Saya dapat info bhw ada 17 calon Dubes asing yg sudah tiba di Jakarta tapi sampai sekarang masih MENUNGGU waktu utk memberikan surat kepercayaan kpd Presiden. Dari mereka ada yg sudah menunggu 8 bulan. Ada juga Dubes dari negara ASEAN yg menunggu 6 bulan. Karenanya, mereka belum bisa bekerja secara resmi.
Ini memberikan kesan buruk bagi negara2 sahabat yg mengirim Duta Besarnya ke 🇮🇩, apalagi Dubes 🇮🇩 di luar negeri selalu dgn cepat menyerahkan surat kepercayaan kpd host country. Tanpa menyalahkan siapapun, Mohon masalah ini dapat segera dituntaskan Istana krn menyangkut reputasi diplomatik kita.
jadi prabowo keluar negeri buat lobby bantuan kalau indonesia butuh. tapi di pidato bilang tak ada bangsa lain yang peduli. kalau tak ada yang peduli, buat apa lobby bantuan? kontradiksi kelas kakap. biaya pribadi, rombongan dipangkas, tapi tujuannya tetap minta-minta juga. bedanya, dulu jokowi bawa 120 orang, sekarang 52 orang. hemat 68 orang, tapi esensinya sama. lucu. 😂
Poin pertama saja sudah sangat problematik. Belum lagi poin2 selanjutnya.
Orang ini nggak paham soal bahwa narasi biaya pribadi presiden itu justru menabrak prinsip tata kelola negara.
Klaim bahwa kelebihan biaya ditanggung oleh dana pribadi presiden itu secara etika birokrasi dan hukum tata negara adalah hal yg sangat problematis.
Ini blurs the line. Dalam administrasi publik modern, harus ada batas yang mutlak antara kekayaan pribadi pejabat (private wealth) dan operasional negara (public fund).
Saat presiden memakai duit pribadi untuk urusan kedinasan, hal ini justru merusak standarisasi penganggaran dan akuntabilitas.
Lalu bagaimana biaya2 dicatatkan dalam LKPP?
Apakah ini dikategorikan sebagai hibah pribadi kepada negara?
Jika iya, apakah sudah melalui prosedur penerimaan hibah yang sah agar tidak menimbulkan conflict of interest di kemudian hari?
Tak satu pun dari mereka yang memberi selamat kepada kami ketika kami memenangkan Liga Premier kemarin, tetapi mereka gerak cepat untuk mengejek kami sekarang.
Inilah mengapa hampir semua tim di Liga Premier bermain seperti final Piala Dunia ketika melawan Arsenal sementara mereka sendiri berusaha keras untuk memberi jalan kepada City.
Arsenal vs Everyone
Tekbro ini apa ga tahu??
Nadiem pernah melakukan kesalahan fatal terhadap para dosen.
Tahu ga soal apa? TUKIN
GAGAL DIBAYAR OLEH Mendikbudristek era Nadiem (2019-2024) karena KELALAIAN.
Ini bukan tuduhan, ini kaTa Ombudsman.
Menurut Ombudsman, Kemendikbudristek terbukti:
1. Gagal mengusulkan kelas jabatan ASN, termasuk dosen ASN, kepada Menpan-RB.
Akibatnya fatal: Tukin DOSEN belum punya dasar hukumnya
2. Tidak mengajukan Rancangan Perpres tentang Tukin Dosen dan tidak mengajukan kebutuhan anggaran kepada Kementerian Keuangan.
Akibatnya, Tukin TIDAK TERBAYARKAN.
3. Kemendikbudristek menyimpangi prosedur dengan menerbitkan Keputusan Mendikbudristek No. 447/P/2024 tetapi TANPA melalui persetujuan Kementerian Keuangan terkait alokasi anggaran.
Simpelnya, NADIEM GAGAL melakukan kewajiban administratif untuk membayar tukin para dosen.
Ya jangan heran dosen dan tendik marah-marah dan jadi personal ke Nadiem..
Source Gambar: https://t.co/EfY1HUtMDV
#intinyadeh ada org Jepang yg mau beli rumah angker di Indonesia.
Nanya rekomendasi rumah yg bener2 angker & sering ada penampakan buat mereka beli. Imbalan 50jt.
Netizen Indo byk kasih rekomendasi alamat.
Orangnya update dpt byk informasi.
Salah satunya rumah Jokowi di Solo.
Waktu Bruno Fernandes kena cedera hamstring saat melawan Aston Villa pada bulan Desember, tim medis Manchester United awalnya memperkirakan dia bakal absen sekitar 4 minggu.
Tapi kenyataannya, Bruno balik cuma dalam waktu 2 minggu lebih dikit dan cuma melewatkan 3 pertandingan.
