Keributan di Pinggir Jalan Berhasil Dilerai, Warga Sigap Cegah Situasi Memburuk
Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan keributan yang terjadi di pinggir jalan. Beruntung, sejumlah warga bersama rekan-rekan di lokasi segera turun tangan untuk melerai sehingga situasi dapat dikendalikan dan tidak berkembang menjadi lebih serius.
Belum diketahui secara pasti apa yang menjadi penyebab perselisihan tersebut. Karena itu, penting untuk tidak terburu-buru menyimpulkan atau menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa menahan emosi dan mengutamakan penyelesaian secara damai jauh lebih baik daripada memperpanjang konflik. Apresiasi juga patut diberikan kepada warga yang memilih membantu meredakan keadaan demi menjaga keselamatan bersama.
Semoga semua pihak dapat menyelesaikan persoalan dengan baik dan mengambil hikmah dari kejadian ini. 🙏
Kebaikan, kesantunan rakyat Indonesia dan pemahaman rakyat indonesia akan kepedulian pada sesama manusia (kemanusiaan), dimanfaatkan poliTIKUS demi kekuasaan dan lalu menindasnya lebih bengis dibanding orang BARAT itu sendiri...
Baru tau jir ternyata ungkapan tujuh turunan tuh punya basic ilmiah.
Kirain cuma keasbunan orang tua zaman dulu aja 🤣
Setelah baca2, teorinya tuh tiap orang nerima sekitar 50% DNA autosomal dari masing2 orang tua
Maka:
- Orang tua → 50%
- Kakek/nenek → 25%
- Buyut → 12,5%
- Generasi ke-5 → 6,25%
- Generasi ke-6 → 3,125%
- Generasi ke-7 → 1,56%
- Generasi ke-8 → sekitar 0,78%
Bener dong klo less than 1% hahaha. Berarti nyumpahin orang sampe tujuh turunan tuh punya basic ilmiah 🤣
Dikira lawan tawuran, dua remaja yg lagi asik nongkrong sambil nonton tawuran malah dipukul sajam & motornya dirampas. Peristiwa ini terjadi di Kampung Cirejag, Desa Belendung, Kec. Klari, Kab. Karawang.
Hama begini jangan dikasih napas, bolongin palanya!