Banyak dari mereka ngabisin bertahun2 hidup di ruang kecil ngerjain hal yang super niche. Sampai akhirnya dunia tuh harus tau kalo “gue itu ga sia sia”. Simplenya harga dirinya nempel di hal yg mereka kerjain. Makanya tiap ada kesempatan dipamerin.
dari jaman dulu juga ga ada menyuruh untuk mengucilkan ke kalangan apapun pas ospek, termasuk kaum berideologi liberalisme, anarkis dan radikalisme. lu aja coba tanya ke semua senior elu dan alumnus. kelompok radikalisme sendiri juga nyimpen identity mereka. giliran kita punya pandangan beda, kaum LGBT labelin orang lain homophobic.
Padahal jauh sebelum feminism lahir, wanita udah ada yang jadi pendiri universitas, dia membuka jalan untuk wanita lain mendapatkan pendidikan. Dan udah banyak peristiwa wanita ikut politik dan bisa beropini.
Terus feminist mau ikut dapet kredit dalam perjuangan perempuan? Gak sekalian bawa achievement lain feminist yg menakar moral dgn memerdekakan perempuan di prostitusi dan melanggengkan laki2 hidung belang dan pengentot handal buat membeli harga diri wanita?
Halah gue yakin kalau mau diterapin adil dengan hukum syariat Islam kaya di Aceh untuk kedua hal yg sama2 doss, lu dan sirkel2 lu jg bakalan bacot juga “iNdOnESiA bUkAn cUmA muSLim aJa”. Berak.
benci nggak cuma dalam bentuk kekerasan ya kak ☺️ kita juga banyak nerima kekerasan verbal.
oh iya, mungkin kakak nggak akan ngelakuin tindakan agresif kayak gitu, tapi kenyataannya banyak orang yg dengan lantang bilang "besok kalau ketemu kita gebukin bareng²"
Terima kasih bang. Secara explisit berati lu mengakui Tuhan memberikan bencana terhadap kaum tersebut ya bang.
Masa kaya begini gak masuk nalar kalau kelakuan kaum lu masih dianggap benar perilakunya di jaman modern. Untung Tuhan belum ngasih bencana kedua kalinya bang 😂
Kisah kaum Nabi Luth ditimpa bencana karena menyekutukan Tuhan & berselingkuh atau melakukan kekerasan trhdp perempuan.
Lainnya bs ditafsirkan sbg pengakuan atau setidaknya rekaman pd kehidupan homoseksual & anal seks yg ada sejak dulu & bagian dr keragaman. Progres!
Wkwkwkw ngomong bawa dogma agama tapi lu sendiri sering menistakan agama. Lempar batu sembunyi tangan banget dan langsung keluarin victim card nya 😂😂😂😂😂😂
Jangan pernah takut guys sama homophobic, mereka cuma berani disosmed doang. Kalo kalian diancam dan dieksekusi kalian harus berani speak up dan meminta bantuan ke lembaga terkait, Kalian punya hak asasi sebagai manusia dari lahir bahkan dogma agama nggak bisa mengeksekusi hidup kalian♥️
Sebelum feminist lahir, kok udah ada perempuan yang bisa jadi pendiri universitas? Dapet pendidikan pula. Berkesempatan berbisnis pun boleh.
Kalo achievement femisnist cuma ngerasa bisa kasih kesempatan hak perempuan. Islam udah ada dari dulu. Bahkan dilindungi.
Kan achivement tambahannya feminist menormalisasikan perempuan bisa dibeli sama uang dari laki2 pengentot handal. Segitu murah kan harga diri wanita diukur pakai uang di pemikiran moral feminist?
Masa sih kak? Kok sebelum feminist lahir, udha ada perempuan muslim bisa jadi pendiri universitas? Berhak mendapatkan pendidikan pula.
Achievement feminist cuma ngasih akses buat buka rekening, KTP, SIM dan Twitter doang kah? Gak sekalian bawa achievement juga memerdekakan perempuan di prostitusi?
@nomorecorruptor@Bby_Songbird Jadi orang2 yang berprofesi dokter hanya boleh mempelajari standard dari WHO aja? Ga boleh dari sumber lain yang bisa ngasih tau konsekuensinya gitu? Kasian amat anjir profesi sekarang disempitin untuk memperkaya ilmu hanya karena lu condong agenda kaum mental illness di WHO.