jalan bersama anak-anak mereka hanya untuk menikmati suasana. Menunggu rombongan konvoi lewat. Menikmati euforia kota. Membiarkan anak mereka melihat sendiri seperti apa rasanya Bandung ketika Persib juara.
Bagi sebagian orang, itu mungkin terdengar tidak masuk akal. Anak kecil berada di luar rumah hingga larut malam. Jalanan penuh asap dan keramaian. Banyak risiko. Membahayakan.
Namun bagi banyak keluarga di Bandung, ada sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar perayaan malam itu.
Ini tentang warisan. Tentang bagaimana kecintaan terhadap Persib tidak diajarkan lewat kata-kata, melainkan lewat pengalaman. Lewat suasana. Lewat memori.
Anak usia tiga atau empat tahun mungkin belum benar-benar mengerti apa arti juara. Mereka mungkin hanya bengong melihat lautan manusia berpakaian biru. Mereka mungkin hanya melamun saat ayah-ibunya berada dalam situasi tegang menunggu hasil akhir. Bahkan mungkin mereka tidak akan mengingat detail malam ini ketika dewasa nanti.
Namun memori tidak selalu bekerja lewat logika.
Ada hal-hal yang diam-diam tinggal di dalam diri seseorang. Bau asap flare. Suara ribuan orang bernyanyi bersama. Wajah ayahnya yang begitu bahagia di malam Persib mencetak sejarah. Jalanan Bandung yang terasa hidup sampai dini hari. Dan mungkin juga momen ketika dirinya duduk kecil di pinggir jalan bersama keluarganya, menunggu konvoi lewat selama berjam-jam.
Semua itu perlahan berubah menjadi core memory.
Dan tanpa disadari, di momen-momen seperti inilah Persib diwariskan.
Bukan lewat teori. Bukan lewat paksaan. Tapi lewat rasa memiliki yang tumbuh perlahan sejak kecil.
Lalu suatu hari nanti, anak kecil yang malam ini hanya duduk diam di atas motor saat konvoi three-peat Persib, akan tumbuh dewasa. Dan mungkin, ia akan melakukan hal yang sama kepada anaknya kelak.
Karena di Bandung, mendukung Persib bukan sekadar kebiasaan menonton sepakbola. Ia diwariskan.
Dari jalanan ke jalanan berikutnya. Dari satu generasi ke generasi berikutnya.
Dan pada 23 Mei 2026, sekali lagi, Persib sedang mencetak generasi-generasi baru yang akan terus mencintainya tak lekang oleh waktu.
Alhamdulillah, karena persib juara, maka saya mau giveaway 5 buku mie ayam gratis ๐๐
Caranya kalian cukup ritwit twit ini, dan reply apa aja lah yg penting rame.
Gasss!!
#Persibday
Inilah kenapa Mie Ayam itu lebih baik dimakan di tempat, sekacrut apapun tempat makannya. Karena nilai2 kenikmatan hakiki Mie Ayam itu ketika disajikan panas2 di mangkok, dan diberi saos dan sambel.
Syarat lainnya : Gerobak mie ayamnya harus biru. ๐
Salah satu lifehacks yang gue lakukan:
Beli mesin kopi dan perintilannya. Akhirnya malah bisa menghemat biaya "Jajan kopi" ke cafe sekitar 800rb - 1,2 juta per bulannya. Plus jadi punya ilmu perkopian. Life hacks yang tidak disukai oleh para pemilik cafe...
Gue rinci ya harga2 perintilan ini di bawah jadi sebuah thread:
Yang begini kok ngga bikin Pemerintah memikirkannya sebagai aset industri sepakbola dengan membangun kompetisi yang konsisten dan berkualitas. Bersama dengan kejayaan Persib ini, dalam liga yang sama ada klub yang pemainnya mogok nggak digaji berbulan-bulan..
Sebenarnya, anak-anak yang "jago bohong" dari strict parents itu sedang mempraktikkan cara bertahan hidup paling dasar.
Dalam psikologi, ini adalah mekanisme pertahanan diri yang muncul ketika kejujuran tidak lagi menawarkan rasa aman, melainkan ancaman hukuman.
Saat ruang untuk berbuat salah ditutup rapat, otak anak otomatis beralih ke mode survival. Ayo kita bahas: