Halo #OrangBaik
Mari kita #KawalMasaDepan yatim dengan berdonasi untuk anak yatim. Hasil donasi teman-teman akan sangat berharga bagi masa depan anak yatim yang orangtuanya meninggal karena Covid-19.
Dengan klik https://t.co/QeLMPENKIu Lalu “Donasi Sekarang!”
MITOS! MITOS! MITOS!
Tidur dengan kipas angin bisa berbahaya hingga meninggal dunia adalah MITOS LAMA yang sempat populer. Berdasarkan teori tersebut, kipas angin dikatakan bisa enyebabkan kematian karena menghabiskan oksigen, menyebabkan hipotermia, atau sesak napas.
Yuk kita bahas mitos-mitosnya!
1. 𝗞𝗶𝗽𝗮𝘀 𝗮𝗻𝗴𝗶𝗻 𝗯𝗶𝘀𝗮 𝗺𝗲𝗻𝗴𝗵𝗮𝗯𝗶𝘀𝗸𝗮𝗻 𝗼𝗸𝘀𝗶𝗴𝗲𝗻 𝗱𝗶 𝘀𝗲𝗸𝗶𝘁𝗮𝗿 𝗸𝗶𝘁𝗮
Kipas angin tidak menghabiskan oksigen atau meningkatkan CO₂ secara signifikan, selain itu pengukuran laboratorium menunjukkan kadar oksigen tetap stabil pada angka 20–21% pada area sekitar kipas angin.
2. 𝗞𝗶𝗽𝗮𝘀 𝗮𝗻𝗴𝗶𝗻 𝗯𝗶𝘀𝗮 𝗺𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝗮𝗯𝗸𝗮𝗻 𝗵𝗶𝗽𝗼𝘁𝗲𝗿𝗺𝗶𝗮
Meskipun bisa membuat udara ruangan lebih dingin, kipas angin tidak terbukti menyebabkan hipotermia pada orang dewasa sehat.
3. 𝗞𝗶𝗽𝗮𝘀 𝗮𝗻𝗴𝗶𝗻 𝗯𝗶𝘀𝗮 𝗺𝗲𝗺𝗯𝘂𝗮𝘁 𝘀𝗲𝗹𝗮𝗽𝘂𝘁 𝗹𝗲𝗻𝗱𝗶𝗿 𝗸𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴
Udara yang bergerak akibat kipas angin dapat mempercepat penguapan kelembapan dari selaput lendir hidung, mulut, tenggorokan, kulit, dan mata. Bisa muncuk keluhan gatal, kulit kering, atau sakit tenggorokan saat bangun tidur.
Namun perlu diingat bahwa, tubuh dapat memproduksi lendir sendiri dengan lebih banyak sebagai kompensasi dan efek kipas angin tersebut sifatnya reversibel.
Semoga bermanfaat!
There are places we pass through in life… and there are places that become part of who we are.
Manchester will forever be my home.
To the city, the club, and every supporter, my sincerest thank you. These past four years have been unforgettable, filled with moments my family and I will carry with us for the rest of our lives. There simply aren’t enough words to describe the happiness and warmth we’ve felt here.
Thank you for every cheer, every memory, and for making us feel at home from the very first day.
Forever a Red Devil ❤️
GlVEAWAY! 🚨
One Lucky Man Utd fan go win this 2026-27 Manchester United Jersey for Free from us.
We go announce the Winner on May 23rd. 📆
If you wan make we pick you, Drop “MUIP” below. ⬇️
Fans manutd tahun lalu posisi 15 aja ttp lari rame2 pake jersey manutd.
Pembedanya mreka kalo diejek2 dah biasa. Hahahahaha
Fans manutd pas timnya jelek aja masih bisa ceng2 in tim lawan. Apalagi kalo tim mreka bagus wkwwkwkw
Dalot tuh selalu kayak gini, main bagus sepanjang match, tapi entah kenapa selalu ada aja satu aksi konyolnya.
MASALAHNYA… yang diingat sama orang itu cuma aksi konyolnya ajaa 🤣🤣🤣🤣
Izin menjelaskan mengapa wanita lebih mudah untuk berhubungan seksual beronde-ronde (multiple rounds) dibandingkan pria.
Yuk kita bahas masing-masing pada pria dan wanita.
𝗣𝗿𝗶𝗮
Pria memiliki Post-Ejaculatory Refractory Time (PERT) yaitu periode dimana sulit ereksi atau orgasme, setelah ejakulasi. Durasinya bisa bervariasi, bisa beberapa menit (pada pria muda) hingga berjam-jam (semakin tua semakin lama).
Nah video tadi menyebutkan prolaktin sebagai dasar mekanismenya, padahal itu TIDAK TERBUKTI. Mekanisme terjadinya PERT adalah
-Peralihan sistem saraf otonom, dari simpatik ke parasimpatik
-Penurunan dopamin dan peningkatan serotonin di otak
-Kemungkinan efek prostaglandin dan somatostatin
𝗪𝗮𝗻𝗶𝘁𝗮
Wanita tidak memiliki refractory period yang kaku seperti laki-laki. Respons seksual wanita lebih fleksibel dan variabel, sehingga bisa mengalami orgasme berulang dengan jeda sangat pendek atau bahkan tanpa jeda.
Wanita memiliki hormon estrogen dan oksitosin yang membantu mempertahankan sensitivitas klitoris, lubrikasi, aliran darah, dan rasa “aman & terhubung” sehingga lebih bisa "multiple rounds" dibandingkan pria.
Namun ini bisa berbeda antara masing-masing wanita ya.
Semoga bermanfaat!