@King_ofKings316@zarahussain999 You can go in by saying the declaration of our faith: Laa ilaaha illallah, Muhammadar rasulullah. Then have a proper wash. Make sure you learn how to pray (shalat) and how to do tawaf, as you’ll need to do both there. After that, you’ll be on your way to Mecca. Allahu yahdik.
@antoniusernesto@teddydawi@dw_satrioo@TanjungRudy @Adelinevnsa Negeri ini sudah penuh dengan drama korupsi dan ketidakadilan, ternyata masih sempat ada episode tambahan. Plot twist-nya makin liar!
@JalangJingling Bedakan arab dengan dua tanah suci, diluar tanah suci mungkin mereka bebas untuk bermaksiat tapi itu tdk sedikitpun menodai kesucian Makkah.
@JalangJingling Mengaitkannya dengan jama'ah haji seakan-akan itu terjadi di Haramain. Anda harus belajar batas-batas tanah haram. Saya tidak katakan diluar tempat suci itu bebas melakukan maksiat. Setidaknya masih disebut sebagai negara muslim dan apa yg terjadi ini adalah hal memalukan
@sosmedkeras Haditsnya itu membaca Al-waqiah setiap malam, keutamaannya, akan dihindarkan dari kefaqiran selamanya. Hadits lemah, tapi boleh diamalkan untuk sekedar fadhoilul a'mal.
@abuishaqaz@sakkusaitna @JalangJingling Poinnya, syariat tidak menetapkan hukuman khusus untuk perkara seperti ini. Hukumannya dikembalikan kepada kebijakan penguasa.
@abuishaqaz@sakkusaitna @JalangJingling Konteks: Hadits kedua itu menjadi pedoman amal para ulama, maksudnya: jadi pedoman untuk tidak membunuh pelaku setubuhi hewan. Sebab ada juga hadits yg mengatakan, "...bunuhlah dia dan bunuh hewan yang jadi korban."
@sakkusaitna @JalangJingling Coba jelaskan kesaya mengenai kata, "Hadits ini lebih sahih dari hadits yang pertama" Coba dispill juga bunyi hadits pertama yang dimaksud, kemudian apa makna dari perkataan, "Hadits ini menjadi pedoman amal para ulama"
@AsbabulKopi Kata qul itu fi'il amr yang ditujukan kepada Nabi Muhammad, lalu dimana letak ketidak terkaitannya? Sedangkan seluruh ayat qur'an itu melalui lisan Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi Wasallam.
@AsbabulKopi فَاِ نْ حَآ جُّوْكَ فَقُلْ اَسْلَمْتُ وَجْهِيَ لِلّٰهِ وَمَنِ اتَّبَعَن
Fa in haajjuka fa qul aslamtu wajhiya lillah wa manit taba'ani
"Kemudian jika mereka membantah engkau Muhammad katakanlah, "Aku ber-Islam kepada Allah dan demikian pula orang-orang yang mengikutiku.