Habib Rizieq menyampaikan kritik keras atas penolakan masuknya delegasi Palestina, Dr. Basim Naim, ke Indonesia. Ia menilai langkah tersebut telah melukai perasaan umat Islam.
https://t.co/V0D8x9JG27
#FreePalestine#Palestine#Palestina#OpIsrael
Aneh saja, ditetapkan jadi tersangka, tapi masih juga bisa bebas melenggang sampai sekarang.
Kenapa Ade Armando bisa kebal hukum?.
Ada apa?
Mengapa?
Berapa?
#TangkapAdeArmando
EMANG BEDA KELAS @aniesbaswedan Baswedan Prisident yg tertukar krna tidak fair penuh muslihat
Sehat selalu abh @aniesbaswedan Baswedan semoga tetap Istiqomah tengah org² yg mutar balik Pakta dengan Fitnah² licik
Ada yg merayakan ulang tahun di hotel mewah Prancis.
Ada yg kaos kakinya harga 100K.
Ada yg punya mobil alfard 3 anaknya yg sekolah dapat MBG.
Sang bapak yg malang hanya mendapatkan dedaunan untuk dimakan putrinya 😪
Mas Roy, @KRMTRoySuryo2
Tinggal kita berdua sekarang berdiri di garis ini.
Bukan karena yang lain tidak peduli, tapi karena tidak semua kuat menahan beban yang sama.
Ancaman semakin nyata.
Tekanan datang dari segala arah.
Menghimpit hingga terasa habis nafas.
Kadang bukan hanya tentang apa yang kita hadapi di luar, tapi juga pergulatan di dalam diri, lelah, ragu, bahkan rasa sepi yang tak terjelaskan.
Tapi kita tahu satu hal yang tidak boleh runtuh:
kebenaran itu sendiri.
Perjalanan ini tidak pernah mudah.
Dan mungkin memang bukan untuk semua orang.
Hanya untuk mereka yang bersedia tetap berdiri, bahkan ketika banyak orang memilih berpaling dan meninggalkan medan ini.
Kalau hari ini terasa semakin berat, itu bukan tanda kita harus berhenti.
Itu tanda bahwa apa yang kita buka, semakin dekat ke inti.
Mas Roy,
kalau suatu saat langkah terasa goyah, ingatlah,
kita tidak pernah benar-benar berdua.
Ada sejarah yang mencatat,
ada nurani yang menyaksikan,
dan Gusti Allah boten nate sare.
Selama niat ini lurus,
selama kita tidak menjual kebenaran,
maka kita tidak sedang dibuat kalah,
kita sedang ditempa.
Dan bila harus berjalan sampai ujung,
maka biarlah kita dikenal bukan karena kemenangan,
tetapi karena kita tidak pernah mundur.
Karena pada akhirnya,
kebenaran tidak butuh banyak orang.
Ia hanya butuh sedikit tetapi yang tidak menyerah.
Dan semoga yang sedikit itu kita.
Guys, Jusuf Kalla baru ngomong sesuatu yang menurut gue paling berani soal kasus ijazah Jokowi yang sudah 2 tahun bikin masyarakat ribut.
Dan ada beberapa hal yang keluar dari mulut JK yang perlu semua orang dengar.
Soal Rismon yang mau ketemu JK:
Rismon salah satu tokoh di balik kasus ijazah
Jokowi rupanya pernah minta waktu bertemu JK.
Mau datang bersama tujuh orang.
Mau bawa buku.
JK menolak.
Langsung.
Dan dia tunjukkan bukti chat penolakan itu.
Saya tidak mau campur dengan urusan ini.
Tapi JK juga tidak diam.
Dia marah.
Bukan karena diminta ketemu tapi karena namanya ikut diseret.
Dituduh memberi Rp5 miliar.
Dituduh terlibat dalam konspirasi yang dia bahkan tidak tahu menahu.
Saya kenal pun tidak.
Ketemu pun tidak.
Kasih 5 miliar dari mana?
Dan ini yang paling penting dari semua yang JK katakan:
JK bukan membela Jokowi secara membabi buta.
JK justru memberikan nasihat yang menurut gue paling tepat sasaran dalam seluruh drama ini.
Kenapa tidak kasih lihat?
Kenapa membiarkan masyarakat berkelahi diri sendiri selama 2 tahun?
Dua tahun.
Masyarakat saling tuduh.
Saling teriak.
Demo sana demo sini.
Semua karena satu pertanyaan yang sebenarnya bisa dijawab dengan sangat sederhana:
tunjukkan ijazahnya.
JK tidak bilang ijazahnya palsu.
JK tidak bilang ijazahnya asli.
JK bilang: kenapa dibiarkan?
Dan itu adalah pertanyaan yang paling jujur dan paling relevan dari seluruh perdebatan ini.
Soal hubungan JK dan Jokowi dan ini yang jarang diketahui publik:
JK mengklaim dialah yang membawa Jokowi ke Jakarta.
Dari Solo ke Jakarta.
Memperkenalkan ke Ibu Mega sebagai calon gubernur yang baik.
Tanpa gubernur mana bisa jadi presiden?
Dan JK menjadi wakil Jokowi bukan karena ambisi pribadi.
