@iPopBase ni orang bener-bener komunikasinya jelek. mksd gw, wajarkah, etiskah seorang presiden ngomong begini di publik??????? ngatain rakyatnya, nyuruh rakyatnya kabur??? yang bener aja
orang yang sudah menikah lalu berzina adalah pengkhianatan ganda terhadap Allah, pasangan dan juga anak. kalau mau menimbang dampak sistemik dari zina muhshan, they indeed deserve hudud (death penalty). hudud exist untuk lindungi masyarakat dari kerusakan nasab, keluarga dan fondasi masyarakat. bukan hal sepele, kerusakannya berat. hudud juga ngasih efek jera (deterrence) yang kuat, jadinya orang takut berbuat hal tersebut. di sistem hukum sekuler, deterrence ini gak ada atau sangat lemah, makanya jadinya “biasa aja” dan dampak kerusakannya terus berulang.
-dimulai dari dampak psikologis, korban selingkuh sering kali kena trauma berat, contohnya kena PTSD, depresi kronis, kecemasan yang parah, bahkan suicidal thoughts atau bahkan sampe melakukan itu. yang paling ancur biasanya anak-anaknya, mereka ngerasain betrayal dari orang tua yang seharusnya jadi tempat aman. akibatnya? trust issues seumur-umur, low self esteem, struggling buat bangun hubungan sehat, anger issues, dan punya risiko lebih tinggi buat mengulang pattern ini pas dewasa. jadinya trauma yang diturunkan antar generasi
-sistemically, infidelity itu salah satu pemicu utama perselisihan yang berujung ke perceraian, bikin broken home naik. anak-anak yang terdampak lebih rentan melakukan kenakalan remaja, kena masalah mental, prestasi sekolahnya drop, bahkan bisa terjerumus kriminalitas jangka panjang
-divorce akibat zina juga bikin daya ekonomi household langsung turun drastis. banyak ibu yang jadi single parent dengan penghasilan kecil, sementara biaya hidup anak dan rumah tangga tetep tinggi. akhirnya tugas negara buat ngasih bantuan sosial, kesehatan mental, dan program kesejahteraan makin berat.
jadi ya, it make sense mereka deserve death penalty, soalnya luka yang ditimbulkan gak pernah sembuh total dan dampaknya nyebar kemana-mana ke anak, keluarga, sampe jadi beban moral ekonomi sosial masyarakat luas
Mengapa Negara Menzalimi Suami Saya, yang Tulus Berkorban Banyak Untuk Negara?
Sebagai istri, sakit hati rasanya. Enam belas tahun aku kenal Ibam, dia ngga money oriented. Niatnya tulus. Kalau sudah mau bantu, dia akan benar-benar bantu.
Ibam dituntut penjara 15 tahun dan harus bayar Rp16,9 miliar, kalau tidak maka pidananya ditambah 7,5 tahun.
Berarti, Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Ibam, yang pernah menolak tawaran puluhan miliar karena merasa misi bantu negara lewat bangun teknologi masih belum selesai.
Sekarang ironisnya dituduh korupsi. Padahal sampai 57 saksi diperiksa, tidak ada satu pun bukti Ibam memperkaya diri. Tidak ada konflik kepentingan untuk memperkaya orang lain.
Dia hanya konsultan teknis, rela tolak tawaran asing, turun gaji demi negara, ngga punya jabatan dan kewenangan, selalu profesional dan netral dalam kasih masukan, tapi terjebak dalam pusaran para elite birokrasi.
Masukan teknis Ibam yang sudah terdokumentasi baik, transparan akan kelebihan dan kekurangan, diceritakan sepotong-sepotong saja oleh pejabat pengadaan. Sehingga seakan-akan Ibam memaksa hanya Chromebook.
