Nama saya BAYI NATUN NISWAH. Suatu hari datang ke UGD bawa buku pink, ditanya sama suster penjaga:
Suster: "Ada perlu apa, Ibu?"
Saya: "Ini, Sus. Saya atas rujukan dari dokter (...) mau tindakan di sini." Terus buka buku pink.
Suster: "Bawa surat pengenal BAYI-nya gak, Bu?"
Saya: "Lah, saya BAYI, Bu. Namanya."
Suster: "Prosedur di sini harus ada kartu identitas bayi, Bu."
Saya: "Tapi nama saya BAYI, Bu." 😭
Dan susternya baru percaya setelah saya menunjukkan KTP. 😆🤣
Dan kejadian ini bukan yang pertama kali 🤣 Pernah daftar buat periksa ke puskesmas, dipanggil lah nama saya. Terus petugasnya bilang:
"Yang diperiksa mana, Bu?"
"Saya, Bu."
"Lah, ini bayinya siapa, Bu?"
"Lah, nama saya BAYI, Bu." 😁
Sebenarnya gak ada yang salah dengan nama BAYI, hanya saja memang dulu waktu pembuatan AKTA KELAHIRAN, pamong desanya sengaja dikasih spasi katanya biar unik. Sampai sekarang susah kalau mau diurus lagi, harus merubah semua dokumen penting. 🙄
Ada gak nama kalian yang sering bikin orang salah paham juga? 😂
Jujur aku mau banget kehidupan pernikahan kaya Apip dan Shadira🥹
Mereka setara banget, saling kecintaan, saling support, saling peka (walopun apip kadang ga peka), dan saling dalam segala hal.
Aku ngikutin dari Apip jomblo main Minecraft sampe jinji segede ini
Akhirnya kejadian 7.7
mimin mendeteksi Deformasinya sudah kelihatan sejak 2.5 bulan lalu....🤔
Semoga semua diberikan keselamatan...🙏
sebenarnya ada beberapa wilayah di Indonesia yang dalam 3 bulan terakhir nampak deformasinya...
Apapun yang terjadi selalu ingatlah kepada Sang Pencipta,...
lagi rame di china:
- ada dokter viral namanya ryan cheung dari hong kong
- dia nolongin penumpang pingsan di pesawat hk express dari hong kong ke fukuoka
- kebetulan dia satu satunya dokter disana
- kasih pertolongan pertama lah ke penumpant itu
- pas ditolongin kondisi pasien cepat stabil gak sampe bahaya
- follower instagramnya langsung meroket abis videonya viral
- ternyata dia lulusan kedokteran universitas hong kong tahun 2018
- selain jadi dokter dia juga musisi bikin lagu sendiri sama main gitar
- dia juga jadi duta hyrox olahraga lari gabungan tantangan fisik
- pernah cuti 6 bulan dari kerjaan medis buat fokus musik
- karena capek kerja sampe 30 jam pas pandemi
- tapi dia tetep pengen lanjut karir jadi dokter jangka panjang
Cicilan rumah gue Rp 3,1 juta sebulan. Gaji suami gue Rp 8,4 juta. Gue tanya ke temen gue yang 11 tahun jadi agen properti, ini aman apa enggak. Dia gak jawab aman atau enggak. Dia malah balik nanya 4 hal ke gue. Pertanyaan ketiga bikin gue nyesel kenapa gak nanya ini sebelum akad.
"Pertanyaan pertama. Cicilan lo berapa persen dari gaji?" "Hah? Ya Rp 3,1 juta dari Rp 8,4 juta." "Itungin, jangan disebutin." Gue buka kalkulator HP. 37 persen. "Nah. Bank ngasih lo lolos di angka berapa?" "Katanya sih maksimal 35 persen." "Berarti lo lolos karena gaji suami lo dihitung sama bonus tahunannya. Betul?"
"Iya, sama bonus." "Bonus itu turun tiap tahun?" "Gak pasti sih. Tahun kemarin turun, tahun sebelumnya enggak." "Cicilan lo turun tiap bulan?" "Ya enggak lah." "Nah itu masalahnya. Lo bayar pake angka yang pasti, dari pemasukan yang gak pasti."
"Pertanyaan kedua. Di luar cicilan, sebulan rumah ini makan berapa?" "Maksudnya?" "IPL, sampah, air, keamanan. Terus listrik lo sekarang dibanding waktu masih ngontrak." Gue itung di kertas malem itu juga. IPL Rp 150 ribu. Sampah sama keamanan Rp 90 ribu. Air Rp 120 ribu. Listrik naik Rp 180 ribu dari kontrakan lama, karena rumahnya lebih gede dan ACnya nambah satu. Totalnya Rp 540 ribu.
Gue kirim angkanya ke dia. "Berarti rumah lo sebenernya Rp 3,64 juta sebulan, bukan Rp 3,1 juta." "Ulang itungan yang tadi." 43 persen. "Yang orang lupa itu selalu ini. Mereka nyiapin duit buat cicilan, bukan buat rumahnya."
