sebenernya manusia yang kurang empati
itu mengerikan. jangankan untuk memahami kondisi orang lain, untuk sekadar sadar bahwa tindakannya menyakiti pun mereka tak mampu. dan yang lebih menyeramkan adalah mereka tidak merasa bersalah. dalam kepalanya semua tampak wajar, semua tampak layak, bahkan ketika luka yang mereka timbulkan bersarang di hati orang lain dalam waktu yang lama.
aku gak pernah nyesel kok udah ngusahain segala hal buat orang lain, tapi semoga kedepannya aku dikelilingi sama orang-orang yang bisa menghargai orang lain.
di umur sekarang, kayaknya kita bukan lagi cari seseorang yang suka ngasih bunga atau coklat, tapi yang ngasi kita rasa aman dan tenang, yang komunikasinya jelas, niatnya ngga abu-abu, dan kehadirannya ngga bikin kita bertanya tanya apakah kita layak ada diposisi ini. maybe that's what "ready" actually means.
kita usahakan jadi manusia yang gapernah takut ditinggalin orang, karena ‘u know u worth’ kamu pantes dapet orang yang memang pantes buat kamu. “never beg someone to stay” sekarang semuanya untuk diri sendiri saja, walaupun rasanya sepi.