‘Women support women’ bukan berarti perempuan harus satu narasi setiap saat (terkecuali ttg hak-hak dan akses terhadap sesuatu yg substansial seperti cuti haid/hamil, partisipasi dsb). Bukan berarti harus membela so called gundik & satu suara ttg hal sepele seperti Kekeyi.