@RiskiHa71673241@kegblgnunfaedh Sebagian sudah dibangun sistem penyediaan air minum (SPAM) dengan sistem SWRO (seawater reverse osmosis). Tetapi hampir semua mangkrak atau hanya dapat beroperasi sebentar saja karena kurang pahamnya perencanaan.
Anehnya, mereka semua menyalahkan pengelola, 😭
Cuma jualan produk pabrikan doang. Jadinya ya… Alfamart atau Indomaret versi desa. Bahkan kalah saing sama Warung Madura!
Terus rakyat desa dapet apa?
Duit APBN ratusan triliun cuma buat bikin “koperasi” yang malah nggak beda sama warung biasa?
Buat apa sih proyek beginian?
Indonesian President Prabowo’s $15B FREE school meals program is causing budget strain.
If that's not bad enough, it's been the source of food poisoning and corruption.
PRABOWO IS LOSING FISCAL CONTROL. THAT IS CREATING A CONFIDENCE PROBLEM AND A SINKING RUPIAH.
@DravenweX@Franco78Carlos Penemuan yang manfaatnya minim buat negara secara finansial (baca: pajak) walaupun dibutuhkan oleh masyarakat luas tidak akan didukung oleh negara.
Begitulah di Konoha.
Lagi-lagi penemu lokal dibikin mati kutu ama birokrasi sendiri. Profesor Taufik, guru besar elektro di AS, bikin teknologi "DC House" tahun 2010. Sistem ini bisa ngelewatin listrik panel surya langsung ke rumah tanpa inverter mahal. Cocok banget buat desa terpencil karena murah, efisien, dan gak bakal bikin kesetrum.
Niat awalnya emang mulia, dia pengen banget donorin teknologi ini buat pulau-pulau terluar Indonesia yang puluhan tahun gak dapet listrik. Tapi pas ajuin proposal, tanggapan instansi dalam negeri malah sedingin es kutub utara gara-gara ribetnya regulasi ama ketergantungan ama sistem lama.
Pas dicuekin di tanah air, dunia luar malah gercep. Proyek DC House ini dapet kucuran dana riset gede dari Amerika Serikat, bahkan sekarang teknologinya malah dipake massal buat nerangin daerah pelosok di benua Afrika.
Bener-bener siklus kocak yang terus berulang. dicuekin pas berjuang, gak dibantu pas riset, tapi ntar kalo udah sukses di luar negeri baru deh instansi sini sibuk bikin spanduk ucapan selamat wkwk. Minim apresiasi, maksimal birokrasi. 😹
Seorang perempuan baru saja ditunjuk memimpin lembaga yang ngurus gizi 280 juta rakyat Indonesia.
Latar belakangnya?
Bukan dokter. Bukan ahli gizi. Bukan epidemiolog.
Tapi beliau adalah orang yang pertama kali membisikkan hoaks Ratna Sarumpaet ke telinga Prabowo.
Selamat datang di era Nanik S. Deyang, Kepala BGN
Waduh, klarifikasi Pak Seskab Mayor Teddy kpd Pak Dino berbuntut panjang! Data yg dipaparkan Pak Seskab dikuliti dan jreng jreng! Dari investasi 2041,3 T yg diclaim Teddy dihasilkan dari kunjungan Luar Negeri ternyata yg berasal dr pemodal asing hanya 900 triliun atau hanya 46,6% saja.
Artinya sbgian besar bkn hasil kunjungan LN, shg ini pembohongan publik. Pertanyaanku: klo ini bener, knp segegabah itu tim Seskab menyajikan data, knp ga cross chek dl, ini kan mempermalukan Pak Seskab lho!
Di tengah hiruk-pikuk tuduhan yg sering dilontarkan...
mrk duduk di tanah, bersama leluhur dan alam.
Bukan untuk menyembah batu atau pohon.
Bukan pula unt menandingi Sang Pencipta.
Bagi leluhur Sunda Buhun,
menghormati Bumi adalah salah satu bentuk tertinggi dari penghambaan.
Guys, ada berita dari Pandeglang hari ini yang menurut gue paling menggambarkan betapa rusaknya sistem pemerintahan daerah kita.