Justru sebaliknya JK mengaku mau pulang ke Makassar.
Tidak mau terlibat.
Tapi Ibu Mega yang meminta.
Pak Yusuf, saya tidak mau tek kalau bukan Pak Yusuf yang wakilnya.
Bahaya ini.
Orang Golkar diminta oleh PDI-P untuk mendampingi kader PDI-P.
Bukan karena partai.
Bukan karena kepentingan pribadi.
Tapi karena menurut Megawati Jokowi butuh didampingi orang yang berpengalaman.
Dan JK menerima.
Demi negara.
Bukan demi Jokowi.
Yang perlu gue garis bawahi dari seluruh pernyataan JK:
JK tidak membela Jokowi dalam kasus ijazah ini.
JK justru secara tidak langsung mengkritik Jokowi dengan cara yang paling halus tapi paling tajam:
Kalau ijazahnya asli kenapa tidak ditunjukkan dari dulu?
Tidak perlu sidang.
Tidak perlu demo.
Tidak perlu 2 tahun masyarakat ribut.
Cukup satu langkah sederhana yang tidak pernah dilakukan.
Dan ketidakmauan untuk melakukan langkah sederhana itu apapun alasannya adalah yang membuat seluruh drama ini terus berlanjut sampai hari ini.
Dan soal tuduhan ke JK sendiri:
Ini yang paling absurd dari kasus ini.
JK — mantan Wakil Presiden dua periode, orang yang punya rekam jejak panjang di pemerintahan dituduh memberi Rp5 miliar kepada pihak yang bahkan tidak pernah dia temui.
Dia tidak perlu panjang lebar membantah. Dia cukup tunjukkan isi chat bahwa dia menolak bertemu Rismon bahkan sebelum tuduhan itu muncul.
Tapi ini juga mengkonfirmasi satu hal yang sudah lama dicurigai banyak orang: kasus ijazah ini sudah tidak murni soal ijazahnya lagi. Sudah jadi alat untuk menyeret nama-nama besar yang tidak ada hubungannya JK, Puan, SBY ke dalam narasi yang semakin tidak jelas arahnya.
Jusuf Kalla sudah berbicara dengan cara yang paling jelas dari semua pihak yang terlibat dalam drama ini.
Pesannya sederhana:
Kalau ijazah itu asli tunjukkan. Selesaikan. Jangan biarkan rakyat ribut dua tahun untuk sesuatu yang bisa dijawab dalam satu hari.
Dan kalau ada yang menggunakan kasus ini untuk menyeret nama orang lain tanpa bukti itu bukan perjuangan kebenaran. Itu fitnah.
JK sudah pilih berdiri di tempat yang jelas.
Sekarang pertanyaannya:
kapan pihak yang paling bisa menjawab pertanyaan ini mau melakukan hal yang sama?
Iyes..... mending di bubarin aja lah sekolah2
Urusan ijazah kaga kelar2 dan merembet kemana2
Satu orang satu keluarga bikin runyam bikin gaduh seluruh Indonesia
Cukkk
Kalau Teddy bilang ada Inflasi Pengamat
Maka dengan logika yang sama ia harusnya setuju ada Inflasi korupsi dan normalisasi kerugian negara
Keadaan dimana kita dulu melihat korupsi e-KTP nampak besar. Korupsi BTS nampak besar. Korupsi Jiwasraya nampak besar
Ternyata itu cuma beberapa hari anggaran MBG. Yang dikelola secara abuse of power oleh BGN
Selamatkan nyawa ayahnya saat diserang orang, pelajar ini malah ditetapkan menjadi tersangka. Ini udah di mention ke DPR belum?kalo gak salah udah berapa Minggu yg lalu kasusnya🙄
Plot twist paling nyesek: yg bikin masa depan bangsa… malah blm punya masa depan yg aman.
Bayangin tiap hari jalan kaki berkilo-kilo buat ngajar lewat bukit lembah sungai
Puluhan taon ngasih ilmu. Nyalain mimpi anak orang laen
Tapi realitanya?
Di Indonesia msh ada ratusan ribu sampe lebih dari 1 juta guru honorer.
Dan bnyk dari mereka cuma digaji Rp300 rebu – Rp1 juta per bulan.
Iya… kadang cuma cukup buat beli beras.
Mereka ngajarin kita mimpi setinggi langit,
tapi hidup mereka sendiri msh dipaksa bertahan di bawah garis layak.
Ini bukan drama. Ini realita pendidikan kita.
---end
Kali guru aja blm sejahtera, gmn nasib masa depan muridnya nanti?
Menurut lo… sampe kapan hal kyk gini dianggap normal? 💔
Nggak masuk akal, anak kelas 2 SD harus hidup sebatang kara di rumah sepi... 😭 Bayangin Aliya (8th), yatim yang ditinggal ibunya entah ke mana.
Nenek yang selama ini ngerawat juga udah meninggal.
Sekarang dia bener-bener sendirian.
Buat makan, dia harus masuk semak-semak cari kayu bakar buat dijual. Kalau kayunya laku, Aliya baru bisa makan. Kalau nggak?
Dia cuma bisa nahan lapar sambil nangis di rumah yang gelap.
Anak sekecil ini harusnya belajar, bukan banting tulang cari makan sendirian 💔