@suspendoen@lmjzaw@somexthread Ya agak tolol sih, menghubungkan dengan perilaku "sangean". Kalo itu anda ya anda saja, bukan sesuatu yang dibawa budaya Jawa.
@suspendoen@lmjzaw@somexthread Dalilnya, gak mungkin raja Jawa waktu itu bermusuhan dengan Raja Sunda, sebab ibunya Raden Wijaya (pendiri Majapahit) itu sendiri disinyalir kuat sebagai orang Sunda.
@RedReborn11@somexthread Semua manusia gak sama, ada nilai budaya, filosofi, dan kebiasaan yang dibangun dari suku. Semua itu bisa dipetakan dan berpola. Kocak sekali pikiran senaif itu.
@Kennn4You@paus_toska@somexthread Apa yang gak muka dua di dunia ini? Ya itu namanya kompromi. Lu gak suka seseorang, tapi lu gak berusaha menunjukkannya lewat sikap dan perilaku. Itu justru akhlak. Istilah itu you gunakan kalau you punya niat buruk, kalau niatnya baik ya itu kompromi. Nangkep?
@somexthread Bukan karena orang Jawa lebih pintar, enggak. Hanya masyarakat Jawa itu adalah masyarakat yang mudah kompromi. Paling mudah se-Indonesia. Makanya, gampang disusupi Asing Aseng juga. Jeleknya di situ. Cuma untuk menjaga kesatuan, mereka inilah gelnya.
@somexthread Kalaulah Indonesia dibangun dengan mayoritas suku selain Jawa. Gak jadi tuh barang bersatu. Korupsinya bakal lebih gede, empati ke masyarakatnya bakal sangat etnosentris, dan peradabannya gak bisa unite atau menyatu.