Untungnya, Ibam punya banyak dokumentasi yang sudah jadi bukti di persidangan. Sudah terungkap di sidang bahwa:
1. Ibam bukan pejabat, tapi konsultan yayasan. Gaji Ibam sama sekali bukan dari APBN.
2. Ibam baru kenal Nadiem setelah dia jadi menteri. Ngga ada persekongkolan, dan ngga pernah ketemu personal.
3. Di banyak bukti chat & notulen rapat: Ibam tidak mengarahkan pengadaan, tidak buat kajian, bahkan Ibam minta kementerian untuk uji Chromebook dulu.
4. Pejabat Eselon I akhirnya mengakui: dia yang menolak masukan pengujian Ibam, dia yang memutuskan Chromebook lewat SK yang dia keluarkan.
5. Ahli IT telah menyatakan masukan Ibam sudah netral dan profesional, sesuai best practice keahlian, serta benar dalam menyerahkan keputusan ke kementerian.
Puncaknya, nama Ibam dicatut ke dalam SK pengadaan yang tidak pernah dia ketahui sebelumnya. Dalam pengesahan kajian Chromebook yang ditugaskan SK, tidak ada tanda tangan Ibam.
Terungkap juga di sidang, belasan pejabat, termasuk yang berupaya ‘menyalahkan’ Ibam, mengakui telah menerima ratusan juta rupiah suap dari vendor. Namun mereka semua bebas, tidak ada yang jadi tersangka.
Disaat mereka bebas, Ibam ditahan dan dituntut penjara. Bagiku perkara ini jelas. Suamiku bukan pelaku, tapi korban permainan elite birokrasi yang seenaknya melempar semua keputusan mereka pada Ibam.
Sekarang, kami hampir sampai di ujung jalan.
Ibam dituntut 22,5 tahun penjara.
Dua terdakwa lain, pejabat Eselon II di Kemendikbud, yang mengatur pengadaan dan sudah mengakui ada aliran dana sampai miliaran rupiah, dituntut 6 tahun saja.
Semakin kontras ketika surat tuntutan sendiri mengakui: tidak ada aliran dana ke Ibam.
Tuntutan bilang di laporan SPT 2021, kekayaan Ibam naik Rp16,9 miliar. Ibam sudah tunjukkan bukti di persidangan kalau itu dari saham Bukalapak yang didapat jauh sebelum Ibam menjadi konsultan Kemendikbud, tidak ada kaitannya sama sekali dengan Chromebook atau Gojek.
Bukti itu ditolak JPU dalam tuntutannya. Mereka bilang karena Ibam sudah resign, sahamnya hangus. Mereka tidak paham kata-kata dalam surat pemberian saham, bahwa yang hangus hanya “saham yang belum diberikan”. Padahal, sebelum resign juga ada sebagian saham yang sudah diberikan.
JPU menyatakan, karena mereka tolak bukti itu, Rp16,9 miliar Ibam diduga hasil korupsi, jadi mereka tuntut 15 tahun ditambah 7,5 tahun.
Bagi kami, ini puncak dari kezaliman. Ibam yang tidak pernah, sekali lagi, TIDAK PERNAH ADA ALIRAN DANA SAMA SEKALI, dikriminalisasi atas prestasinya bantu negara, yang tidak ada hubungannya dengan perkara.
Dua minggu lagi putusan Ibam akan dibacakan oleh Majelis Hakim, kami tetap berharap keadilan putusan bisa sesuai dengan fakta persidangan.
Karena, ini bukan sekedar perkara hukum, ini menyangkut nasib seseorang, masa depan keluarga kami, anak-anak kami, serta kemerdekaan kami sekeluarga.
Setahun terakhir ini adalah masa yang sangat berat bagi kami. Keluarga kami kehilangan penghasilan, kesehatan jantung Ibam kian memburuk, bahkan tabungan hidup kami terkuras habis untuk biaya medis dan biaya hukum.
Namun, aku bersaksi bahwa Ibam adalah seorang perintis. Hidupnya penuh perjuangan dari kecil, insya Allah kami siap bangun dari nol lagi.
Hanya saja, jika pengabdian untuk Indonesia harus dibayar semahal ini. Jika bukti persidangan sudah seterang ini, dan jika upaya mengkambinghitamkan Ibam sudah sekentara ini, dia tetap dipenjara puluhan tahun...
