Letak geografis Indonesia berada pada jalur pelayaran strategis global, seperti Selat Malaka, Selat Sunda, Selat Lombok, serta ALKI, dinilai memiliki potensi terdampak secara langsung maupun tidak langsung dari aspek pertahanan keamanan, ekonomi, politik, komunikasi internasional
Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., https://t.co/J2IlCyWRlr.Opsla., menerima paparan mengenai Kajian Strategis Antisipasi Dampak Konflik Iran vs Aliansi AS–Israel terhadap Keamanan di Wilayah Perairan dan Yurisdiksi Indonesia
Dalam paparannya, Laksma Bakamla Steven menjelaskan bahwa konflik Iran vs Aliansi AS–Israel berpotensi memberikan dampak nyata dan multidimensional bagi Indonesia.
Momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga kelestarian laut sebagai sumber kehidupan, jalur pemersatu bangsa, dan masa depan generasi mendatang. Bersama, mari wujudkan laut Indonesia yang aman, bersih, dan berkelanjutan.
Kepala Bakamla RI Laksdya TNI Dr. Irvansyah, S.H., https://t.co/J2IlCyWRlr., Opsla., beserta seluruh personel mengucapkan Selamat Memperingati Hari Laut Sedunia.
Kapal kargo Golden Star 1 (IMO: 8952857) berbendera Tanzania dilaporkan mengalami insiden terbalik (capsized) sebelum akhirnya tenggelam di Selat Singapura.
Bakamla RI melalui Stasiun Bakamla Batam bergerak cepat mendukung upaya pencarian dan pertolongan (Search and Rescue/SAR) serta pengamanan jalur pelayaran pasca tenggelamnya kapal kargo Golden Star 1 di perairan Selat Singapura.
Masih di tengah-tengah perhelatan High Level Meeting ASEAN Coast Guard Foum (HLM ACF) 2026, Bakamla RI turut menggelar pertemuan bilateral dengan Philippine Coast Guard (PCG) selaku tuan rumah.
Pertemuan strategis ini menjadi momentum krusial dalam mengakselerasi formalisasi ACF sebagai badan sektoral resmi di bawah naungan ASEAN. Para perwakilan dari 11 anggota ACF, serta perwakilan dari Sekretariat ASEAN menggunakan kesempatan ini untuk berunding dan bertukar pikiran
Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Irvansyah, menghadiri pertemuan tingkat tinggi High-Level Meeting ASEAN Coast Guard Forum (HLM ACF) 2026. Perhelatan ini diselenggarakan oleh Philippine Coast Guard (PCG), yang turut mengundang perwakilan dari 11 anggota ACF.
Dengan masuknya ACF dalam APSC ini, Coast Guard ASEAN dapat secara lebih aktif dan efisien dalam berkontribusi pada stabilitas keamanan maritim di kawasan. Untuk menandai kesepakatan ini, telah diadopsi deklarasi pendirian ACF oleh para Kepala Coast Guard ASEAN.
Dalam perhelatan High Level Meeting ASEAN Coast Guard Forum (HLM ACF) 2026, para Kepala Coast Guard ASEAN berhasil mencapai konsensus atas Concept Paper ACF. Kesepakatan bersejarah ini terjadi di Manila, Filipina.
Setelah melalui negosiasi panjang selama lebih dari 1 dekade, akhirnya konsensus tercipta di kalangan Kepala Coast Guard ASEAN. Konsensus ini merupakan dokumen penting agar ACF dapat diakui sebagai bagian dari ASEAN Political and Security Community (APSC).
Pada sesi pertemuan Trilateral, Bakamla RI melakukan pembahasan strategis bersama Singapore Police Coast Guard (SPCG), dan Malaysia Maritime Enforcement Agency (MMEA).
Di sela-sela rangkaian pertemuan ASEAN Coast Guard Forum, Kepala Bakamla RI Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., https://t.co/J2IlCyWRlr.Opsla., menggelar serangkaian pertemuan intensif bersama para pimpinan coast guard anggota ACF, baik secara trilateral maupun bilateral.
Dalam kesempatan tersebut, Deputi Bidang Informasi, Hukum, dan Kerja Sama Bakamla RI Laksda Bakamla Dafit Santoso memaparkan berbagai program strategis Bakamla RI, termasuk penguatan kelembagaan melalui RUU Keamanan Laut, pengembangan National Maritime Surveillance System (NMSS).
Bakamla RI menerima kunjungan Delegasi International Collaborative Study Program (ICSP) National Defence College (NDC) Sri Lanka di Mabes Bakamla RI, Jakarta Pusat.
Kunjungan yang dipimpin Sekretaris NDC Sri Lanka, Mayor Jenderal KA Pushpakumara, bertujuan mempelajari peran Bakamla RI dalam menjaga keamanan dan keselamatan di laut serta mendukung pembangunan maritim Indonesia.