Negeri ini bangga merayakan kemerdekaan setiap Agustus. Tapi kapan guru benar-benar merdeka dari g4ji yang t4k seb4nding dengan pengabdiannya?
Selama kesejahteraan guru masih tertinggal, j4ng4n heran jika kata 'merdeka' terdengar seperti sekedar seremoni...
keprihatinan fatimah soal kondisi DPR RI sekarang:
- DPR sekarang malah nyuarain kepentingan pemerintah ke rakyat
- kalo ada kebijakan prabowo yang ngawur/masalah
- malah DPR yang kasih klarifikasi
- ini kebalik dari fungsi dpr yang harusnya nyuarain aspirasi rakyat ke pemerintah
- kondisi dpr sekarang tuh kayak jubir pemerintah
- kata dewan perwakilan rakyat
- tapi entah rakyat mana yang di wakilkan
Update terkini dari gedung mahkamah konstitusi
⏳️KABAR BAIK🚨
AKHIRNYA DANA MBG DIPISAHKAN DARI DANA PENDIDIKAN
⏳️KABAR BURUK🚨
MULAI 2028
⏳️KABAR BURUK LAGI🚨
MBG TETAP BERJALAN SEPERTI ERA DADAN
⏳️KABAR LEBIH BURUK DAN BURUK LAGI🚨
KETUA BGN YANG BARU AROGAN
⏳️KABAR LEBIH BURUK DAN BURUK DAN BURUK DAN BURUK LAGI🚨
PRABOWO GIBRAN MASIH MENJABAT 3 TAHUN 2 BULAN LAGI
⏳️KABAR BURUK DAN LEBIH BURUK LAGI DAN TERBURUK LAGI DAN LEBIH BURUK LAGI 🚨
TULIS SENDIRI
POHON, BATU DAN KAYU JADI TANAMAN...
TUKANG KAYU SEBENTAR LAGI JADI TAHANAN...
SEGERA PENJARAKAN JOKOWI PENGHANCUR NKRI...‼️
#PrabowoHarusLengser#PrabowoHarusLengser
🆘🆗
dr. Tifa: "Jokowi Melaporkan dr. Tifa kenapa beliau itu duduknya di loket layanan kehilangan... jangan-jangan kehilangan ijazah"
Ngejelasin secara rasional ke emak-emak kritis emang bikin repot apalagi kalau engga nguasai materi... ha ha ha ruwet 😂😂😂
ini namanya demo ya abang kakak
yang tidak di liput media
Mereka sampe dengan ROMPI PINK nya
gile anak2 ini slalu punya skema terdepan, lain daripada yg lain, kerenn
Pak @prabowo
Ada salam dari Komandan pertama Bapak dulu di Koppasus, Bapak Mudjayin, usia 91 tahun
Minta BPJS lebih diperhatikan lagi, terutama untuk para lansia yang kesulitan kontrol sendiri ke RS
Udah pada lihat belum, di Medan ada warga lagi cerita soal kondisi jalan yang gelap ke Walikota, malah dinyinyirin sama lurahnya “Ciyee curhat dia bah”?
Namanya Syerly, Lurah Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.
Kalimat di Kompas TV ini menampar telak rezim: "Kalau sekali dua kali itu kelalaian, tapi kalau berkali-kali dari Garut, Blora, Kulon Progo sampai Lampung, itu namanya NEGARA MERACUNI RAKYAT!" . Tahun ajaran baru bukan bawa prestasi, malah bawa trauma massal. Udah ganti pimpinan 3 kali tapi tidak ada sanksi tegas ke vendor/SPPG. Biadab!
Video ; kompas tv