@RomitsuT@BPJSKesehatanRI Coba utk bangun IKN 500 trilyunan dialihkan ke BPJS , pembangunan puskesmas, naikan gaji perawat, bidan , dokter. Renovasi sekolah sekolah, pengangkatan guru honorer, TDK ada pungutan lagi disekolah seperti uang buku, fkog , Subsidi pupuk utk petani, subsidi solar utk nelayan
@CNNIndonesia Kalau di jakarta ada pemberian makanan sehat dan bergizi dari 2019 nama program nya pemberian makanan tambahan untuk anak sekolah. yang dilibatkan untuk buat makanan nya itu orang tua murid.
Koq Lebih panjang MC nya yang ngomong.?
Duh Gusti, Azab apa yang telah engkau berikan kepada bangsa ini sehingga muncul berhala yg dipuja2 seperti itu?
Kita bikin polling dulu sodara2, sesuai no urut sbb:
1. Anies-Muhaimin = RT
2. Prabowo-Gibran = LIKE
3. Ganjar-Mahfud = REPLY
Gaskeun sodara2, campakkan itu hsl surpai-surpei berbyr murahan!๐คฃ๐คฃ๐คฃ
Melihat 2 foto sosok capres Anies Baswedan dn Ganjar Pranowo saat ibadah haji diundang oleh kerajaan Arab Saudi, menurut teman2 siapa sosok capres di atas yg terlihat lbh pede dn paling miliki kualifikasi Internasional? Anies Baswedan>RT. Ganjar Pranowo>like.
Ekonomi Jawa Tengah Dari Tahun 2016-2021 Tidak Efisien dan Investasi Mahal
Menanggapi pidato pak Ganjar di MNC group, maka sebagai rakyat bisa, kita perlu memotret seperti apa kinerja pak Ganjar di Jawa Tengah--sebagai rekam jejaknya, selama memimpin Jateng. Khususnya terkait ranah investasi.
Dari sumber BPS, dapat dilihat bahwa, nilai ICOR Jateng pada tahun 2021, mengalami kenaikan signifikan bila dibandingkan dengan tahun 2016 yang mengindikasikan bahwa perekonomian Jawa Tengah semakin tidak efisien.
dari data BPS, dapat dilihat bahwa ICOR (Incremental Capital Output ratio) Jateng persisten di atas pertumbuhan ekonomi. Data ICOR bisa menunjukan mahal atau tidaknya investasi.
Bila ICOR lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi, artinya produksi suatu negara atau entitas lainnya tidak efisien. ICOR menunjukkan besarnya investasi yang dibutuhkan untuk menghasilkan tambahan output.
Sejak tahun 2016 sampai dengan 2021 angka ICOR Jawa Tengah per tahun relatif tinggi yaitu di atas 5 (lima). ICOR jateng di tahun 2021 lebih tinggi dari ICOR nasional (nasional ICOR : 8, Jateng : 9,38)
Hal ini dapat menunjukkan bahwa kegiatan investasi yang dilakukan di Jawa Tengah relatif kurang efisien atau aktivitas ekonomi yang berkembang di Jawa Tengah cenderung bersifat capital intensive.
Industri capital intensive biasanya memiliki produktivitas tenaga kerja yang lebih tinggi. Sementara angkatan kerja di Jateng didominasi tamatan SD (64% dari total Angkatan Kerja Jateng : Sumber BPS).
Kebali ke pokok soal. Dari data BPS Jateng, diketahui, ada 5 lapangan usaha dengan nilai ICOR di atas 10, antara lain : Pengadaan Listrik, Transportasi dan Pergudangan, Jasa Pendidikan, Jasa Kesehatan serta Jasa Lainnya yang masing-masing tercatat sebesar 28,74; 19,98; 50,58; 65,22 dan 13,66.
Sebagai catatan, untuk ICOR secara sektoral, "kemungkinan besar" karena sifat investasi pada kategori tersebut biasanya berjangka panjang dan bersifat padat modal.
Akibatnya nilai investasi yang relatif besar pada saat ini belum tentu langsung diikuti oleh naiknya nilai tambah kategori tersebut.
Kategori listrik dan air bersih kadang-kadang memerlukan waktu yang panjang, bisa mencapai 30 tahun, untuk mencapai BEP.
Namun ICOR yang tinggi juga bisa disebabkan birokrasi yang tak ramah investasi dan human capital/SDM rendah dalam angkatan kerja. Korupsi juga menjadi salah satu penyebab tingginya ICOR.
Tentu saja data yang disajikan BPS Jawa Tengah, adalah sebuah potret bagi publik atau pelaku pasar, untuk melihat rekam jejak Bacapres 2024, dalam ranah investasi, selama menjadi kepala daerah..