Krisis ekonomi justru datang setelah Erdogan menang.. Sebagian dr krisis itu adalah serangan tp sebagian yg lainnya memang merupakan efek dr krisis global.. Fakta bhw pilpres dilaksanakan sblm krisis datang adalah antisipasi yg sangat cerdas..
Setelah kudeta gagal 2016.. semua langkah pengamanan yg di lakukan Erdogan memang harus dilakukan.. pasti ada kerugian dari sisi citra.. tp dalam situasi Turki keamanan harus jadi prioritas..
“Raksasa (Presiden) Main Gundu Cuma di Indonesia”
Cuplikan orasi @Fahrihamzah saat orasi dan #ngakakbarengfahri GARBI Depok hari Jumat lalu.
Video lengkapnya sudah tersedia di Youtube https://t.co/ciJGADJ6oq
Kesadaran utk menyelamatkan planet kita dari ancaman destruksi oleh sebab apa pun juga, tdk boleh hanya ada pada lapangan aktivis lingkungan.. Tp jg hrs menjadi kesadaran bersama elit dan publik.. Ini menyangkut kelangsungan hidup kita sebagai manusia..
Berbagai peristiwa bencana alam yg terus menerus terjadi di negeri kita dan diseluruh belahan dunia lainnya seharusnya menyadarkan kita utk segera menjadikan isu lingkungan sbg prioritas utama agenda nasional kita..
🎥 #GARBI Jatim bersholawat Asyghil bersama @Fahrihamzah Ahmad Dhani, Pengurus dan Pembina #GARBI Jatim.
Video sholawatnya lengkap di https://t.co/dVCbtx69Z6
"Kalau tidak pernah ada dalam kepala kita bahwa suatu hari Indonesia akan menjadi salah satu imperium (Kekuatan 5 Besar Dunia) yg memberikan warna peradaban bagi manusia, maka kita tidak akan pernah sampai kesana," | @Fahrihamzah (Ahad, 20/1)
🎥 Bang @Fahrihamzah tiba di Sun City Sidoarjo disambut udeng khas Jawa Timur.
Bersiap #DeklarasiGarbiJatim sesaat lagi.
Saksikan live di https://t.co/9gyvUnOu9b
@Garbi_Idn
GARBI Lahir dari Rahim Seorang Ibu bernama Indonesia. Jadi Ibu dan Rahim GARBI adalah Indonesia, bukan kelompok apapun, bukan Ormas apapun atau Partai Politik apapun. Dan kalau ada orang yang tidak suka dengan Kehadiran GARBI maka patut dipertanyakan kecintaannya dengan Indonesia
Ada 4 kali lagi debat, permohonan saya:
1. Kalau takut ramai gak usah bawa Timses. Di studio TV aja.
2. Gak usah kasi waktu 2-3 menit. Buar mereka olah narasi sendiri.
3. Stop bawa catatan baik kertas maupun Tablet.
4. Kasi waktu saling potong antar kandidat.
Pak @jokowi tak baca konstitusi UUD 1945 ttg hak DPR, tapi mau ambil alih kekuasaan legislatif oleh pemerintah dg Pusat Legislasi Nasional. Nggak ngerti trias politica.
Kecewa saya sama panggung #DebatPertamaPilpres2019 malam ini....@KPU_ID tidak saka memberikan kisi2 tapi membolehkan adanya contekan sehingga wajah kandidat sering melihat ke bawah dan tidak menyimak. Akhirnya jawaban gak nyamBung. Ayo KPU ubah ini masih ada 4 kali.