Seorang pejabat yang berstatus tersangka kasus menabrak kerumunan siswa SD menew4sk4n satu anak dan satu pedagang baru saja dilantik menjadi Staf Ahli Bupati Pandeglang.
Bukan dicopot.
Bukan dinonaktifkan.
Dilantik naik jabatan.
Ini faktanya dulu agar tidak ada yang bilang lebay:
30 April 2026.
Ahmad Mursidi Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Pandeglang menabrak kerumunan siswa SDN Sukaratu 5 di Kecamatan Majasari.
Korban: sembilan orang.
Dua meningg4l duni4
Muhamad Milal, seorang siswa.
Dan Dewi Handayani, seorang pedagang.
13 Mei 2026 polisi menetapkan Ahmad Mursidi
sebagai tersangka setelah gelar perkara.
26 Mei 2026 dua minggu setelah ditetapkan tersangka Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani melantiknya sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik.
Ahmad Mursidi bahkan mengikuti
pelantikan secara daring.
Tidak hadir langsung.
Tapi tetap dilantik.
Dan ini yang paling menampar kalimat Bupati dalam sambutannya:
"Kami membutuhkan pejabat yang mampu berlari lebih cepat, bekerja lebih cerdas, dan bergerak lebih kompak."
"Masyarakat menuntut pelayanan publik yang cepat, tepat, transparan, dan berdampak."
"Jangan terjebak dalam rutinitas kerja."
Pidato tentang inovasi.
Tentang transparansi.
Tentang pelayanan publik yang berdampak.
Disampaikan di hari yang sama ketika tersangka kasus menewaskan anak SD dilantik jadi pejabat baru.
Tidak ada ironi yang lebih sempurna dari ini.
Dan ini yang paling fundamental dan yang paling jarang dibicarakan:
Indonesia punya aturan yang sangat jelas tentang pejabat yang berstatus tersangka.
PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS dan berbagai regulasi turunannya mengatur bahwa pejabat yang terkena kasus hukum seharusnya dinonaktifkan bukan dipromosikan selama proses hukum berjalan.
Tapi di Pandeglang aturan itu tidak berlaku.
Atau lebih tepatnya tidak dianggap perlu untuk dipatuhi.
Dan tidak ada satupun pejabat di atas Bupati Pandeglang yang bergerak untuk menghentikan ini.
Tidak ada teguran dari Gubernur.
Tidak ada intervensi dari Kemendagri.
Tidak ada reaksi dari siapapun dalam hierarki pemerintahan yang seharusnya mengawasi.
Dan ini yang paling menyakitkan:
Muhamad Milal siswa SD yang tew4s pergi ke sekolah pagi itu seperti biasa.
Dia tidak tahu bahwa pagi itu akan menjadi yang terakhir.
Dewi Handayani pedagang yang berjualan di depan sekolah itu pergi kerja pagi itu untuk mencari nafkah.
Dia juga tidak pulang.
Dan orang yang menabrak mereka dua minggu setelah ditetapkan tersangka dilantik sebagai pejabat baru oleh pemerintah daerah yang kata-katanya berbicara tentang transparansi dan pelayanan publik yang berdampak.
Dampak apa yang dimaksud?
Dampak kepada siapa?
Dan ini yang paling relevan dengan konteks yang lebih besar:
Prof. Siti Zuhro dari BRIN sudah bilang:
nawait menjadi pejabat di Indonesia sudah bukan untuk mengabdi tapi untuk mencari kaya dan mempertahankan posisi.
Mahfud MD sudah bilang:
hukum di Indonesia sudah menjadi sandiwara.
Dan kasus Pandeglang ini adalah bukti paling konkret dan paling tidak bisa dibantah dari kedua pernyataan itu.
Tersangka menewask4n an4k SD.
Dua minggu kemudian dilantik jadi Staf Ahli Bupati.
Bupatinya berpidato tentang transparansi dan inovasi.
Tidak ada yang menghentikan ini.
Ini bukan anomali.
Ini adalah sistem yang bekerja persis seperti yang dirancang untuk melindungi orang dalam,
bukan untuk melindungi rakyat.
