Sejahat-jahatnya Firaun, dia tidak pernah memalsukan orang tuanya.
#IndonesiaHebatTanpaPolisi
Jokowi sudah ijazahnya palsu, janjinya palsu, orang tuanya pun palsu. Yang asli ngibulnya doang
#IndonesiaHebatTanpaPolisi
Ada satu Termul yang digadang-gadang selama ini jadi ahli digital forensik bernama Josua Sinambela, beberapa hari yang lalu memposting beberapa dokumen, yang saya yakin termasuk dari 709 dokumen yang diklaim oleh POLDA Metro Jaya sebagai bagian dari barang bukti Ijazah Joko Widodo yang mereka sita dari UGM.
Dalam Gelar Perkara Khusus yang diadakan POLDA Metro Jaya 15 Desember 2026 lalu dimana saya hadir, 709 dokumen yang seharusnya digelar oleh POLDA sama sekali tidak ditampilkan. Padahal seperti layaknya sebuah Gelar Perkara, Maka seharusnya yang digelar ya 709 dokumen itu, digelar di hadapan semua yang diundang, untuk diperiksa bersama-sama.
Tetapi pada acara tersebut, yang digelar hanya 2 dokumen, yaitu yang diklaim sebagai Ijazah S1 dan ijazah SMA Joko Widodo, itupun hanya diperlihatkan tak lebih dari 5 menit tanpa boleh disentuh apalagi dipegang.
Nah, yang saya permasalahkan adalah, mengapa si Termul Josua ini bisa memposting beberapa dokumen ini? Darimana dia peroleh dan dia akses?
Kalau dari UGM, dia bukan staf UGM.
Kalau dari POLDA, dia bukan pegawai POLDA.
Lalu dari mana dia bisa peroleh dokumen-dokumen ini?
Apakah POLDA, untuk kesekian kalinya, melakukan Pelanggaran HAM terhadap kami?
Apakah untuk kesekian kalinya, POLDA melakukan inequelity before the law?
Menabrak Peraturan yang dibuat Kepolisian maupun Undang-Undang yang dibuat Negara?
Dan, apalagi Termul ini tidak paham bahwa ketika dokumen ini terbuka, saya sebagai Peneliti maupun banyak Peneliti lain yang terbiasa melakukan penelitian terhadap data-data, terbelalak, karena untuk kesekian kali kami mendapatkan novum baru.
Data dan fakta baru ini yang memperkuat Hipotesis baru sebagai tambahan dari Hipotesis yang sudah kami susun, bahwa
Memang ada Ijazah asli.
Yang palsu adalah oknumnya.
Ingat ya bahwa ini adalah Hipotesis terbaru, tidak menganulir Hipotesis lama yang sudah kami teliti dan buat simpulannya, dalam buku JOKOWI'S WHITE Paper, bahwa Ijazah yang beredar selama ini, terutama versi yang diposting Dian Sandi 1 April 2025, secara scientific Based adalah 99,9% palsu.
Hipotesis Baru ini kami sebut sebagai H2 postulatnya sesuai dengan statement Rocky Gerung adalah:
Ijazahnya asli, orangnya palsu.
Maka, wahai Para Peneliti sekalian, para Invetigator, para Pencari Orang Hilang dan Barang Hilang
Ayuk kita cari:
1) Ijazah Asli
2) Orangnya yang Asli.
Karena Termul bodoh, maka dia tak sadar bikin blunder sendiri.
Karena Netizen cerdas, ayo bantu RRT buat memecahkan misteri ini.
Kalau kalian cerdas, kalian akan bisa melihat sejumlah CLUE pada beberapa dokumen ini.