"Pertanyaan ketiga, dan ini yang paling penting." "Kalau bulan depan suami lo berhenti kerja, cicilan ini kebayar sampai bulan ke berapa?" Gue buka tabungan kami. Rp 9,2 juta. Gue bagi Rp 3,64 juta. Dua bulan setengah. Gue balesnya lama, karena gue baru nyadar segitu doang.
"Dua setengah bulan," gue bales akhirnya. "Cari kerja rata-rata butuh berapa lama menurut lo?" "Tiga bulan?" "Empat sampai enam, itu yang gue liat dari klien-klien gue yang rumahnya kejual karena kepepet." "Jadi jarak antara suami lo kehilangan kerja sama rumah lo kena lelang itu cuma soal berapa bulan dia nganggur."
"Pertanyaan keempat. Kalau lo jual rumah ini bulan depan, laku berapa?" "Ya minimal balik modal lah, kan baru setahun." "Di cluster lo masih ada berapa unit kosong yang belum kejual?" Gue itung dari yang gue liat tiap pagi. Sekitar 40-an. "Berarti calon pembeli lo punya 40 pilihan yang lebih baru dari rumah lo, dan semuanya dijual sama developer yang bisa kasih promo." "Rumah lo bukan gak laku. Cuma antre di belakang 40 rumah lain."
"Terus gue harus gimana? Rumahnya udah kebeli." "Gue gak nyuruh lo jual. Rumah lo gak salah apa-apa." "Yang salah itu lo ngerasa selesai pas akad, padahal itu baru mulai." "Orang nabung mati-matian buat DP, terus abis akad langsung merasa aman." "Padahal DP itu bagian yang paling gampang, karena ada tanggal selesainya. Cicilan enggak."
Gue tanya satu hal terakhir. "Klien lo yang rumahnya sampe kejual paksa itu, salahnya di mana?" "Rata-rata sama. Gajinya gak turun, kok." "Yang kejadian cuma satu hal kecil yang gak direncanain." "Motor kecelakaan. Orang tua masuk rumah sakit. Anak pindah sekolah." "Angkanya gak sampe Rp 10 juta, tapi mereka gak punya, jadi ngutang. Cicilannya nambah, terus tumpuk-tumpukan."
Setelah obrolan itu kami gak jual rumah, dan gak nambah cicilan apa pun. Yang kami lakuin cuma satu, bikin jatah khusus yang isinya cuma buat cicilan. Sebulan Rp 900 ribu, dari motong langganan streaming, jajan di luar, sama arisan yang sebenernya gue ikut cuma karena gak enak. Targetnya 6 bulan cicilan, artinya Rp 21,8 juta. Sekarang jalan bulan kesembilan, kekumpul buat 4 bulan. Belum aman. Tapi jarak antara kami sama kata "kepepet" udah nambah 4 bulan.
Coba lo itung punya lo sekarang, gak sampe semenit. Cicilan lo dibagi gaji sebulan, dikali 100. Ketemu berapa persen? Terus tambahin biaya rumahan yang di luar cicilan, itung ulang. Angka kedua itu yang beneran lo bayar, dan biasanya jauh lebih gede dari yang lo kira. Punya lo berapa persen? Jujur aja di komen, punya gue 43. Follow buat itung-itungan rumah tangga lainnya.
cc canitarisoraya
TERNYATA INI ALASAN BELIAU BIKIN KREASI MAKANAN DAN BUKAN CUMA BUAT KONTEN... 🥹
tadi bu kimpul/bu black sheep sempat live bentar sebelum dibatasin tiktok, dan beliau cerita kenapa sering bikin makanan yang dianggap "aneh"
beliau cerita kalau punya tanah peninggalan ayahnya yang dulu banyak ditanami kimpul, mbote, kentang klesi, jagung, dll. sekarang tanaman-tanaman itu udah mulai jarang ditemui. petani mudanya juga makin sedikit
pas ke pasar pun beliau lihat yang jual tempe benguk, ongol-ongol, dan makanan tradisional lainnya kebanyakan udah orang tua. terus beliau kepikiran, "kalau bukan anak muda yang nerusin, nanti penjual dan makanannya siapa yang melanjutkan?" 😔💔
makanya beliau sengaja bikin makanan tradisional dikemas jadi makanan yang lebih familiar buat anak muda. harapannya bukan cuma viral, tapi bikin orang penasaran dan akhirnya mau nyobain bahan pangan lokal Indonesia
beliau juga bilang, bukan berarti makanan modern itu jelek. cuma menurut beliau, banyak pangan lokal kita yang gizinya juga bagus, bahkan ada yang bisa lebih baik, tapi mulai terlupakan....