Salah satu rekor yang kemungkinan bakal dia pegang lama adalah betapa jarangnya dia absen untuk United karena cedera.
Sejak bergabung pada Januari 2020, Bruno hanya absen 6 laga dari total 335 pertandingan United, dia tampil dalam 322 di antaranya.
Mr Reliable 🫡
[@samuelluckhurst]
RELATE BGT.
Suamiku super hands on ke anak. (I'm lucky I have him) tp ternyata tidak menjamin ga ada pikiran2 aneh di kepalaku.
Bahkan krn suamiku jg hands on, aku jg check on him. Dia baby blues ga 😅
Namanya bayi ya. Nempel 24 jam non stop ke ibu bapaknya. Itu GILA BGT RASANYA.
Ada di momen2 tertentu aku pingin masukin kepala di dalam bak air. Biar ga denger suara apa2 lagi.
Kaya pingin tenggelemin kepala aja. Tapi gak aku lakuin. Karena setiap saat suamiku selalu nanya, 'You okay? You need what? You want to be alone?' Padahal at the same time dia yg ngurus anak.
Dia yg mandiin. Dia yg nidurin. Bahkan dia kadang ngasi ASI via sendok kecil krn payudaraku kesakitan setiap saat harus mengASIhi anak.
Ada momen kita berdua sama2 mau gila, kita minta ibu aku untuk gendong anak kami sebentar. Kita cuma baring aja di kamar berdua sambil napas dan dengerin musik. Dapet santai 15 menit abis itu pegang anak lagi.
Pokoknya gila deh.
Buat aku, sosok Ibu dan Bapak yg hands on sama anak itu luar biasa. Terutama Ibu ya. Berbaik hatilah sama Ibu. Mungkin itu kenapa ada istilah surga di telapak kaki ibu, karena dia bukan cuma korban nyawa buat ngelahirin anaknya. Tapi dia ngorbanin jati diri dia seutuhnya.
Badan seisi2nya berubah. Isi kepala seisi2nya berubah.
Mau dipermak pake operasi plastik dan olahraga pun, kalo uda jadi IBU, semua BERUBAH. Can't explain
Kasus Ibrahim Arief (Ibam) dalam dugaan korupsi pengadaan Chromebook ini banyak dibaca oleh banyak orang sebsgai sebuah skenario klasik: elite birokrasi sengaja mengorbankan aktor luar untuk menutupi korupsi internal.
Sebagai konsultan teknis swasta tanpa jabatan struktural, Ibam justru dituntut 15 tahun penjara plus pengganti Rp16,9 miliar, tuntutan yang jauh lebih berat daripada dua pejabat eselon yang mengakui menerima suap dari vendor.
Pelajaran yang bisa kita ambil pada kasus ini:
1. Profesional teknis dari luar sistem sangat rentan untuk dijadikan kambing hitam agar elite internal lolos dari sorotan saat proyek besar bocor.
2. Batas kewenangan formal hanyalah ilusi dalam penegakan hukum selektif yang sudah dirancang untuk melindungi lingkaran kekuasaan birokratis.
3. Saran profesional meskipun netral, tetap mudah untuk dipelintir dan dijadikan narasi “pengarahan” agar narasi korupsi punya target eksternal.
4. Aset pribadi masa lalu tetap bisa dijadikan sebagai “bukti” korupsi untuk memperkuat skenario pengorbanan.
Tanpa reformasi radikal yang mematahkan kartel birokrasi, semangat berkontribusi pada program publik hanyalah jebakan berbahaya bagi siapa pun di luar lingkaran kekuasaan.
> nolak offer perusahaan luar negeri, milih TURUN gaji demi bantu negara
> hasilnya: dituntut 22,5 tahun penjara tanpa bukti aliran dana
emang kaga usah lagi dibantu ini negara
Sebagai engineer Indo yang belajar banyak dari Ibam, baca ini sakit hati rasanya.
Satu-satunya saran buat teman-teman tech di titik ini: usahakan cari jalan untuk berkarier di luar negeri. Kalaupun stay, jauh-jauh dari public sector atau pemerintahan, tetap di private sector.
Teknologi di Indonesia sudah selesai. Investasi terbaik saat ini yang bisa kita berikan buat generasi berikutnya: berkarya sebaik-baiknya di luar negeri dan membangun network seluas-luasnya.
Selamat tinggal keadilan, selamat jalan teknologi Indonesia. Unicorn era was a nice ride.
News:🚨Prabowo diam-diam buka pintu langit Indonesia lebar-lebar buat militer AS! Blanket overflight rahasia disetujui, besok ditandatangani
kedaulatan udara RI tinggal kenangan!