Pertemuan tersebut membahas kilas balik hubungan bilateral Indonesia–Mesir serta berbagai upaya strategis untuk memperkuat dan meningkatkan kerja sama kedua negara ke depan di berbagai bidang yang menjadi kepentingan bersama.
Pada Selasa (15/12) Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Dr. (HC) Lutfi Rauf, M.A., melakukan pertemuan dengan Menteri Wakaf Mesir, Prof. Dr. Osama al-Azhari.
Kegiatan Posyandu Anak Sehat tersebut turut dihadiri oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Mesir, Bapak Lutfi Rauf, Korfung Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya (Pensosbud) KBRI Kairo,
Pada Senin (15/12), dalam rangka memperkuat pembinaan dan pelayanan kesehatan ibu dan anak bagi WNI di Mesir, KBRI Kairo bekerja sama dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) KBRI Kairo serta WIHDAH-PPMI
Kongres ini memperkuat jejaring diaspora Indonesia di Mesir dan membangun fondasi pembinaan diaspora yang lebih terorganisir dan berkelanjutan.
#inidiplomasi#kbrikairo
Puncak acara pada hari kedua ditandai dengan pelantikan IDN Egypt, peresmian Komunitas Pecinta Indonesia (KOPI), serta pengesahan Deklarasi Kairo 2025 yang memuat enam bidang prioritas penguatan diaspora.
KBRI Kairo memfasilitasi penyelenggaraan Kongres Diaspora Indonesia Pertama di Mesir pada 27 dan 29 November 2025 di KBRI Kairo dan Qoah Al Borouj, dengan tema “Merajut Jejaring, Menguatkan Kontribusi.”
Pelatihan dua hari ini berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif bagi peserta khususnya untuk memperkaya kemampuan teknis para sekertaris dan bendahara organisasi-organisasi Masisir
#inidiplomasi#kbrikairo
sistem pengarsipan, notulensi, hingga etika komunikasi organisasi. Hari kedua dilanjutkan dengan materi pengelolaan keuangan organisasi, pembukuan, pencatatan keuangan, serta praktik penyusunan laporan pertanggungjawaban (LPJ).
Pelatihan dibuka oleh Korfung Pensosbud yang menyampaikan materi tentang manajemen keorganisasian. Hari pertama, pelatihan difokuskan pada manajemen keorganisasian dan kesekretariatan, meliputi struktur organisasi, koordinasi kerja, penyusunan surat resmi,
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi administratif pengurus organisasi mahasiswa Indonesia di Mesir, khususnya sekretaris dan bendahara sebagai pilar utama tata kelola organisasi.