Ini adalah ketidakadilan yang teramat pahit.
Bukan hanya bagi Ibam, tapi bagi siapa pun yang pernah atau akan bantu bangsa ini dengan niat tulus.
Apa memang berbakti bagi merah putih seberbahaya ini?
Apa memang tidak ada keadilan bagi orang jujur yang sudah berkorban banyak bagi negara?
Tolong bantu kami mencari keadilan untuk Ibam selagi masih ada waktu. Mohon bantu bagikan tulisan ini, pada rekan atau kerabat, konsultan atau pejabat, siapapun yang bisa bantu menyuarakan keadilan dan memberi perhatian.
Agar tidak ada lagi profesional seperti Ibam yang jadi korban kriminalisasi.
Jakarta, 16 April 2026
Ririe - Istri dari Ibrahim Arief (Ibam)
statement “jangan nikah atau punya anak kalau miskin” itu classist dan dehumanizing. kekhawatiran dan standar pribadi lo gak seharusnya dipaksakan ke orang lain, apalagi dalam hal yang halal. definisi “mampu” juga beda-beda, gak bisa diseragamkan dan gak ada titik akhirnya, rezeki juga gak selalu stabil.
kebayang ada keluarga sederhana bonceng tiga naik motor, main ke alun-alun, makan batagor di rumput sambil ketawa-tawa. lalu anaknya mulai besar dan baca kalimat “orang tuamu seharusnya tidak punya anak karena miskin” atau “bapak lo seharusnya gak nikahin ibu lo” di internet. selama ini dia punya prasangka baik dan kenangan hangat, tapi beberapa kalimat bisa meruntuhkan itu semua, bahkan mengubah cara dia memandang orang tuanya sendiri. hati orang tua mana yang gak hancur, seakan yang dihitung cuman uang, bukan cinta, usaha, dan pengorbanan mereka selama ini. yang gue percaya, any sane parent would want the best for their child, life also doesnt always go according to human plans, there are things beyond our control that cant be reduced to rigid standards.
semua ini bukan berarti kita menolak ikhtiar perencanaan yah, tapi menyederhanakan nilai manusia hanya dari finansial itu gak adil buat buat gue. so please, maybe we can be more careful with our words, cobalah lebih berempati. di balik setiap keluarga, pasti ada usaha, cinta, ceritanya masing-masing yang gak keliatan buat lo, jangan lah direduksi jadi duit, duit, duit
Marriage is fun when we have the knowledge.
Kalau kata ust. Khalid, asal tidak melanggar syariat tidak perlu marah dan dianggap serius.
Kemarin istri masak tahu bacem, ditinggal buka hape ngurus les onlinenya. Saya sendiri lagi sibuk jbjb di X.
Tiba-tiba aroma sangit tercium dan asap mengepul. Panci di dapur berasap, tahu bacem jadi tahu bakar.
Istri lari ke dapur matiin kompor. Saya buka jendela dan pintu. Kita ketawa bareng sambil ngicip tahunya yang sudah gosong di tengah-tengah pekatnya asap yang memenuhi semua ruangan termasuk cucian yang baru saja dijemur.
Tidak ada yang marah dan saling menyalahkan.
@gunasatwam@unmagnetism Orang orang kok pada pengen keliatan kaya ya, maksud gue enak diem diem aja ga si? Hidup lagi happy diem, banyak duit diem, mau nikah diem aja tiba-tiba sah. Karena kita ga pernah tau siapa yg ga suka sama kita
Ada yang bertanya. Apa yang dimaksud Ruwaibidhah?”. Beliau menjawab, “Orang bodoh yang turut campur dalam urusan masyarakat luas.” (HR. Ibnu Majah, disahihkan al-Albani dalam as-Shahihah [1887] as-Syamilah).
“Akan datang kepada manusia tahun yg penuh dengan penipuan. Ketika itu pendusta dibenarkan sedangkan orang yang jujur malah didustakan, pengkhianat dipercaya sedangkan orang yang amanah justru dianggap sebagai pengkhianat. Pada saat itu Ruwaibidhah berbicara.”
