Barang siapa dikirimin File APK, baik itu berupa Undangan Online atau kurir, atau lainnya
Kirim ke saya File APK nya
Biar saya isengin target server pelaku, kebanyakan pake Telegram, jadi saya banjirin target dengan gambar Tai
@akasyahmelgi@ESPNFC Nonton milan sekarang udah berasa kyk nonton bawang merah bawang putih, mengkhawatirkan terus dari awal sampai menit 80, untungnya masih happy ending😂. Everton aman lord?
Setelah hampir2 tahun di korea, AKHIRNYA GAK SENGAJA KETEMU ARTIS 😭😭😭😭 ketemu HaHa di ATM omg 😭😭😭😭🤩🤩🤩🫶🫶🫶
Ramah bgt, belio yg nawarin "do u want a selfie?"
YA MAU LAH BANGGG
Sering penasaran ga sih drama kolosal Tiongkok set-nya segede buset itu pake CGI atau sewa istana zaman dulu?
Jawabannya adalah: Hengdian World Studio (横店影视城). Ada set Dinasti Qin, Ming, Qing, replika Forbidden City, Old Summer Palace, jalanan Hong Kong & Shanghai zaman dulu, semua ada 👍 #reistrivia
No matter what happens, life ain't over. As long as God wakes you up, that means he ain't through with you yet. When God wakes you up, he has something for you that you haven't received. Every day you have the opportunity to make something happen.
[long] THREAD
APA YANG SEBENARNYA TERJADI PADA ALEXANDRE PATO
[terjemahan dari wawancara Alex Pato dengan Sam Robles / The Players’ Tribune]
Aku tahu kok apa yang kalian pikirkan. Aku sudah mendengarnya selama 10 tahun.
“Apa yang terjadi dengan Pato?”
“Kenapa Pato tidak memenangkan Ballon d’Or?”
“Kenapa Pato selalu cedera?”
Huh. Aku seharusnya sudah menjawab pertanyaan-pertanyaan ini sejak lama, bro. Banyak sekali rumor yang beredar, terutama di Milan. Katanya aku terlalu banyak berpesta. Aku tidak punya determinasi. Aku hidup di dunia fantasi. Namun saat aku ingin berbicara, aku diminta untuk “fokus saja pada sepakbola.” Aku masih terlalu muda untuk membantah.
Sungguh, saat itu aku masih anak kecil.
Jadi menurutku inilah saatnya untuk meluruskan semuanya. Aku berumur 32 sekarang. Aku bahagia. Aku sehat. Aku tidak merasakan getir tentang apa pun atau siapa pun. Jika kalian ingin mempercayai rumor tersebut, aku tidak akan berusaha mengubah pikiran kalian.
Tapi jika kalian ingin mendengar apa yang sebenarnya terjadi, maka dengarkanlah ceritaku ini.
Hal pertama yang harus kalian pahami adalah aku sudah meninggalkan rumah saat aku masih sangat belia. Mungkin terlalu dini. Saat kita berusia 11 tahun, kita belum siap menghadapi dunia. Kita pergi ke luar sana untuk mengejar impian, tetapi kita sendirian, dan sangat mudah tersesat di tengah jalan.