Negeri ini sedang dalam kondisi di mana tersangka pembunuhan karena menabrak kerumunan anak SD sampai dua orang tewas bisa dilantik jadi pejabat dua minggu setelah ditetapkan tersangka.
Dan tidak ada satu pun mekanisme pengawasan yang bekerja untuk menghentikannya.
Bupatinya berpidato tentang inovasi dan transparansi.
Gubernurnya diam.
Kemendagrinya diam.
Semua diam.
Yang tidak diam hanya keluarga Muhamad Milal
siswa SD yang tidak akan pernah pulang ke sekolah lagi.
Dan sistem yang seharusnya memberi mereka keadilan justru mempromosikan orang yang mengambil nyawa anak mereka.
Apakah ini negeri yang sedang kita pertahankan?
apakah sudah tidak ada keadilan untuk rakyat biasa?
Di tengah gemuruh ruangan, suara tegas Ibu Anik menggema jernih: “Saya usaha sendiri… modal sendiri… tanpa campur tangan pemerintah.
Tapi begitu berhasil… tiba-tiba mereka datang minta pajak.” Ia bukan sekadar bicara.
Ia mewakili jutaan pengusaha yang membangun dari nol dengan keringat dan tekad. Kisah sukses yang dibayar mahal dengan “pajak mendadak”.
Apakah ini bentuk keadilan yang seharusnya?
#KisahPengusahaSejati
…….To the fans: your passion and support inspired me to give my best every day. Your belief in me, especially during tough times, made the good moments even better. I hope you saw a player who always gave everything for your colours, with pride and heart.
To my family: you have always been by my side and cheered me on through hard times, your love and support mean everything to me. I hope you feel proud. I could not have achieved any of this without you on this journey.
Football has given me so much: it has taught me values like teamwork, sacrifice, humility, and respect.
It has granted me the opportunity to explore new countries, new cultures, and new languages. My heart is full of gratitude and memories I will carry with me into whatever comes next.
With love,
César
Dear football,
Today, I want to share with you that this season will be my last as a professional footballer. After so many years living my dream, I feel it’s time to start a new chapter in my life.
Being honest, even though I have been preparing myself for this moment, I found it hard to write this letter. After 20 seasons , many people have played an important role in my career.
When I first kicked a ball as a child in Pamplona with my schoolmates, I never imagined the amazing journey ahead. I’m grateful for every moment: the wins, the tough losses, the challenges, and most of all, the people I’ve met and the friendships I’ve made along the way.
To my teammates, coaches, and every staff member at all the clubs I’ve been lucky to be part of, thank you for helping me grow as a person and a player every day. Wearing the shirts of CA Osasuna, Olympique Marseille, Chelsea FC, Atlético de Madrid, Sevilla FC, and representing my country at the biggest stages has been a true privilege. Every moment has meant so much to me…
MOBIL HARGA 1.2M, BIAYA OPERASIONAL HAMPIR 600 JT !!
SIAPA PENJABAT TNI DIBALIK KEMUDI PORCHE MEWAH INI??
Porsche Macan hitam berplat dinas TNI merah dengan kode 84155-00, terparkir di jalanan kota.
Bukan mobil sembarangan,
bukan pula pejabat sembarangan.
Porsche SUV premium adalah buatan Jerman. Varian yang terlihat adalah generasi pertama atau facelift (sekitar tahun 2015-2021),
bukan versi listrik yang baru diluncurkan.
Porsche Macan hadir dengan mesin 2.0L turbocharged 4 silinder hingga 3.0L V6 twin-turbo, menghasilkan tenaga mulai dari 252 hp hingga 440 hp di varian GTS.
Harga New Porsche Macan di Indonesia untuk generasi terbarunya dimulai dari Rp 1,7 miliar hingga Rp 2,65 miliar (off the road) untuk varian GTS.
Sementara untuk unit bekas generasi pertama kondisi bagus,
harganya masih berkisar antara Rp 900 juta hingga Rp 1,3 miliar.
Pajak kendaraan mewah di Indonesia itu brutal.