Perdamaian lahir bukan karena cinta kasih, melainkan dari ketakutan manusia akan kematian dan ketakutan terhadap kekuatan bersama yang memaksa orang-orang untuk patuh. (Thomas Hobbes)
Opini pribadi aja inimah. Setelah baca komentar banyak orang ternyata masih banyak yang terjebak narasinya para Syiah. Bahkan ada yg meminta Mekkah-Madinah jangan lagi dipegang oleh kerajaan Saud. Cita-citanya Syiah itumah.
Kata mereka "Iran mengirim rudal ke Israel, tapi dicegat Arab". "Arab tameng zionis" kata mereka.
Jawab : ini lihat aja sendiri maps.
● Iran lebih mudah menyerang Pangkalan AS di turki berbatasan langsung
● Iran bisa nyerang Israel dari Irak yang merupakan sekutu Syiahnya, bahkan bisa langsung dari Iran.
● Tapi yang dilakukan Iran menyerang Riyadh, mustahil rudal dan drone ke Israel muter lewat Riyadh
.
Ohiya btw konflik agama sampai menyebabkan perang itu ada lho dari zaman dulu. Mungkin banyak dari kita yang tau perang dunia 2 sama perang dingin itu terjadi karena perbedaan ideologi.
Biar narasinya berimbang dan ga merendahkan brand Jepang. Mungkin ada alasan mereka lambat inovasi, yaitu reliability. Gua punya dua mobil diesel, pertama Pajero Sport Dakar 2021, kedua Innova Venturer 2018.
Pajero gua beli dari baru bener2 KAGAK PERNAH RUSAK JIR. Standar ganti oli, filter solar, spooring balancing doang. Aseli gua juga heran sekarang mau 100rb km masi mentereng kayak ga kenapa-kenapa. Sementara Ioniq 5 gua mah bolak balik bengkel 🤣 Banyak keluhan kaki-kaki, cuma udah beres sekarang thanks bengkel Hyundai 🫶
Innova gua lebih parah literally kilometernya 160ribu WKWKWK kaga ada apa-apa masi alus mesinnya. Perawatan kaki-kaki doang wajar umur segitu. Harganya sekarang kayak emas naik terus 🤣
Gua emang sadar engineer Jepang ini mikirnya panjang pasti kalau mau release sesuatu. Ini masih bisa dipake ga 20 tahun lagi? Perawatannya gimana? Nyusahin orang ga?
Gak percaya? Lu coba lepas wiper Ioniq 5, pasti puyeng kepalalu. Wkwkwk
Guys ini salah satu plot twist geopolitik paling memalukan yang terjadi minggu ini dan korbannya adalah India.
Jadi begini kronologinya.
Rusia jual minyak ke India dengan harga 50 dolar per barel jauh di bawah harga pasar. India senang. Dapat minyak murah. Ekonominya jalan. Semua oke.
Lalu Amerika menekan India untuk berhenti beli minyak Rusia. India nurut. Berhenti beli.
Sekarang Amerika kasih waiver izin khusus untuk India boleh beli energi Rusia lagi.
India balik lagi ke Rusia dengan senang hati.
Dan Rusia dengan sangat tenang bilang harga lamanya sudah tidak berlaku. Sekarang 90 dolar per barel. Hampir dua kali lipat dari sebelumnya.
Alasannya sederhana dan brutal. Sanksi sudah dilonggarkan. India butuh Rusia. Dan Rusia tidak butuh kasihan siapapun sekarang.
Ini yang paling gw salut dari cara Rusia bermain. Mereka tidak pernah panik. Tidak pernah bereaksi berlebihan. Waktu disanksi mereka cari pembeli lain India dan China. Waktu sanksinya dilonggarkan mereka tidak langsung murah hati. Mereka naikkan harga karena mereka tahu posisi tawarnya sekarang lebih kuat dari sebelumnya.
