Ketika hidup lagi berat-beratnya, selalu ingat kalau kita punya comfort movie seperti LITTLE FOREST. Salah satu film yg jarang gagal dalam tugasnya balikin mood kita ke jalur yg benar tanpa perlu konflik, tanpa perlu karakter jahat dan tanpa perlu melodrama berlebih. Cuma ada makanan, alam dan Kim Tae-ri yg tetep kinclong meski habis nyangkul.
Based on manga Daisuke Igarashi , LITTLE FOREST sukses mejelma menjadi remake yg sama baiknya dengan versi Jepangnya, meski ada dikit kekurangan di segi kuantitas menunya namun terkompensasi dengan mengikuti perjalanan karakter Kim Tae-ri mudik ke kampung halaman, berdamai dengan dirinya sendiri sembari menyatu dengan alam melalui setiap hidangan lezat yg disajikannya melalui setiap musim yg berbeda.
Kamu jelas gak bisa misahin sinema Korea dengan adegan makan-makannya. Lewat LITTLE FOREST kita akan menemukan kebahagiaan itu setiap daftar menu yg disiapkan Tae-ri dengan bahan-bahan yg dicabut dari perkarangan rumahnya sendiri.
Tapi LITTLE FOREST bukan hanya sekedar film kuliner yg hanya sibuk sendiri menampilkan hidangan-hidangan yg bikin ngeces semata. Ia juga memusatkan ttg relasi ibu dan anak yg sedang tidak baik dan bagaimana keduanya disatukan oleh hobi yg sama.
Di dalamnya juga ada cerita ttg bagaimana kita terkadang perlu kabur dari sumpeknya hidup perkotaan, mencari self healing dan kedamaian di tempat yg tenang. Semua hadir melalui pameran visual dan sinematografi 4 musimnya yg cantik dan musiknya yg mendukung terciptanya vibe yg bikin adem.
4/5
Tikus itu sumber penyakit:
• Toxoplasmosis
• Leptospirosis
• Salmonellosis
• Infestasi kutu
Kalau sayang kucing/ anjingnya di rumah, tidak akan sekali pun dibiarkan bermain, menangkap & memakan tikus.
Ke-4 penyakit di atas bersifat zoonosis, dapat ditularkan ke manusia.