📍Apakh standar penerimaan kunjungan dari negara lain sudah berubah?
Penyambutan PM Thailand banyak menguras anggaran ya, mulai dari dentuman meriam, penyambutan berkuda ala kerajaan, dan tarian daerah di istana negara, segala prosesi dengan kemegahan nya.
Tapi jujur kocak sih, disaat urusan perut, harga beras, sampai fasilitas publik masih perlu penyesuaian dan butuh dibenahi secara darurat, malah dipakai untuk bikin tamu kagum tanpa rem.
Belum penanganan dapur MBG di daerah timur, dan gaji guru honorer yang hanya 300 rb/bulan.
Prinsipnya simpel, Rumah sendiri boleh bocor dan berantakan, yang penting tetangga datang, keliatan suguhan istana.
Di Indonesia ketimpangan dan perbedaan seolah hal yang dipaksa dimaklumi oleh warga, antar disuruh iklas dengan kebijakan atau kapasitas SDM dari pejabat yang gitu gitu saja.
Tapi ya gimana, aesthetic over basic needs is the new standar
Indonesia adil dan makmur utk semua rakyat. Rakyat yg mana!?
Kesenjangan sangat nampak antara pejabat dan rakyat.
Indonesia berdaulat adil utk yg makmur.
😂😜
Aman, Mba. Sampean saya tunggu di Pakansari semalam kok ya ga datang.
Soal menghindari serta lari dari risiko, ya itu kan udah jadi kebiasaaan regulator, operator, dan pihak keamanan di mari. Mencari cara paling aman dan malas melakukan sesuatu yang dirasa ribet, itu kan selalu jadi style kalian.
Padahal, ada banyak ilmu yang bisa kita terapkan untuk memitigiasi risiko, tapi ya kan ribet dan harus susah payah. itu bukan pilihan kalian, toh?
Lagi antre rapi buat ambil makanan di acara nikahan.
Tiba-tiba ada ibu-ibu sama anaknya nyelak tepat di depan antreanku.
👩🏻: "Ngalah kek."
Aku: "Ya antre juga, Bu."
👩🏻: "Kasihan ini ada anak kecil."
Aku: "Menurut Ibu, yang aku gendong ini apa? Gedebok pisang?" (Padahal aku lagi gendong anak umur 1 tahun.)
👩🏻: "Dasar anak muda zaman sekarang, nggak mau ngalah."
Aku: "Dasar orang tua zaman dulu, nggak tahu diri."
Akhirnya ibu itu pindah ke belakangku sambil ngomel-ngomel karena kebagian makanan terakhir. 🙏🙂
Maaf ya, sekarang udah bukan zamannya diem terus kalau diperlakukan nggak adil.
Peringatan darurat 🚨🚨🚨🚨
“ Represif, Arogan, Tak Berperi Kemanusian “
Keuntungan 1000 rupiah dan bantingan penguasa, korupsi hingga 74 kilo emas sekedar pakai rompi pun tak mau
“ Keras pd rakyat, Lunak pd Koruptor “
Jawaban mereka normatif artinya mereka keberatan ini disampaikan dipublik dan artinya wowo si mulut ember sudah blunder parah diplomasinya.
Karma kata gua sih lo pada suka hina2 mega mulut ember nah wowo laki laki mulutnya lebih ember apa gak malu2in
Kata gue orang indo stop dengan narasi "jangan bikin panik deh". Inget ga dulu jaman COVID masih belom masuk Indo, pemerintah sibuk ngomong "Covid itu ga ada, ga bakal bisa masuk indo soalnya indo panas" dan boom! Lockdown 2 taun
Ayolah nalarnya dipake, tolong dipake
Sadar gak sih, ini tuh jubir istana Korsel kasih jawaban normatif biar gak munculin keributan lebih lanjut?
Masa pejabat negara lain terpaksa nyapuin omongan dia? 😢
Pesan mas Media Wahyudi Askar saat khutbah Jum'at di masjid UGM, mengutip hadist Rosulullah.
"Hindarkanlah kami dari pemimpin yang bodoh dan kekanak-kanakan"
Gubernur Jakarta minta mall-mall yang pasang pagar tinggi di depannya buat segera dibongkar.
Sementara itu, Gedung DPR yang katanya rumah wakil rakyat: