Cuplikan Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar tingkat Kalimantan Barat viral setelah muncul perbedaan penilaian terhadap dua jawaban yang dinilai memiliki substansi serupa.
Polemik mencuat setelah Tim C dari SMAN 1 Pontianak mendapat pengurangan skor. Juri menilai jawaban peserta kurang lengkap.
Namun, pada pertanyaan serupa dengan jawaban yang sama, tim lain justru mendapat nilai penuh.
Menanggapi protes peserta, salah satu juri menyatakan agar peserta menjaga artikulasi saat menjawab.
"Dewan juri menilai berdasarkan apa yang terdengar jelas. Kalau tidak terdengar, maka juri berhak memberikan pengurangan nilai," ujar salah satu juri.
Terkait kejadian ini, SMAN 1 Pontianak meminta klarifikasi terbuka kepada penyelenggara. Lewat akun Instagram-nya, SMAN 1 Pontianak menilai keputusan juri perlu dijelaskan secara transparan agar objektivitas dan integritas kompetisi tetap terjaga.
Sumber: YouTube/MPRGOID, IG @/smansaptk.informasi
~R #Kalimantan #Peristiwa
TW / Gang rape (pemerkosaan berkelompok) 🤬🤬
Pelaku: 2 polisi, 2 sipil
Penonton: 3 polisi
Korban: 1 perempuan 18 tahun
MASUK AKAL GA, PAK @ListyoSigitP@DivHumas_Polri KALAU ANAK BUAHNYA CUMA DIHUKUM ETIK? DI MANA HATI NURANI? DI MANA HUKUM YANG ADIL?
APA GA TERBAYANG BETAPA TAKUTNYA KORBAN REMAJA DIKEROYOK POLISI DEWASA SEPERTI ITU?
PARA PEMERKOSA APA SUDAH DIHUKUM BERAT, SELAIN DIPECAT? PENONTON PEMERKOSAAN JUGA PELAKU KARENA MEMBIARKAN. APALAGI MEREKA SEMUA PENEGAK HUKUM YANG HARUSNYA MELINDUNGI, BUKAN MALAH JADI PELAKU KEJAHATAN BIADAB.
ASTAGHFIRULLAHALADZIM 😭😭
Tolong @kpp_pa@KomnasPerempuan kawal kasus biadab ini.
Kehilangan mobilnya saat sholat, pria ini berlari dari Bogor sampai exit tol menuju Sukabumi, kunci keyless expander di bobol ya. Btw bapaknya kuat ngejar nya, semoga cepat ketangkap pencuri nya pak
Penyapu koin di Jembatan Sewo Perbatasar Subang - Indramayu tertabrak Mobil lsuzu Series Elf. Peristiw- tersebut terjadi pada Selasa 24 Maret 2026 sekitar iam 17.30 WIB
Bukannya dah dikasih kompensasi ya sama Kang Dedi Mulyadi?!
⚠️ALERTA⚠️
Keberadaan Suku Togutil di pedalaman Halmahera semakin terancam seiring masifnya perluasan pertambangan nikel yang merusak habitat hutan mereka.
Ketergantungan hidup pada alam yg semakin sempit membuat mereka terdesak, bahkan sering mendekati wilayah tambang untuk meminta makanan.
Fakta Lapangan
Asing di Manja ✅
Rugikan Negara 1.020 T di beri Vonis Bebas
Pribumi di Siksa ✅
2 pria Cari Emas di Tanah sendiri di sukabumi di tahan 5 tahun serta di denda Rp 100 Milyar
Siapa yang Merdeka ?
Viral di media sosial seorang Mitra MBG di Batujajar, Bandung Barat yang sebut untung 6 Juta perhari, Kini lapor polisi karena tidak terima video nya di upload tanpa izin dan di caci maki oleh Netizen.
Gimana menurut Netizen X(?) 👀
FROM THIS TO THIS
Cerita Fatmawati sebut Anak Ditemb4k Polisi, Mengaku Diintimidasi saat Mau Menjenguk
Fatmawati (42) tidak pernah membayangkan harus mencari anaknya melalui media sosial, lalu berhadapan dengan pintu-pintu tertutup di kantor polisi.