India di sisi lain sudah kehilangan dua kali. Pertama kehilangan harga murah karena nurut tekanan Amerika. Kedua sekarang harus bayar lebih mahal karena sudah terlanjur kelihatan tidak punya pendirian.
Kalau lo mau belajar satu hal dari geopolitik hari ini pelajari cara Rusia jaga posisi tawar. Mereka tidak punya banyak sekutu. Tapi mereka tidak pernah murah hati pada orang yang tidak konsisten.
Arab Saudi, hanya dalam beberapa saat setelah Perang Iran-Israel:
- Memberikan Kuwait, Qatar, dan Bahrain salah satu bandaranya, membuka perbatasannya bagi mereka untuk pengangkutan barang, pengiriman komersial, dan pasokan segala jenis.
- Menyediakan Pakistan dua kapal tanker minyak setelah krisis yang dihadapi Pakistan dan ketidakmampuannya untuk mengangkut minyak dari Laut Merah.
- Sepenuhnya mendukung anggaran tentara Yaman dan menanggung gaji mereka, di samping anggaran negara, yang diperkirakan mencapai miliaran reyal.
- Mempertahankan ketenangan yang luar biasa dalam menghadapi provokasi Iran dan tekanan Amerika, mencegah negara-negara Arab terseret ke dalam perang yang bukan urusan mereka.
- Ini hanya dalam dua minggu terakhir; kita bahkan tidak akan menyebutkan apa yang terjadi sebelumnya, atau apa yang terjadi di Suriah, Lebanon, Sudan, dan Mesir.
Ya Allah, lindungi negeri ini demi kebaikannya sendiri dan kebaikan seluruh bangsa Arab dan Muslim, dan jadikanlah negeri ini aman, kuat, dan membanggakan, jauh dari rencana jahat musuh-musuhnya.
udah liat tingkah menjijikan mimi peri? masih mau ngasih ruang untuk bencong? masih mau bela para boti dan LGBT kah?
-dia terang2an mengaku suka tusbol/sodomi, di mana dia ngambil anak2 kampung, katanya anak2 kampung lebih bersih dari HIV. kurang ajar sekali, pun kalo mereka bersih, bisa saja nanti justru dia yang tertular dari si bencong ini. daya rusaknya luar biasa untuk anak2 dan masa depan
bejat. hina. dia menularkan penyakit kelamin dan bisa menularkan orientasi seksnya yang menyimpang itu ke anak2 kampung yang kemungkinan masih ada yang polos
jangan lagi bilang sifat dan kelakuan bencong itu gak bisa nular. bisa. jurnal barat yang jadi rujukanmu soal LGBT gak bisa nular itu gak valid, emang yang buat jurnal itu udah ngambil survey dari seluruh dunia? gimana kalo yang buat jurnal itu ada beberapa yang pro ke LGBT juga? stop denial
bagaimana kalo anak2 kampung itu anakmu? keponakanmu atau kerabatmu? masih ada kah ruang untuk tidak marah?
anak2 kampung yang dia sebut itu mungkin ada yang sama2 mau, tapi besar kemungkin ada juga yang awalnya gak mau tapi karena banyak faktor seperti iming2 dikasih imbalan, dirayu atau apapun lah caranya sampai pada akhirnya dia mau melakukannya. ditambah dengan keadaan ekonominya yang sulit, begitu ditawari uang dan hadiah bisa saja pendiriannya goyah. ini banyak terjadi
-saat ditegur soal kelakuannya itu, dia teriak "hidup boti, saya bangga menjadi boti. dosa itu gak ada, gak ada disiksa (di neraka), itu hanya dongeng, dongeng masa kecil buat nakut-nakutin"
apa gak bahaya kalo predator seperti ini dibiarin berkeliaran semaunya tanpa ditindak? tanpa memasukkan unsur agama pun, kita semua harusnya gak boleh bebasin dia ngerusak anak2 dan menularkan penyakit fisik dan mental ini
teman2, jangan biarkan kemungkaran terjadi di depan mata. lawan