Kebohongan yg aku lihat hari ini:
1. Mendisdakmen: 43jt guru ingin MBG dilanjutkan. Meanwhile, JUMLAH GURU DI INDONESIA AJA CUMA 3,47 JUTA ORANG.
2. Polisi: BEM UI belum kirim surat pemberitahuan demo. Meanwhile, UDAH SIAPIN 4500 PERSONEL UNTUK PENGAMANAN.
Semuanya disampaikan pejabat publik.
Di depan umum. Dan tanpa malu.
cc:threadrannyafrs
Aljazair live liputan di lokasi sore tadi capt. Kenapa ini penting? Karena pemerintah takut kalau banyak media luar memberitakan ketidakpuasan masyarakat.
perwakilan mahasiswa UI:
"kami ini mahasiswa, tidak membawa senjata. jgn anggapi kami musuh, jgn hadapi kami dgn senjata"
"kami tidak ditunggangi, niat kami tulus untuk bangsa Indonesia"
terharu bgt. semoga dalam lindungan Tuhan buat teman-teman yg turun ke jalan 🥹
Demo di Bundaran HI ini unik, karena biasanya demo ke lembaga pemerintahan tertentu
Tapi bundaran HI itu sumber traffic: masyarakt dan sosial media
peluang media ngeliput naik
peluang sosmed divideoin orang juga naik
orang aware-> tujuan demo terpenuhi dengan cara baru
MARAH YUK!?!?
kalo seindonesia marah nanti kita bisa didenger dan dilayanin dengan baik
Karena pada dasar nya :
"the government means nothing without us"
ini gara2 dollar naik, lalu batubara diekspor gila2an ke luar negeri kan? Makanya cadangan lokal habis.
Pertamax naik -> pertalite nanti dibuat langka -> intinya pemerintah dan oligarki ga pernah peduli ke rakyat.
Dear Bapak Presiden, dan seluruh pejabat yang hari ini mungkin sedang duduk nyaman di kursi kekuasaan..
Ada sesuatu yang ingin kami sampaikan, bukan dengan amarah yang membabi buta, tapi dengan dada yang sesak dan hati yang sudah terlalu lama menahan🙏
Hari ini, ribuan mahasiswa dari BEM UI dan berbagai perguruan tinggi Jabodetabek turun ke Bundaran HI. Mereka menamai aksinya "Aksi Menuju Indonesia Bangkrut" - nama yang keras, tapi seperti ungkapan jujur dari hati-hati kami ini.
Nama yang lahir bukan dari kebencian, tapi dari kepedihan yang sudah lama tak kalian dengar.
Mereka bukan turun karena ingin terkenal. Mereka turun karena diam sudah terasa seperti pengkhianatan.
Rupiah pernah menyentuh Rp18.000 per dolar. Harga Pertamax naik lebih dari 30% hanya dalam semalam. Dan yang paling merasakan bukan kalian pejabat tentu saja, tapi ibu yang menghitung ulang belanja hariannya. Bapak yang diam-diam menggaruk kepala memikirkan uang rumah tangganya. Mahasiswa yang mengerjakan skripsi sambil khawatir uang kos bulan depan dari mana.
Indonesia adalah negara yang kaya. Tapi entah mengapa rakyatnya tak kunjung sejahtera. Indonesia adalah negara yang besar. Tapi entah mengapa perut rakyatnya belum bebas dari rasa lapar. Kita belum bicara tentang rasa kenyamanan, itu jauh.
Lima tuntutan mereka sederhana:
"Hentikan pemborosan APBN. Turunkan harga pokok dan BBM. Hentikan program MBG yang kini terseret korupsi. Hentikan Koperasi Desa Merah Putih. Hentikan militerisme di ruang sipil."
Bukan tuntutan anak kemarin sore. Ini adalah tuntutan dari mereka yang melihat pelemahan rupiah, kenaikan harga bahan pokok, dan kebijakan yang dianggap semakin membebani kehidupan masyarakat - setiap hari, di depan mata mereka.
