Kami tak pandai untuk menjadi biasa, kami hanya bisa merawat asa dan spirit meski berbeda warna, meruwat dengan merapal pesan yang semoga tersampaikan lewat tembok jalanan Daerah Istimewa Yogyakarta.
bersama @KM8PSS kami sampaikan
#FootballForUnity#UsutTuntasKorupsiMandalaKrida
Persaudaraan melebihi dari rivalitas.
Selayaknya, jalanan adalah tempat kita belajar,berkumpul dan menyuarakan keresahan kita.
Footbal For Unity.
KM8.JASOL.F2026.
#UsutTuntasKorupsiMandalaKrida#KawalTridadi
Animo dari kabupaten kecil yang melebar hingga ke kota-kota metropolitan, ke negara-negara asia bahkan eropa. Sekilas teringat penggalan lirik “Gantungkan Syal di Nisan ku kelak, jika bumi tak lagi kupijak, hanya tuhan yang punya ke hendak. Sleman Till I die!” From @FNB_76
Kalau Atletico bikin "badai" di Metropolitano, PSS Sleman pernah bikin Maguwoharjo lumpuh 30 menit pakai Paper Roll!
Mundur ke Pekan ke-3 Liga 2 2017 saat Elang Jawa menjamu Persip Pekalongan. Hujan ribuan kertas roll kasir dari tribun nggak cuma ngasih visual estetik layaknya tirai raksasa, tapi intensitasnya sampai memaksa wasit menghentikan laga selama SETENGAH JAM!
Intimidasi visual dapet, chaos-nya dapet. Pure madness and local scene at its finest!
🎬 Off to a screening of this new docufilm tonight - by a Danish director exploring ultra culture across the globe, including Italy
Formally released 24th April
Will let you know my verdict!
Kami sangat gembira dengan perilisan Ultras Film di Inggris, sebuah film dokumenter menarik yang merayakan subkultur pendukung sepak bola.
Gak main-main, film ini lolos BFI London, Hot Docs & menang award di Swedia.
Dalam film baru yang unik ini, sutradara Ragnhild Ekner menggali fenomena besar subkultur ini yang mencerminkan dan memengaruhi masyarakat tempatnya berada di seluruh dunia.
Menampilkan ultras dari Argentina hingga Indonesia, Maroko hingga Italia, total delapan negara diliput dalam film dokumenter ini di empat benua. Ini bukan ulasan kritis, ini adalah penghormatan. Ultras akan dirilis di bioskop Inggris pada 24 April.