Rumah tangga nya yang semakin lama tapi semakin hambar Mau minta sama Allah buat diberkahi rezekinya tapi aku sadar bagaimana rezeki itu bisa menjadi tidak berkah
Bahkan aku sendiri pun tidak tau sedang menjalani rumah tangga yang seperti apa saat ini Yang dicari dan dibawa bicara ketika ada perlunya saja, penuh dengan emosi, sibuk dengan dunianya sendiri dan tidak pernah quality time lagi.
Kita
adalah Kesalahan yang Tak Ingin Ku
ulang
Aku menyerahkan diriku bukan karena aku lemah, tapi karena aku ingin kamu percaya bahwa kamu sudah kuberi segalanya.
Sayangnya, kamu menjadikanku bukti dari nafsu, bukan cinta.
selama ini aku hidup dalam khayalanku saja, menjadi manusia paling bahagia dan paling dicintai dalam bayanganku saja.
Realitanya aku hanya sendiri, hanya menghela nafas saat lelah, dan menangis saat malam tiba, sepi sunyi sendiri
sedang apa?
"sedang melihat laki-laki yang sedang aku cintai sudah tidak se excited dulu untuk komunikasi denganku, sudah ga exticed lagi semua hal tentangku"
udah gamau nunjukin rasa sayang, sikapku hari ini tergantung perlakuanmu, jadi semisal kamu sadar aku berubah belakangan ini, itu semua aku pelajari dari kamu.
aku mengabaikan banyak tanda, memilih bertahan, terus menyakinkan diri bahwa aku cukup berarti untuk kamu. mungkin ini cara paling jujur untuk membuka mataku walau rasanya tetap sakit dan sulit untuk diterima sepenuhnya.
Jauh sebelum dia menjadi pria yang membiarkan ku menangis sendirian,dia dulu pria manis yang tidak akan membiarkan ku menangis di tengah malam,selalu menatapku dengan tatapan kasihnya,selalu memanggilku dgn sebutan khasnya, dan pria yg membelaku di saat ada orang yang membenciku
tolong lihat aku sekali lagi, lihat aku sebagai orang yang dulu kamu luluhkan hatinya, lihat akuu, bukankah kamu yang meyakinkanku bahwa dirimu berbeda dari yang lainnya?
aku pernah memaklumi seseorang sampai berulang kali, agar semuanya baik-baik saja. namun pada akhirnya aku lelah dan berhenti menoleransinya, karena aku juga harus menyayangi diriku sendiri.