Kadang pas pulkam malah kena culture shock karna tukang parkir sama kasir minimarket dan yang lainnya tuh kek baik baik pake bahasa jawa alus kalo ngomong dan selalu senyum
Meanwhile pas di jkt ๐๐
Lu liat sendiri kehancurannya! 604 nyawa melayang! Gubernur Aceh sampai menangis bilang ini Tsunami Kedua, 4 kampung hilang entah ke mana! Bupati terpaksa terbitkan surat "TAK MAMPU" karena sistem kalian bangkrut! Kalian tahu apa yang paling memalukan? Di tengah semua kehancuran ini, rakyat kami harus mengemis minta tolong ke Raja Thailand dan Brunei karena bantuan RI tak kunjung datang! Kalian lebih takut rugi gengsi daripada kehilangan nyawa!
Kalian hanya mengirimkan tangisan Eko Patrio, bukan ekskavator yang dibutuhkan!
โSekarang lihat prioritas kalian yang busuk! Kalian cepat sekali kerahkan Polisi untuk menangkap 16 warga Sibolga yang cuma cari makan, tapi headline jelas-jelas bilang: Penjarah Hutan Tak Tersentuh Hukum! Kalian melindungi gudang minimarket, tapi kalian membiarkan pembunuh lingkungan yang menyebabkan longsor ini aman! Dengar pesan dari korban selamat, Reni: "Jangan Tebangi Hutan Kami Lagi!" Kalian berjanji akan membangun kembali rumah, tapi janji itu omong kosong selama kalian masih melindungi cukong yang menjual tanah air kami!
โKalian sudah melihat aib dan bukti busuk ini. Jangan biarkan kemarahan ini jadi sampah yang berserakan di linimasa! Kalian tahu siapa yang patut disalahkan. Kumpulkan barisan! Ajak setiap jiwa yang punya darah panas dan hati nurani yang sama untuk ikut menyaksikan dan menyebarkan kebenaran yang tidak akan disensor ini.
โKalian menjual hutan kami, dan harga mati yang dibayar adalah darah rakyat! Kumpulkan suara. Kalian tahu ke mana harus mencari sumber suara yang tak mau minta maaf ini kan!
Untuk alasan prinsipal, cerita waluh kukus tidak akan pernah kami rangkum.
Kami percaya, dunia akan menjadi tempat yang lebih baik jika setiap orang pernah membaca thread cerita Waluh Kukus secara lengkap dan seksama, setidaknya satu kali sebelum mati.
Akhir kata, Yati anjing.
Can't imagine my school life was ruined and traumatized by MBG karna liat temen pada keracunan atau diri sendiri juga keracunan,
masa nanti perbincangan pas kuliah/kerja
"Dulu kalian keracuna apa?"
"Oh dulu aku naget ikan hiu"
"Kalo aku tempe mentah" ๐ฉ๐ฉ