@Leowon4life If you blame Anxin's fans for bycotting, it's ntral bcuse she rally wasn't given good tratmnt like WK1, at least give her a good part so that Anxin can be seen by evryone.
-star Lin NouerA cover EXO love shot spesial hari anak😍dari masih trainee di bimbing Lay sendiri sampai bisa debut, sngt bangga pastinya, bring back D.N.A cypher🫶
anxin went from being an exol to being under yixing’s company 🥹
🐱 the song that made me dream of being a singer is exo sunbaenim’s “baby don’t cry”
🦁 oh~ so you listened to this song and wanted to be a singer, what’s the reason?
🐱 when this song came out, i was in elementary school. at that time, exo sbn was really popular in china. i saw a lot of cuts of the song on sns. and i thought wah! this song is so nice! so i listened to the original song and from then i fell in love
Guys, dari info yang beredar…
Ada kabar soal seorang perempuan bernama Arinjani Sari yang sebelumnya sempat dinyatakan hilang setelah terakhir terlihat di area kereta arah Bekasi.
Barang-barangnya ditemukan di stasiun, tapi saat itu orangnya belum ditemukan, sempat bikin banyak yang khawatir dan ikut bantu nyebarin info.
Ciri-ciri terakhir yang sempat dibagikan:
pakai jaket jeans
tas hitam
kerudung biru dongker
Update terakhir…
Kabar duka datang, Arin sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Informasi ini juga sudah muncul dalam rilis media dengan nama Arinjani Novita Sari dari Tambun Selatan.
Sedikit tentang Arin…
Dia dikenal sebagai:
pribadi yang ceria
pintar
dan dekat sama tim kerjanya
Bahkan katanya, bulan Juli nanti dia udah nunggu banget buat nonton EXO dan siapin lightstick… hal kecil yang nunjukin dia punya banyak hal yang dinanti ke depan.
Turut berduka cita sedalam-dalamnya.
Semoga Arin diterima di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.
Rest in peace, Arin.
sumber: threads
Update guysss.....
Hari ini suster natalia
sudah terima uang 28 M dari BNI
Akhirnya setelah 2 bulan
uang nya kembali
Terima kasih netizen semuanya
yang mengawal kasus ini ucap beliau
Guys, ini gilaa sihh
Suster Natalia.
Perempuan yang tidak menikah.
Tidak punya harta pribadi.
Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri
tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya.
bahkan dia bilang
ke teman dia yang suster juga
dia akan masuk penjara.
dia cerita
Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu,
saya selalu katakan:
mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung.
Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya.
Kronologi yang perlu semua orang pahami:
Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah.
Umat menabung perak demi perak.
Untuk sekolah anak.
Untuk biaya sakit.
Untuk masa depan.
Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota.
Di 2019 Andi Hakim Febriansyah
Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara
mendatangi pengurus CU.
Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment
dengan bunga 8% per tahun.
Lebih tinggi dari deposito biasa.
Pengurus percaya.
Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015?
Tujuh tahun berjalan.
Bunga masuk rutin setiap bulan.
Tidak ada masalah.
Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh:
CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota.
Bertahap minta Rp2 miliar dulu.
Januari 2026 tidak cair.
Februari 2026 tidak cair.
5 Februari Suster Natalia panggil Andi.
Andi bilang besok.
Besok tidak cair.
Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya.
Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti.
Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang.
Tapi kepala kas baru.
Dengan kalimat yang mengubah segalanya:
Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi.
Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI.
Suster Natalia pingsan lima menit.
Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu:
Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti.
Tapi Andi salah hitung.
Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan.
Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata.
Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand.
Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster."
Masih janjikan pencairan.
Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu.
Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya.
Uangnya?
Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU.
Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan:
BNI melakukan verifikasi internal sendiri.
Tanpa transparansi.
Tanpa melibatkan korban dalam proses.
Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar.
Dari Rp28 miliar lebih.
Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak.
Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai.
Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras.
Karena:
Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya.
Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun.
Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban.
POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya.
Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal.
Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban:
Enam kali mediasi.
Satu kali aksi damai.
Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban.
Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung.
Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri.
Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI.
Bukan di tangan korban.
Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin.
Satu hal yang tidak bisa diabaikan:
Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang.
Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses.
Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya.
"Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak."
BNI adalah bank BUMN.
Bank milik negara.
Diawasi oleh OJK.
Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia.
Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka.
BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya.
Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim.
Korban menyimpan uang kepada BNI.
Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian.
Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa.
Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.
Anxinaa terimakasih sudah mau kembali menjadi seorang penyanyi 🥹
Kami tau pasti kamu banyak mengalami kekhawatiran ketika diatas panggung, karena takut melakukan kesalahan dll.
Tetapi kamu sudah melakukan yang terbaik selama ini.
Di atas panggung adalah titik awal perubahan dalam hidupmu, dari seorang anak kecil yang dulunya pemalu dan kurang percaya diri, menjadi pribadi yang bersinar terang, penuh keyakinan, dan mampu menunjukkan versi terbaik dalam dirimu kepada dunia ✨
#ANXIN #안신 #周安信 #アンシン #ALPHADRIVEONE #ALD1 #알파드라이브원
Kalau sempat udah seramai ini masih tidak di DO maka perlu dipertanyaakan komitmen UI untuk memberikan ruang aman kepada mahasiswanya!!
Benar kata abang ini harusnya pejabat pejabat UI harus berprespektif korban, melindungi korban bukan malah melindungi pelaku
pas 14 pelaku KS FHUI lainnya menyusul, cewe cewe bahkan sampai naik ke panggung, merinding lihatnya mereka lagi memperjuangkan haknya, dan beberapa dari mereka berbicara dengan nada gemetar didepan orang yang ga mereka kira bahkan jadi pelaku ks 😭💔