Anaknya, FS (19), ditangkap dan dit3mbak oleh aparat kepolisian pada Februari 2026. Sejak itu, ia mengaku kesulitan mendapatkan akses untuk bertemu.
“Saya sering dibentak saat bertanya,” kata Fatmawati.
Ia mengetahui penangkapan anaknya bukan dari aparat, melainkan dari informasi yang beredar di media sosial.
Sejak saat itu, ia berulang kali mendatangi kantor polisi, membawa makanan dan pakaian. Namun ia tidak pernah yakin apakah barang tersebut sampai ke tangan anaknya.
Bahkan ketika datang bersama pengacara, ia mengaku tetap dihadapkan pada penolakan.
“Sulit sekali menjumpai anak saya,” ujarnya.
Selain akses, kondisi medis FS juga menjadi kekhawatiran.
Menurut Fatmawati, selama lebih dari sebulan, anaknya tidak mendapatkan perawatan yang layak, meski mengalami luka tembak di kedua kaki.
KontraS Sumatera Utara menilai kondisi ini sebagai bentuk pelanggaran hak dasar, termasuk hak atas pendampingan hukum dan layanan kesehatan.
Kasus ini kini telah dilaporkan ke Propam Polda Sumut, serta akan dibawa ke Komnas HAM dan LPSK.
Di ruang perawatan RS Bhayangkara Medan, FS masih menahan nyeri. Dua peluru disebut masih tertinggal di dalam kakinya—menjadi penanda luka yang belum selesai, baik secara fisik maupun hukum.
Di tengah padatnya arus mudik Lebaran 2026 di jalur arteri pantura Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, kisah perjuangan seorang pemudik sepeda menarik perhatian. Wastum (42), warga Prumpung, Jakarta Timur, memilih mudik menggunakan sepeda bersama anaknya demi bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman. Cara ini bukan hal baru baginya, karena sudah dijalani selama 9 tahun terakhir.
Untuk pengalaman membaca berita yang lebih nyaman lagi, instal aplikasi BeritaSatu/Investor Daily di iOS dan App Store.
#BeritaSatu #MomenMudikLebaran #Lebaran2026 #KisahHaru #SaatnyaMajuBersama
Kejadian siang tadi... Ada tumpahan oli di jalan.. Sejumlah pemudik tergelincir dan jatuh.. Lokasi kosambi arah cikampek. Kab. Karawang. Setelah kntor PLN kosambi
Tetap berhati-hati.. Selamat sampai tujuan.. Keluarga menanti di rumah
Innalillahi Wainnailaihi Rojiun🤲
Kecelakaan maut merenggut nyawa satu keluarga di jalan tol Pemalang-Batang KM 290-B, Kecamatan Warureja, Kabupaten Tegal, pada Kamis pagi tadi. Mobil keluarga yang sedang perjalanan mudik tujuan Petarukan Pemalang tersebut menabrak bagian belakang bus Agra Mas yang sedang berhenti di bahu jalan. Peristiwa tragis ini mengakibatkan empat orang meninggal dunia, sementara satu balita selamat namun dalam kondisi kritis.
Empat korban wafat terdiri dari pasangan suami istri dan dua orang anak. Seluruh korban saat ini berada di RS Siaga Medika Pemalang, termasuk satu balita selamat yang masih menjalani perawatan intensif akibat luka serius.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Tegal Iptu Henry Ade Birawa membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Pihaknya menduga insiden yang melibatkan mobil minibus dan bus Agra ini dipicu akibat kelalaian pengemudi minibus yang mengantuk saat berkendara.
Berdasarkan data dari pihak kepolisian dan rumah sakit, korban meninggal dunia merupakan satu kesatuan keluarga yang terdiri atas ayah, ibu, dan dua orang anak. Identitas keempat korban yakni, Gunawan (42) – Suami/Pengemudi, Devi Agustina (33) – Istri, Nafisah Maisaroh (11) – Anak, dan Narendra Dewan Gaozan (8) – Anak.
Sementara itu, balita Murel Arshaka Sachid (3) mengalami luka serius dan tengah ditangani tim medis.