Mungkin ini adalah kalimat terakhir di akun ini
-Pupuk yg salah-
Membantumu bertumbuh adalah penyesalan terbesarku.
Berada disisimu adalah hal yang sangat memalukan.
Kini tak ada lagi cinta atau dendam,
hanya kesadaran bahwa KAMU adalah AIB terbesar yang harus kulupakan.
Ly~
Tak apa jika aku jadi badut dan bahan ejekan di lingkaramu.
Kamu menceritakan segalanya yg aku lakukan, agar kamu terlihat paling bagus.
Tak kaget.
Itu memang kebiasaanmu,
dan aku sudah terbiasa.
Tak ada privasi tunjukan semua pada dia, permalukan aku.
Lakukan sesukamu.
Ly~
Bencilah aku,
dendamlah padaku,
dan lupakan seluruh kenangan indah itu.
Jika menjadi penjahat di ceritamu
adalah satu-satunya cara
agar hidupmu terasa lebih mudah.
Ly~
Aku sengaja menghancurkan semuanya.
Berpura-pura menjadi penjahat,
agar kamu punya alasan untuk membenciku.
Sebab hanya dengan cara itu,
kamu tidak akan pernah lagi kembali padaku.
Ly~
Percayalah, aku sudah memprediksi semuanya.
Aku tak menjelekkanmu pada siapa pun,
selain pada dia.
Tenanglah, dia tak akan membencimu.
Dia menginginkanmu.
Ly~
Suatu hari aku bertahan di ambang ragu:
tak ingin usai, walau tahu ini tak lagi setimpal.
Losing the sparks, losing all my trust.
Di titik itu, aku hanya butuh diyakinkan.
Namun jawaban yang kudapat...
justru dikhianati dan ditinggalkan.
Ly~
-Sisa Rasa-
Kata orang.. Jangan mengejar, jangan terlalu cinta, sembunyikan.
Tapi aku lelah berbohong.
Hari ini, aku hanya ingin jujur pada rasaku,
dan melanjutkan hidup...
bersama sisa rasa yang masih kupunya.
Ly~
Ternyata aku hanya tahu cara mencintai.
Benci hanya datang sekilas,
sisanya hatiku tetap kalah oleh rasa yang sama.
Kuingat seluruh keburukanmu,
namun hatiku tetap gagal membencimu.
Malamku masih memimpikanmu,
pagiku masih disambut cemas yang sama.
Dan aku, teramat lelah.
Ly~
-Titik Pasrah-
Tuhan...
Hari ini aku berhenti memaksa.
Kuserahkan seluruh cemas yang tak mampu kupikul sendiri.
Bukan karena aku menyerah,
aku hanya percaya:
rancangan-Mu jauh lebih indah.
Ly~
Tolong, jangan mendekat.
Darahku hanya akan mengotori tubuhmu,
dan duri di tubuhku hanya akan melukaimu.
Jangan terlalu baik padaku.
Aku tahu, di dunia ini tak ada yang cuma-cuma.
Dan aku... tak ingin lagi memberikan hatiku pada siapa pun.
Ly~
Tidak apa-apa.
Asal bukan aku yang mengkhianati.
Tuhan tahu aku tak sanggup pergi,
maka Ia buat aku ditinggalkan.
Tak ada yang perlu disesali,
aku hanya perlu ikhlas.
Ly~
-Firasat-
Kutatap wajahmu yg tenang saat tertidur,
kugenggam jemarimu, kupeluk hangat tubuhmu.
Aku menikmatinya sampai ke dasar,
karena rasa takut yang mendalam.
Dan ketakutanku tidak pernah salah.
Kedamaian yang dulu kusebut indah,
rupanya awal dari luka paling berdarah.
~Ly.
-Bius Keindahan-
Jiwaku selalu memburu keindahan,
hingga mataku buta pada duka yang menumpuk.
Ternyata, aku tidak pernah benar-benar lupa.
Aku hanya terlalu sering memeluk tenang yang salah,
membiarkan luka yang sama berulang tanpa suara.
~Ly.
Yang dia tahu, aku tidak bisa pergi.
Aku tidak bisa hidup tanpanya.
Lalu dengan sombongnya, ia memilih meninggalkanku.
Tapi dia lupa,
siapakah otak di balik keberhasilannya,
dan doa siapa yang menembus langit untuknya.
... (Next)
Yang selalu ku ulang doa saat ini adalah
Kesembuhan hatiku dan pikiranku
Tetapkan imanku, lindungi aku dari bahaya yang akan menimpaku dari sudut manapun.
Lindungi aku... Jaga aku...
Aamiin
Sedang tidak ingin membuka lembaran baru dengan siapapun
Hanya aku dan diriku, berusaha untuk bangkit
Diatas badainya sangat kencang
Barakallah aku berada di tengah2 orang yg mencintaiku, entah tulus atau tidak, aku tetap bersyukur.
Apa yang menjadi ketakutanku selama ini akhirnya terjadi.
Yup sesuai prediksi ketika aku benar2 memberikan hatiku sepenuhnya mereka akan hilang.
Ketika aku hanya memberikan sidikit hatiku mereka akan berjuang sepenuhnya.
Tidak ada kesimpulan, selalu gagal dalam 3 dekade.