Yap! Ini beneran gak sih? Kalo beneran semoga gak ada provokator, gak ada pendemo arogan, gak ada pengalihan isu, dan semoga gaada ras/etis yg dijadikan kambing hitam♥️
@muncorner Aku prefers cooling down baru ngomong, karena aku tipe yang harus cerna emosiku dulu baru bisa paham aku harus gimana. Tapi jiga gak bisa yang diem lama-lama...
Mau diakui atau tidak buku ini adalah pintu gerbang anak2 muda, gen Z khususnya, masuk ke ranah fiksi sejarah, atau bahkan masuk ke non-fiksi sejarah. Jadi, terlepas dari preferensi pribadi aku ya, aku tetap mengakui buku ini punya kekuatan yg besar dalam budaya membaca sejarah para pembaca muda.
@yappingfess Lu pada kalo mau liat gimana si manusia yang kelakuannya kaya setan? Nah kerja deh di bidang pelayanan, jasa, retail dsb yang berhubungan langsung sama customer atau user nanti lu paham kenapa manusia kelakuannya lebih setan dari setannya
Halo, izin memperluas lingkar pertemanan biar ga melulu ketemu orang kantor dan teman lama.
Khusus yang lihat: Tolong bantu retweet, ya!
Singkatnya, mengenai isi akun ini adalah sebagai berikut:
Pagi-pagi nanya kado ultah Ayah pengen apa ke Ibu, malah dimintain menantu buat kado Ayah. Giliran bilang aku masih kecil kena double kill "ibu seumuran kamu udah nikah". Nih nikah sama CEO kantor kah aku????
Laut Bercerita dibikinin sekuelnya dong, Mbak Leila. Ceritanya, di masa depan, teman-teman Laut sudah pada jadi wakil menteri untuk rezim yang dulu menculik mereka. Kerjanya nggak ada yang becus, tapi somehow masih dianggap progresip.
Speaking up means A LOT guys, ayo semuanya jadi perempuan yang gak ‘seru’ itu yang gk bisa di ajak jokes misogynistic. Let’s all be mad when we hear any of that stuff.