Seorang Gibran nggak pantes bicara etika. Bahkan sebenarnya, wajahnya nggak seharusnya dipajang di depan kelas-kelas di sekolah.
Gibran adalah contoh buruk bagaimana seorang licik mengelabuhi sistem utk memenangkan pertandingan yg kotor.
Ia adalah ANTITESIS pendidikan moral.
Berikutnya:
Ahirnya Civitas Akademika UGM menyatakan dgn jujur dan penuh rasa tgg jwb, bahwa Jokowi tidak punya ijasah asli UGM. Bhw ijasah yg beredar A/n Joko Widodo adalah PALSU. Dst dst. @DokterTifa
Civitas Akademika UGM sebut ART Melanggar Konstitusi dan Mendesak Pemerintah RI untuk Batalkan Perjanjian dengan Amerika Serikat...
Akhirnya, Kampus Bersuara...
KAMI MENUNGGU JOKOWI DI JEBLOSKAN KEDALAM SEL TAHANAN....
SUDAH SANGAT TERANG BENDERANG BAHWA IJAZAH JOKOWI 99,9 % PALSU....‼️
#TolakBoPHargaMati#TolakBoPHargaMati
🆘🆗
Semoga tidak ada orang bodoh yg mnjd pemimpin negara Indonesia. Kalo dipimpin olh orang yg menipu dgn ijasah palsu, negeri Konoha sdh merasakan. Rusak di semua lini.
@bulunangko Dalam demokrasi, selalu ada dua jenis pendukung: yg melihat rekonsiliasi sbg kedewasaan,
dan yg tetap butuh permusuhan agar narasinya hidup.😆
Dibalik seragamnya yg lusuh, Siti menyimpn luka yg lebih dlm dari skedar dagangan yg tumpah.
Kisah Siti dimulai 13 tahun lalu. Saat ia masih bayi merah berusia 8 bulan, dunia seolah kiamat baginya. Ayah dan ibunya berpisah, lalu membuangnya begitu saja. Namun, Tuhan mengirimkan seorang malaikat tanpa sayap bernama Nenek Eti (72). Meski tak ada setetes pun darah yang sama mengalir di tubuh mereka, Nenek Eti memungut Siti dari dinginnya dunia. Dengan sisa tenaga dari berjualan daun pisang, ia membesarkan Siti dengan penuh kasih. Bagi Siti, Nenek Eti adalah segalanya, dialah ibu, ayah, sekaligus pelindung nyawanya. Kini, keadaan berbalik. Nenek Eti yang dulu perkasa mencari nafkah kini sering jatuh sakit. Tubuh tuanya tak lagi sanggup memikul beban. Melihat kondisi itu, Siti tak tinggal diam. Sepulang sekolah, gadis kecil ini menanggalkan tasnya dan mengganti pundak neneknya sebagai tulang punggung. la berkeliling menjajakan sayuran atau makanan milik tetangga. Tak jarang, ia hanya membawa pulang uang Rp 10.000 setelah berjalan berkilo-kilo meter. Angka yang sangat kecil, namun bagi Siti, itu adalah penyambung nyawa dan harapan untuk membawa Nenek berobat. “Siti tak mau kehilangan Nenek. Hanya Nenek yang Siti punya di dunia ini,” bisiknya lirih. Hidup mereka jauh dari kata layak. Mereka tinggal di sebuah rumah yang sebagian dindingnya telah rubuh. Tak ada uang untuk semen atau bata, sehingga lubang besar di rumah itu hanya ditutupi lembaran spanduk bekas yang bergoyang ditiup angin. Meski hidup dalam kepungan kemiskinan dan kejahatan orang di jalanan, Siti tetap memeluk mimpinya erat-erat. la ingin menjadi seorang Bidan. la ingin bisa mengobati orang sakit, seperti keinginannya menyembuhkan Nenek Eti. “Siti ingin punya warung kecil, supaya tidak perlu keliling jauh dan bisa tetap menjaga Nenek di rumah. Siti ingin nabung buat sekolah sampai jadi Bidan,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Kalopun minta THR pasti tdk dgn surat kop resmi. Ini pasti oknum. Bhw perusahaan memberi bantuan pada saat lebaran kpd instansi lain,itu hal yg jamak. Wajar. Dimn mn sama. Wujud kebersamaan.
Lha wong @MUIPusat@PBNU1926@muhammadiyah acuh semua,ada anak Indonesia yg berprestasi tingkat dunia, diabaikan. Teko karepmu,ora teko yo karepmu.EGP. Negara dgn muslim terbesar? Omong kosong. Mereka lbh enjoy urusin tambang, ketimbang anak ini
"100% Pak Jokowi tidak punya ijazah UGM.
Sudah lama kami usulkan untuk dihukum krn dia telah menipu semua orang.
Aktor tunggal pemalsuan ijazah UGM Jokowi cetakan Pramuka adalah Pratikno" (Prof. M. Yudhi Haryono, MSI, PhD, 22/10/2025)
#NegeriSejutaGarong#NegeriSejutaGarong
Dulu ada juga kisah seperti itu, di negeri antah jelantah.Ada bajingan pinter nipu. Semua ditipu. Namanya Oei Hong Liong alias Herbertus Hermanus. Dgn ilmu tipu yg dimiliki, bajingan ini bisa jadi kepala negara.Bisa dibayangkan, lKONSTITUSI dirusak habis2an.Bastard.
Suatu ketika dulu ada sebuah negeri
Yang dipimpin oleh seseorang yang bukan saja ijazahnya palsu
Tetapi juga namanya, jati dirinya, riwayat pendidikannya, orangtuanya, keluarganya, asal-usulnya, tempat kelahirannya, bahkan hampir semua elemen dalam dirinya palsu.
Untuuung negeri itu bukan negeri saya.
Oaaheem...masih ngantuk habis sahur.
Brp lama output program MBG bisa diketahui.
1 tahun, dua thn, tiga thn, lima thn, sepuluh tahun, dua puluh tahun? Apa ukuran satuannya? Angka kwantitatif,kwalitatip? 0bjeknya ambil sampel? Siapa bertanggung jwb atas keberhasilannya? Dijamin? Setahun Ratusan T. Bancaan kolosal.
Dubes Iran tdk kenal wapres yg bernama Gibran. Mungkin lantaran Gibran jd wapres dgn cara yg curang, cara prosesnya tdk etis.Mungkin sang dubes tahu bhw Gibran kalo ngomong sok ngaco. Anak SD supaya tiap bulan test kehamilan. Gendheng.
Duta Besar Iran kemarin datang ke mantan Wakil Presiden RI Moh Jusuf Kalla, bukan mendatangi Prabowo atau Sugiono, bukan pula Gibran. Tapi dubes Iran lebih memilih datang dan bicara dengan pak JK.
JK mengatakan, kedatangan Dubes Iran itu mengharapkan adanya dukungan dari umat Islam, termasuk Indonesia. Menurut JK, masyarakat dan Pemerintah Indonesia pada prinsipnya mendukung upaya perdamaian.
Benar juga sih, sepertinya mayoritas rakyat, dan Pemerintah Indonesia itu sebenarnya memang mendukung Perjuangan Iran melawan serangan agresor AS dan Israel, kecuali prabowo dan para pembantunya. Bukankah begitu?
https://t.co/fBAHDBtdAU