Barusan dapet kabar dari sahabat di Kalimantan. Dia nakes di RSJ. Sambang Lihum Banjarmasin. Sejak beberapa hari yang lalu dia info api sudah mendekat. Hari ini, jarak kurang dari 100 meter. Evakuasi pasien mulai dilakukan. Mohon doanya dan minta tolong untuk ramein lagi 😢
...Agum Gumelar sampai detik ini belum pernah mencabut pernyataan bahwa beliau mengetahui lokasi mayat para aktivis 98 yg dibunuh oleh Prabowo.
Kalo males google, ini gw upload lagi videonya.
Simak baik² kata per kata dan kalimat per kalimat.
Crystal clear... (``,)
Maaf ya kak Postingan kami lewat terus 🙏🏻😔kami bingung mau Laporan kemana …karena keadaan Fakta dan Aslinya Tiap hari seperti di Video ini 😔🙏🏻.
Kami cuma membantu Bapak”Damkar dilapangan dengan cara lewat Sosmed biar bisa UP ga terabaikan 🙏🏻
Sabtu,19/09/2026 Kalimantan Tengah
Hari ini kompak sepi pemberitaan di semua Medsos & Media mengenai keracunan MBG, padahal hari ini (Jumat, 18 September 2026) dilaporkan terjadi kasus keracunan massal berskala besar yang menimpa 413 siswa dan guru di SMKN 2 Yogyakarta. Saya menolak luput untuk mempublikasikan
Lagi viral! Seorang cewek ditendang keras dari belakang sampai tersungkur oleh pria baju hitam saat antre makanan di food court Senayan City. Pelaku malah membentak korban karena merasa keganggu pas lagi makan. Korban sampai masuk IGD. Netizen sekarang lagi ramai bantu lacak identitas pelaku lewat kecanggihan rekaman CCTV & 'Enhanced Face Reconstruction'. Jangan biarkan pelaku kekerasan bebas!
3 jam 40 menit wawancara ini, hasilnya dia hanya menunjukkan ego seorang pemimpin yg mengandalkan kalimat:
Saya rasa
Saya kira
Menurut saya
Saya akan.
Seolah-olah dia adalah seorang raja,bukan buruh outsourcing 5 tahunan.
ALERTA‼️
BEM SI serukan aksi serentak di seluruh wilayah Indonesia
Aceh, NTT belum pulih
Kalimantan darurat asap dan BBM
Sulawesi kekeringan ekstrim & darurat BBM
50 ribu lebih keracunan MBG
2 orang keracunan kekuasaan
Prabowo jengkel ke Purbaya karna minta kembalikan Rp.120 Triliun dari Danantara ke Kemenkeu.
Padahal aturannya Danantara sudah ngga lagi setor Dividen ke Kemenkeu.
Inilah yg buat Menkeu bingung alokasi anggaran proyek presiden "MBG & Kopdes" yg biayanya sudah ngga masuk akal 😂
Iya kalian gak salah baca.
Bukan krn bencana alam atau pandemi, tp di Sulawesi Selatan menetapkan pembelajaran sekolah daring krn kelangkaan BBM.
Iya betul di negara yg kaya hasil minyak buminya.
Ini gila.
Beneran gila.
BBM langka.
Sekolah disuruh WFH.
Kabanya pengisian BBM mau pakai ganjil-genap.
Rakyat disuruh antri.
Anak disuruh belajar dari rumah.
Mobil disuruh giliran.
Negara tetap tenang.
Kalau orang Sulawesi tidak ngamuk,
kalau orang Sulawesi tidak marah
sudah parah.
Sudah lumpuh.
Sudah kehilangan muka.
Di mana siri’ ta?
Di mana harga diri ta?
Di mana keberanian ta?
Dijadikan daerah perahan.
Dijadikan antrean panjang.
Dijadikan yang paling akhir dilayani.
Lalu disuruh diam atas nama SABAR.
Ini bukan gangguan biasa.
Ini penghinaan yang diulang-ulang.
Marah itu wajar.
Ngamuk itu waras.
Diam itu yang gila.
anjirr ini gila sih soal mbg:
- katanya boleh nolak mbg
- tapi pas mereka nolak malah dipersulit
- dia ngaku diancam sppg bakal dicoret dari semua bansos
- katanya nama anaknya juga diancam nggak bisa masuk sekolah negeri di jenjang berikutnya
LAGI DAN LAGI! NYAWA ANAK-ANAK KEMBALI DIPERTARUHKAN DEMI PROYEK MBG!
Innalillahi! Kabar duka sekaligus memicu amarah publik kembali berembus dari Bumi Gora! Puluhan siswa SD dari Desa Beber, Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah mendadak dilarikan ke Puskesmas Aik Darek hari ini, Jumat (11/09/2026)!
Para siswa dilaporkan mengalami gejala khas keracunan mual, muntah, hingga lemas ekstrem usai menyantap paket Makan Bergizi Gratis yang dibagikan di sekolah! Tangis histeris para orang tua pecah saat mendampingi anak-anak mereka yang harus terkulai lemas mendapatkan penanganan medis darurat.
Kejadian di Lombok Tengah ini makin memperpanjang daftar hitam kasus keracunan MBG di berbagai daerah! Ketika keselamatan dan kesehatan anak-anak sekolah dijadikan pertaruhan, ini jelas BUKAN sekadar musibah biasa, melainkan ancaman nyata akibat lemahnya pengawasan standar higiene dan kualitas pangan!
Mari kita bongkar rincian dan desakan evaluasi atas insiden tragis di Lombok Tengah hari ini:
1. Penanganan Darurat Korban di Puskesmas Aik Darek
Fokus utama saat ini adalah keselamatan jiwa para siswa! Puskesmas Aik Darek beserta tim medis setempat harus dikerahkan penuh untuk menstabilkan kondisi anak-anak yang keracunan. Sampel makanan dan muntahan pasien wajib segera diuji laboratorium secara independen untuk mengidentifikasi kandungan racun atau bakteri pemicu!
2. Pengawasan Dapur Penyedia (SPPG) yang Ugal-ugalan
Bagaimana bisa makanan masal yang diperuntukkan bagi anak-anak sekolah lolos distribusi tanpa pengujian kelayakan dan standar higienitas yang ketat? Badan Gizi Nasional bersama Dinas Kesehatan setempat wajib membekukan dan menginvestigasi penuh dapur penyedia/katering penanggung jawab di wilayah Batukliang tersebut!
3. Evaluasi Total dan Keterbukaan Informasi ke Publik
Pemerintah dan pengelola program tidak boleh main sembunyi tangan atau meremehkan kasus ini! Keterbukaan informasi mengenai jumlah pasti korban, penyebab keracunan, serta penindakan hukum terhadap pihak penyedia harus dibuka secara transparan kepada publik dan para orang tua murid.
4. Hukum dan Sanksi Pidana bagi Penyedia Nakal
Jika terbukti ada unsur kelalaian, penghematan bahan Baku secara ugal-ugalan, atau pengolahan makanan yang tidak higienis, penyedia wajib diproses secara hukum! Nyawa dan kesehatan anak-anak sekolah bukan bahan uji coba!
Program Makan Bergizi Gratis harusnya membawa manfaat gizi, bukan malah mengirim anak-anak kita ke instalasi gawat darurat!
Semeton Lombok Tengah, khususnya yang ada di sekitar Batukliang, Beber, dan Aik Darek bagaimana kondisi anak-anak di Puskesmas saat ini?