Untuk Porsche Macan dengan nilai jual di kisaran Rp 1,2–1,5 miliar, estimasi pajaknya:
Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) per tahun:
sekitar Rp 30–50 juta
Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) saat pembelian baru: 40% dari harga, alias ratusan juta
Total pajak 5 tahun: estimasi Rp 150–250 juta
BIAYA SERVIS DAN SPAREPART: JANGAN KAGET
Porsche bukan mobil yang bisa diservis di bengkel pinggir jalan.
Servis tahun pertama hanya ganti oli sekitar Rp 6,5 juta.
Tahun kedua masuk intermediate service dengan penggantian oli, minyak rem, dan filter AC, biayanya Rp 11,2 juta.
Tahun ketiga kembali seperti tahun pertama Rp 6,5 juta. Memasuki tahun keempat adalah major service, mencakup penggantian busi, filter udara, oli transmisi, dengan biaya mencapai Rp 23 juta.
Biaya jasa servis Porsche dihitung per jam dengan tarif Rp 900 ribu, belum termasuk suku cadang. Biaya perawatan tahunan Porsche diperkirakan mencapai Rp 20 jutaan.
Estimasi biaya servis dan sparepart selama 5 tahun: Rp 90–120 juta
BAHAN BAKAR: WAJIB PERTAMAX TURBO
Porsche wajib menggunakan BBM berkualitas tinggi minimal RON 95, idealnya RON 98, agar mesin tidak ngelitik dan tetap optimal.
Dengan konsumsi rata-rata 1:8 liter per km untuk penggunaan dalam kota, dan asumsi pemakaian 1.500 km/bulan:
Kebutuhan BBM per bulan:
sekitar 190 liter
Biaya BBM per bulan (Pertamax Turbo ~Rp 14.000/liter): sekitar Rp 2,66 juta
Total BBM 5 tahun: sekitar Rp 159 juta
TOTAL PENGELUARAN 5 TAHUN (ESTIMASI)
Harga beli unit: Rp 1.200.000.000
Pajak 5 tahun: Rp 200.000.000
Servis dan sparepart 5 tahun: Rp 100.000.000
BBM 5 tahun: Rp 159.000.000
Asuransi 5 tahun: Rp 75.000.000
Biaya tak terduga (ban, rem, dll): Rp 50.000.000
TOTAL KEPEMILIKAN 5 TAHUN: SEKITAR Rp 1.784.000.000
PLAT MERAH TNI KODE "00": SIAPA PEMILIKNYA?
Ini yang paling menarik! Plat nomor Mabes TNI berwarna merah tanpa lambang di atasnya, berbeda dengan TNI AD yang berwarna hijau, TNI AL biru muda, dan TNI AU biru tua.
Kode "00" pada plat Mabes TNI menunjukkan kendaraan dari Markas Besar TNI, bukan satuan di bawahnya.
Artinya, pemilik kendaraan ini bukan dari Kodam atau satuan daerah, melainkan pejabat yang bertugas langsung di lingkungan Markas Besar TNI di Jakarta.
Pangkat yang umumnya mendapatkan kendaraan dinas adalah Perwira Menengah hingga Perwira Tinggi, mulai dari Letkol, Kolonel, hingga Jenderal Bintang 1 sampai Bintang 4.
Namun untuk Porsche Macan sekelas ini sebagai kendaraan dinas, sangat kuat indikasi bahwa penggunanya adalah
Perwira Tinggi (Pati) bintang 2 ke atas, setingkat Mayjen/Laksda/Marsda
atau lebih, yang memegang jabatan struktural di Mabes TNI.
Contoh jabatan pada level ini antara lain:
Asisten Panglima TNI,
Kepala Badan/Dinas di lingkungan Mabes TNI, atau setingkat
Wakil Kepala Staf Angkatan.
Mobil ini bukan sekadar kendaraan dinas.
Dengan total kepemilikan hampir Rp 1,8 miliar dalam 5 tahun, wajar publik bertanya: apakah ini fasilitas negara atau aset pribadi?
Transparansi dan akuntabilitas pejabat publik, termasuk militer,
tetap menjadi hak masyarakat untuk diketahui.