Setelah menikah, hal pertama yang aku tanyain ke mertuaku adalah gimana caranya biar masakanku enak dan nggak zonk. Soalnya beliau udah lama punya usaha catering.
Ternyata jawabannya sesimpel ini:
"Pertama, kamu harus kenal semua jenis kecap, saus, dan minyak. Soalnya itu yang bikin rasa masakan naik kelas."
SAYA PAKAI 5 REKENING BIAR GAJI NGGAK HABIS DALAM SATU MALAM
1. Rekening Gaji (Mandiri/BCA)
- Gaji masuk.
- Langsung dipindahkan. Jangan disimpan di sini.
2. SeaBank
- Khusus kebutuhan harian.
- Kalau saldonya habis, berhenti belanja.
3. Neo Bank
- Dana darurat.
- Jangan disentuh kecuali benar-benar darurat.
4. Bank Jago
- Budget jajan.
- Nikmati tanpa rasa bersalah karena sudah dibatasi.
5. Krom Bank
- Tabungan & tujuan masa depan.
- Uang ini untuk berkembang, bukan dihabiskan.
Dulu, mantan suami kakakku nggak pernah mau masuk ruangan nemenin setiap kakakku melahirkan, padahal kakakku selalu mohon-mohon biar mantan suaminya mau nemenin.
Jujur, aku juga mempertanyakan kenapa dia se nggak mau itu nemenin istrinya melahirkan. Padahal yang kesakitan kan bukan dia, cuma nemenin doang???? Hahaha emang ini agak julid sih, maaf 😩🙏
Karena ingat kakakku nggak pernah didampingi suaminya pas lahiran, waktu aku mau melahirkan anak pertama, aku udah ultimatum ke suami POKOKNYA TEMENIN AKU MELAHIRKAN!!!! KAMU HARUS ADA DI SAMPINGKU SAAT AKU MELAHIRKAN!!!! MAU PERVAGINAM ATAU SC POKOKNYA KAMU HARUS MENYAKSIKAN AKIBAT DARI PERBUATANMU INI!!!!!!!!!!!!! 🫵😡
Warning!!!
ini adalah Video orang sedang melahirkan, boleh diskip kalau tidak nyaman.
gaes sayang sayang ya sama ibu kalian 🥺soalnya mereka bertarung nyawa sama malaikat saat melahirkan kalian
Menurut gue beliau layak banget dijadikan duta ketahanan pangan😭
Videonya selalu "hari ini saya mau makan ... tapi karna tidak punya ... jadi saya ganti ..."
Cara memperkenalkan pangan lokalnya selalu sukses membuat gw ngiler🤤
WA dari kakakku.
Malam. Jam 9 lewat.
"HP istrimu Android, kan?"
"Iya. Kenapa?"
"Buka Settings. Cari Safety & emergency."
"Terus?"
"Isi kontak darurat dan informasi medis."
Aku ketawa kecil.
"Memangnya sepenting itu?"
Dia tidak menjawab.
Cuma mengirim satu screenshot.
Setelah kulihat, aku langsung ambil HP istriku.
Awal kenalan sama ayang, kayaknya meet ke 3 tiba2 dia bilang pas lagi di tengah date, "eh aku harus jemput orang tuaku dulu dari bandara", aku kira aku bakal didrop atau gimana ternyata diajak jemput wkwkwkwk. Karena saat itu masih temenan aja, yaudah dikenalin sebagai temen.
Di mobil ibunya nanya2, aku kuliah di mana dan dari mana wkwkwk. Untung aku orangnya emang extrovert jadi santuy aja diajak ngobrol, di sana aku baru tau orang tua pacarku 2-2nya dosen di Jogja.
Aku jadi ikut ke rumahnya krn mau drop ibunya balik, tp habis itu kita lanjut jalan lagi. Kesan aku baik, krn ibunya welcome dan ayahnya emang pendiem.
Lama2 kita pacaran, aku sering diajak ngedate ke rumah pacarku (maklum mahasiswa miskin) dan jadi makin kenal keluarganya. Keluarganya tu damn harmonisss banget, udah tua ayah dan ibunya masih mesra dan yg paling aku shock pacar aku bilang kalo dari dia kecil ortunya tu ga pernah berantem (at least seumur hidup di depan anak2nya). Jujur aku kaget, krn tumbuh di orang tua yg suka berantem aku even berpikir emang bapak ibu berantem itu normal, dan keluarga harmonis cuma di tv, ternyata ITU REAL LIFENYA COWO AKU BJIR WKWKWKWK.
selamat pagi onty angkel dari aku bayi 4,2kg yang lahir pervaginam tanpa meninggalkan jejak robekan jalan lahir🫶
alhamdulillah dede dan mama sehat.
mamanya hebat bgt kan bisa ngeluarin bakpao bulattt segede ini🥹tlg kasi ucapan selamat buat ibunya dong guys🫶
mau tips melahirkan tnpa robekan?