Kepada adik-adik yang hari ini turun ke jalan~
Kami berdiri bersama kalian. Bukan karena kami tak punya rasa takut. Tapi karena kami tahu: suara rakyat yang diam adalah suara yang sudah menyerah.
Jaga dirimu. Bawa air. Simpan nomor darurat. Jangan terpisah dari kelompokmu. Jika situasi memanas, selamatmu lebih penting dari segalanya. Ingat keluarga dan kami yang sedang mendoakan kalian.
Tapi jika kamu bisa, berdirilah. Tegak. Tenang. Berkepala dingin.
Karena perjuangan ini haruslah jadi kuat dan mampu bertahan.
Kepada para pejabat yang membaca ini.. jika ada:
Bukan mahasiswa yang membuat Indonesia mendekati bangkrut. Yang membuat Indonesia bangkrut adalah ketika kepercayaan rakyat kepada pemimpinnya sudah habis, dan tak ada yang merasa perlu mengisinya kembali.
Dengarkan mereka. Sebelum jalanan berbicara lebih keras dari yang bisa kalian kendalikan.
- Karirfess, 12 Juni 2026 Untuk Indonesia yang masih layak diperjuangkan -
Demo adalah hak konstitusional. Karirfess mendukung penyampaian aspirasi yang damai, tertib, dan bertanggung jawab.
Penjelasan singkat alur operasional PLN yg bikin mereka boncos :
> beli bahan bakar (batu bara, gas, BBM) pake Dollar
> harganya ngikut pasar global
> sekarang kurs rupiah melemah dan all time low
> biaya operasional langsung ikut naik dong
> tapi jual listrik ke warga tarifnya kekunci kebijakan pemerintah
> ga bisa diatur sama PLN sendiri
> yang paling gampang dikurangi ya biaya operasional
> makanya banyak mati lampu wkwkw
Nah, tapi selain operasional, yg bikin PLN ketekan pelemahan rupiah itu karena :
> PLN punya utang masif dalam valuta asing
> dapet dalam bentuk obligasi global (global bond)
> nah, utang ini bentuknya dalam denominasi USD
> Setiap akhir periode, utang ini di-restate ke kurs rupiah terkini
> kalo Rupiah melemah
> nilai utang USD-nya membengkak
> selisihnya dicatat sebagai rugi kurs di laporan laba rugi.
Jadi, kalo pada ngerasa banyak mati lampu akhir-akhir ini. Mungkin PLN lagi boncos itu duitnya wkwkw
List keanehan pemerintahan yang akan hilang,
jika 02 tidak menang :
- ADA IBU NEGARA
- ga gabung BOP, Board of Piece
- Seskab pasti bukan Teddy
- Menlu bukan Sugiyono.
-Ahli serangga jadi ahli Gizi
-Anomali Tedy tidak terungkap
-kebohongan bahlil ganteng tidak viral
-tidak ada teriakan "Hidup Jokowi"
-pigai playboy
-tembok ratapan solo
-mens rea panji
-keracunan MBG
-Gibran ngantuk ya?
Apalagi guys?
Kalian sadar gk ?
banyak daerah yg udah mulai demo tapi gk disiarkan media
Daerah yg sudah mulai Demo:
- Jakarta (Cikini Raya & Badan Gizi Nasional)
- Bandung (DPRD Jabar)
- Medan (Lapangan Merdeka)
- Kendari (Bundaran Tank)
- Semarang
Katanya mulai merembet ke Sulawesi & Sumatera juga 💀
"SIAP-SIAP BUKAN LAGI PEMADAMAN LISTRIK BERGILIR"
"JADI MENYALA BERGILIR"
Hal vital kalo PLN makin sering padam,
- Baterai HP menipis
- Sinyal ikut bermasalah
- Rumah jadi gerah
- Kehabisan cash tapi ATM mati
Ini beneran mode survival activated ya?